Manchester United Gagal Rekrut Ederson, Alihkan Target ke Bintang Prancis Manu Kone Setelah Piala Dunia 2026
Blog Berita daikin-diid – 12 Juli 2026 | Manchester United resmi membatalkan rencana perekrutan gelandang asal Atalanta, Ederson, setelah proses tes medis menimbulkan keraguan. Keputusan tersebut diumumkan pada 12 Juli 2026, menjelang akhir bursa transfer musim panas. Sebelumnya, klub Inggris telah menandatangani kesepakatan pribadi dengan pemain berusia 27 tahun itu serta menyepakati nilai transfer sebesar 35 juta poundsterling (sekitar 920 miliar rupiah). Namun, hasil tes medis kedua yang dilakukan di Inggris mengungkap adanya masalah pada lutut kanan Ederson, yang menurut pernyataan klub tidak memenuhi standar kebugaran yang dibutuhkan untuk bersaing di Liga Premier.
Masalah medis tersebut muncul setelah Ederson kembali dari Piala Dunia 2026 bersama timnas Brasil. Pemain tersebut dipanggil secara mendadak untuk menggantikan Wesley yang cedera, dan berhasil tampil dalam dua pertandingan turnamen sebelum Brasil tersingkir di babak 16 besar. Pada saat tes medis di New York, Edoria tampak dalam kondisi prima, namun pemeriksaan lanjutan di Inggris menunjukkan adanya kelainan pada meniskus lutut kanan yang pernah dioperasi melalui artroskopi pada akhir Agustus‑september tahun sebelumnya.
Keputusan Manchester United untuk menarik diri dari negosiasi tidak hanya didorong oleh faktor kebugaran. Laporan dari Sky Italia dan koran Italia lainnya menyebutkan bahwa klub telah mengalihkan fokusnya ke gelandang asal AS Roma, Manu Kone, yang tampil gemilang bersama timnas Prancis di Piala Dunia 2026. Kone, berusia 25 tahun, menjadi tulang punggung lini tengah Les Bleus, berpasangan dengan Adrien Rabiot dan berhasil menyingkirkan Ngolo Kante dari susunan utama selama turnamen. Penampilan konsisten tersebut meningkatkan nilai pasar Kone, dengan Roma menargetkan banderol sekitar 50 juta euro (sekitar 1,1 triliun rupiah) untuk mengamankan kepindahannya ke Old Trafford.
Berikut rangkuman perkembangan transfer Ederson dan Manu Kone:
- Ederson (Atalanta): Kesepakatan 35 juta poundsterling, kontrak pribadi sudah selesai, tes medis kedua gagal, alasan resmi masalah pada lutut kanan.
- Manu Kone (AS Roma): Penampilan menonjol di Piala Dunia 2026, nilai pasar diperkirakan 50 juta euro, Roma menuntut minimal 47 juta poundsterling, Manchester United menunjukkan minat kuat sebagai pengganti Casemiro.
Selain Kone, Manchester United juga telah menandatangani gelandang muda Brasil, Andrey Santos, dari Chelsea dengan nilai transfer 60 juta euro. Kedatangan Santos menambah opsi tengah bagi Red Devils, namun pelatih dan manajer klub menganggap Kone lebih cocok untuk peran gelandang bertahan yang memerlukan fisik kuat dan pengalaman kompetitif di level internasional.
Atalanta, di sisi lain, kini harus menilai kembali posisi Ederson. Klub mengontrak pemain hingga 30 Juni 2027 dan berencana menawarkan perpanjangan kontrak guna menghindari kehilangan pemain secara gratis pada Januari mendatang. Ederson sendiri mencatat 3.169 menit bermain di semua kompetisi musim 2025/2026, termasuk penampilan di Liga Serie A, Coppa Italia, dan Liga Champions, yang menunjukkan bahwa ia kembali dalam kondisi prima setelah proses rehabilitasi.
Manajer Manchester United menyatakan bahwa keputusan ini diambil demi kepentingan jangka panjang klub. “Kami mengutamakan pemain yang dapat memberikan kontribusi maksimal di kompetisi paling kompetitif. Jika ada keraguan mengenai kebugaran, kami harus bersikap realistis,” ungkapnya dalam konferensi pers. Sementara itu, pernyataan resmi dari Atalanta menegaskan keyakinan mereka bahwa Ederson siap kembali beraksi dan akan menjadi bagian penting dalam rencana taktik kepala tim, Stefano Pioli.
Pengalihan fokus ke Manu Kone diperkirakan akan melibatkan negosiasi intensif antara Manchester United dan AS Roma. Kedua klub harus menyepakati klausul pembayaran, bonus penampilan, serta persetujuan pemain mengenai kepindahan ke Liga Inggris yang terkenal dengan fisikitas tinggi. Jika kesepakatan tercapai, Kone diprediksi akan bergabung dengan skuad United pada akhir Juli, tepat sebelum pra-musim dimulai.
Kesimpulannya, kegagalan Manchester United merekrut Ederson menandai perubahan strategi transfer klub. Dari menargetkan gelandang berpengalaman asal Brasil, kini mereka beralih ke bintang muda berketurunan Prancis yang sedang berada di puncak performa internasional. Langkah ini mencerminkan upaya United untuk memperkuat lini tengah dengan pemain yang memiliki kombinasi fisik, taktik, dan pengalaman turnamen dunia, sekaligus mengantisipasi kebutuhan jangka panjang tim dalam persaingan Liga Premier yang semakin ketat.