Torreense Jadi Klub Divisi Dua Pertama Main Europa League Setelah Gagal Promosi ke Primeira Liga
Blog Berita daikin-diid – 30 Mei 2026 | Torreense, tim asal Torres Vedras yang baru saja mengukir sejarah dengan mengangkat Taça de Portugal 2025/26, akan menjadi satu-satunya klub divisi dua yang berpartisipasi di fase grup UEFA Europa League musim 2026/27. Keberhasilan ini datang meski klub gagal menembus promosi ke Primeira Liga setelah kalah dalam rangkaian play‑off melawan Casa Pia.
Di final piala, Torreense mengejutkan publik dengan mengalahkan Sporting CP 2‑1, menambah catatan pertama mereka meraih trofi utama dalam 109 tahun sejarah. Kemenangan itu tidak hanya memberi mereka tiket ke kompetisi Eropa, tetapi juga memastikan posisi ketiga di Liga Portugal 2, yang memberi peluang promosi lewat play‑off.
Rangkaian play‑off mempertemukan Torreense dengan Casa Pia, tim yang berjuang di zona degradasi Primeira Liga. Leg pertama di Torres Vedras berakhir tanpa gol, namun pada leg kedua di rumah Casa Pia, gol cepat dari Gaizka Larrazabal pada menit ke‑38 dan Lawrence Ofori pada menit ke‑77 memastikan kemenangan 2‑0 bagi Casa Pia. Kekalahan ini menutup harapan Torreense untuk naik ke kasta tertinggi sepak bola Portugal.
Meski tetap berada di divisi dua, Torreense tidak akan kehilangan kesempatan bermain di panggung Eropa. Karena stadion mereka yang berkapasitas sekitar 2.500 penonton tidak memenuhi standar UEFA, klub akan memindahkan semua laga Europa League ke Estádio Algarve di Faro, sekitar 310 kilometer jauhan dari markas mereka. Keputusan ini menandai debut stadion berkapasitas 30.000 penonton yang pernah menjadi tuan rumah kompetisi internasional.
Keberadaan klub divisi dua di fase grup Europa League memang jarang, namun bukan hal yang sepenuhnya baru. Contoh lain termasuk Vestri dari Islandia yang masuk melalui Piala Islandia, serta FC Vaduz dari Liechtenstein yang rutin berkompetisi di kualifikasi Europa League meski bermain di Swiss Challenge League. Namun, Torreense menjadi contoh pertama di Portugal yang menggabungkan gelar piala domestik dengan partisipasi di kompetisi Eropa sambil tetap berada di divisi kedua.
Di sisi lain, Casa Pia berhasil mengamankan tempatnya di Primeira Liga berkat penampilan gemilang kiper asal Kosta Rika, Patrick Sequeira. Sequeira melakukan beberapa penyelamatan krusial, termasuk satu tebasan jarak jauh pada menit ke‑5 dan refleks cepat pada tendangan sudut di babak kedua. Kemenangan 2‑0 memastikan Casa Pia menghindari degradasi dan menambah daftar tim yang selamat melalui play‑off.
Berbagai klub besar telah mengamankan tempat mereka di Europa League musim ini, termasuk Bournemouth, Sunderland, Crystal Palace, Juventus, AC Milan, dan Bayer Leverkusen. Namun, kehadiran Torreense menambah warna baru dalam kompetisi, menegaskan bahwa keberhasilan di turnamen domestik dapat membuka pintu ke kancah internasional meski dengan sumber daya terbatas.
Para pendukung Torreense menyambut antisipasi pertandingan di Faro dengan campuran kegembiraan dan kekhawatiran. Sementara kesempatan bermain melawan tim-tim Eropa besar merupakan kebanggaan, logistik perjalanan jauh dan kurangnya fasilitas stadion di rumah menjadi tantangan tersendiri. Namun, klub berkomitmen untuk memaksimalkan dukungan fanatik dan menjadikan pengalaman ini sebagai batu loncatan menuju promosi ke Primeira Liga pada musim berikutnya.
Kombinasi antara kemenangan piala, kegagalan promosi, dan partisipasi di kompetisi Eropa menjadikan kisah Torreense sebagai salah satu narasi paling menarik dalam sepak bola Portugal tahun ini. Jika tim mampu memanfaatkan momentum ini, musim depan dapat menjadi titik balik yang mengubah nasib klub selamanya.