Drama Baru SCTV ‘Wajah Cinta yang Lain’ Goyang Primetime, Rating Meningkat dan Karnaval SCTV Meriahkan Indramayu
Blog Berita daikin-diid – 09 Juli 2026 | SCTV kembali mengguncang slot primetime dengan sinetron terbarunya, Wajah Cinta yang Lain. Diproduksi oleh Sinemart dan disutradarai oleh Epoy S. Pradipta, serial ini menayangkan kisah dramatis Asti Paramita (Dinda Kirana) yang harus bangkit dari pengkhianatan suami serta percobaan pembunuhan yang merusak wajahnya. Jadwal tayang tetap setiap hari pukul 19.55 WIB sejak 6 Juli 2026, dan dapat disaksikan secara streaming lewat Vidio.
Deretan pemeran yang diusung menambah daya tarik, antara lain Oka Antara sebagai Bima Arjuna, Ibrahim Risyad, Aulia Sarah, Fenly Christovel, serta aktor muda yang sedang naik daun. Soundtrack Terbelah Jadi Dua yang dinyanyikan Gloria Jessica dan Ade Govinda melengkapi suasana emosional tiap episode.
Data rating menunjukkan respons positif penonton. Episode perdana mencatat TVR 3,6 % dengan audience share 13,1 %, menempati peringkat ke‑4 harian TV. Hanya semalam kemudian, episode kedua melesat ke TVR 4,4 % dan audience share 17,3 %, menempatkan Wajah Cinta yang Lain pada posisi kedua daftar rating, mengungguli kompetitor RCTI seperti Terlanjur Mencintaimu dan Terikat Janji. Angka tersebut menegaskan sinetron ini menjadi primadona SCTV pada pukul 20.30 WIB.
Episode kelima, yang ditayangkan pada Kamis 9 Juli pukul 20.15 WIB, memperlihatkan konflik baru antara Ariana (karakter utama episode) dan Davin. Kedua tokoh sepakat menjalani hubungan pacaran palsu untuk menghindari perjodohan paksa oleh ibu Davin, Rita. Namun rencana mereka diganggu oleh Karenina yang menyabotase dapur saat Ariana memasak, menimbulkan kerusakan barang dan memicu kemarahan Davin. Sementara subplot menampilkan Virzha dan Sanny yang membahas kehadiran Ariana, menambah ketegangan emosional. Intrik Karenina menjadi titik fokus yang menimbulkan pertanyaan, apakah sandiwara pasangan palsu itu akan berhasil atau malah hancur karena sabotase.
Selain drama layar kaca, SCTV juga memperluas interaksi dengan penonton melalui Karnaval SCTV yang digelar di Indramayu, Jawa Barat, pada 11‑12 Juli 2026. Acara dua hari ini dirancang untuk merayakan HUT ke‑36 SCTV sekaligus mempererat hubungan dengan masyarakat. Empat host—Ben Kasyafani, Fanny Ghassani, Anwar BAB, dan Kayla The Icon—memimpin serangkaian hiburan, termasuk penampilan musik Bian Gindas, Rizwan Fadilah, Wika Salim, serta grup Five Minutes dan D’Masiv. Bintang sinetron Sebening Cinta dan Asmara Gen Z turut hadir, menambah keramaian.
Yang paling menonjol, para pemeran Wajah Cinta yang Lain—Dinda Kirana, Ibrahim Risyad, Aulia Sarah, dan Fenly Christovel—datang langsung ke panggung Karnaval pada Minggu siang, berinteraksi dengan warga melalui sesi foto 3D Trick Art, booth interaktif, serta kegiatan olahraga seperti fun mini soccer. Selain hiburan, penyelenggara menyediakan layanan publik seperti perpanjangan SIM dan STNK, serta bazar UMKM yang menjual produk lokal. Semua kegiatan berlangsung gratis, menjadikan Karnaval bukan sekadar promosi acara televisi, melainkan festival budaya yang inklusif.
Respons penonton terhadap sinetron dan acara jalan‑jalan SCTV menunjukkan sinergi yang kuat antara konten televisi dan aktivitas off‑air. Rating tinggi memberi sinyal bahwa cerita yang mengangkat tema pengkhianatan, penyembuhan, dan intrik keluarga masih relevan bagi penonton Indonesia. Sementara itu, kehadiran bintang sinetron di acara komunitas memperkuat brand loyalty SCTV, menjadikan jaringan tersebut bukan hanya penyedia hiburan, melainkan bagian dari kehidupan sehari‑hari masyarakat.
Ke depan, tim produksi berjanji akan meningkatkan kualitas alur cerita, menambah twist yang lebih menegangkan, serta mengoptimalkan penempatan bintang dalam acara publik. Dengan dukungan rating yang terus naik dan respon positif dari penonton, Wajah Cinta yang Lain diprediksi akan tetap menjadi primetime unggulan SCTV hingga akhir tahun.
Secara keseluruhan, kombinasi sinetron yang kuat, rating yang menguat, serta kegiatan Karnaval yang berhasil menghidupkan interaksi langsung menegaskan strategi SCTV dalam mempertahankan posisi terdepan di industri televisi Indonesia.
Related Posts
Mungkinkah Duel Memukau: Spanyol vs Portugal di Babak 16 Besar Piala Dunia 2026?
Kemenangan Telak Indonesia dan Kejutan Thailand di Piala Thomas & Uber Cup 2026: Laporan Lengkap Hari Pertama
Dedi Mulyadi Percaya Susi Pudjiastuti Akan Lolos Fit and Proper Test OJK, Bank BJB Siap Bangkit dengan Komisaris Utama Baru
About The Author
Purdy Javari
Berbekal jejak sebagai aktivis mahasiswa, Purdy Javari memadukan semangat perubahan dengan ketajaman analisis dalam setiap karya tulisnya. Sejak 2023, ia menapaki karier penulisan di tengah gemerlap kota Malang, sekaligus menyalurkan kegairahnya pada teknologi dan observasi gaya hidup urban. Karyanya mencerminkan keseimbangan antara wawasan kritis dan estetika yang terukur, menjadikan ia suara baru yang berwibawa dalam lanskap sastra kontemporer.