Arthur Fery: Wildcard Inggris Menggebrak Wimbledon 2026 dan Menyulap Kekayaan Keluarga Jadi Fortune Pribadi
Blog Berita daikin-diid – 09 Juli 2026 | Arthur Fery, pemain tenis berusia 23 tahun yang masuk melalui wildcard, menorehkan sejarah baru di Wimbledon 2026 dengan melaju ke babak semifinal. Di Centre Court pada Rabu, 8 Juli, ia berhasil mengalahkan unggulan ke-10 dunia, Flavio Cobolli, dengan skor 6-4, 7-6(4), 6-0. Prestasi ini menjadikannya pemain tunggal putra Inggris keempat yang pernah menembus semifinal turnamen Grand Slam tersebut, sekaligus satu-satunya wildcard Inggris yang menembus perempat final era Open.
Di balik sorotan media, Fery berasal dari keluarga yang memiliki latar belakang olahraga dan keuangan yang kuat. Ayahnya, Loic Fery, adalah miliuner Prancis berusia 52 tahun, pendiri Chenavari Investment Managers pada 2007, serta presiden klub Ligue 1 FC Lorient sejak 2009. Meskipun kepemilikan klub telah dijual kepada Black Knight Football pada awal 2026, Loic tetap memegang jabatan presiden. Kekayaan pribadi Loic diperkirakan mencapai £275 juta (sekitar Rp6,6 triliun). Sementara ibunya, Olivia, adalah mantan petenis profesional yang pernah memperkenalkan Arthur ke lapangan Wimbledon sejak kecil.
Meski tumbuh dalam kemewahan, Fery tidak pernah menerima perlakuan khusus dalam karier tenisnya. Mantan pelatihnya, Craig Veal, yang membimbingnya sejak usia 10 hingga 18 tahun, menegaskan bahwa Arthur menjalani proses pembinaan seperti rekan-rekannya. “Dia menginap di hotel yang sama, berlatih di lapangan yang sama, dan bahkan menggunakan ponsel bekas,” kata Veal. Orang tua Fery bahkan sengaja membatasi partisipasi turnamen internasionalnya pada usia dini, demi menjaga fokus pada perkembangan teknik dan mental.
Keberhasilan di Wimbledon membawa dampak finansial yang signifikan. Setelah menembus perempat final, Fery menerima hadiah sekitar £480.000 (Rp11,6 miliar). Dengan kemenangan atas Cobolli, ia menjamin cek hampir £1 juta (sekitar £900.000) untuk babak semifinal. Jika berhasil menjuarai turnamen, total hadiah dapat melonjak menjadi £3,6 juta. Pakar keuangan sport, Prof. Rob Wilson dari UCFB, memperkirakan potensi pendapatan komersial dan endorsement dapat mencapai £3 juta dalam setahun berikutnya, mengingat popularitas yang tiba‑tiba meningkat.</n
Jadwal pertandingan semifinal menambah dimensi dramatis. Arthur akan bertemu Alexander Zverev, petenis Jerman berpengalaman yang sedang mengincar gelar kedelapan semifinal Wimbledon. Pertandingan dijadwalkan mulai pukul 13.30 WIB, dipilih untuk memaksimalkan penonton global. Penempatan ini memberi Fery istirahat ekstra dan menghindarkan dari penantian panjang yang biasanya dihadapi pemain yang berhadapan dengan Novak Djokovic atau Jannik Sinner pada awal sesi.
Berbagai media melaporkan bahwa penampilan Fery tidak hanya mengangkat nama dirinya, tetapi juga menarik perhatian sponsor besar. Kesempatan endorsement meliputi merek pakaian olahraga, jam tangan mewah, dan perusahaan keuangan internasional yang ingin menancapkan logo mereka pada figur muda dengan latar belakang kekayaan keluarga yang kuat.
- Usia: 23 tahun
- Negara: Inggris (lahir di Sevres, Prancis)
- Hadiah Wimbledon hingga semifinal: ~£900.000
- Potensi total hadiah jika menjuarai: £3,6 juta
- Perkiraan pendapatan komersial 2026‑2027: hingga £3 juta
Kesuksesan Arthur Fery di Wimbledon 2026 mencerminkan kombinasi bakat, disiplin, dan dukungan keluarga yang unik. Meskipun berasal dari lingkungan yang kaya, ia menegaskan nilai kerja keras dan menolak perlakuan istimewa, menjadikan kisahnya inspiratif bagi generasi pemain muda di Inggris dan dunia. Pertandingan melawan Zverev akan menjadi ujian akhir, namun apa pun hasilnya, perjalanan Fery telah menorehkan babak baru dalam sejarah tenis Inggris.