Venezia Kembali ke Serie A, Jay Idzes Siap Rekonfrontasi Mantan Klub di Panggung Top Italia
Blog Berita daikin-diid – 02 Mei 2026 | Setelah melewati satu musim penuh di Serie B, klub laguna Venezia resmi mengamankan tiket promosi ke Serie A 2026/2027 usai meraih hasil imbang 2-2 melawan Spezia pada pekan ke-37. Kemenangan strategis di Stadion Alberto Picco pada 1 Mei 2026 tidak hanya menegaskan kedudukan Il Lagunari di puncak klasemen dua besar, tetapi juga membuka babak baru bagi bek timnas Indonesia, Jay Idzes, yang kini mengemban tugas penting di klub Serie A lain, Sassuolo.
Berita promosi Venezia menjadi sorotan utama media olahraga Italia dan Indonesia. Dengan koleksi 79 poin dari 37 laga, Venezia unggul empat poin dari Monza dan memimpin klasemen Serie B bersama Frosinone yang berada satu poin di belakang. Hanya tersisa satu pertandingan lagi, yakni melawan Palermo pada 9 Mei 2026, yang diyakini akan mengukuhkan posisi dua besar dan tiket otomatis ke kasta tertinggi Liga Italia.
Di sisi lain, perjalanan karier Jay Idzes mencuri perhatian. Pemain berusia 25 tahun ini menghabiskan dua musim (2023-2025) bersama Venezia, menorehkan 66 penampilan di semua kompetisi dan menjadi sosok kunci di lini pertahanan. Pada musim panas 2025, Idzes beralih ke Sassuolo dengan nilai transfer sekitar 8 juta euro, bergabung bersama bek asal Guinea-Bissau, Fali Cande, dalam paket kontrak hingga 2029.
Sassuolo, yang berada di papan tengah Serie A dengan peringkat ke-10 dan 46 poin, menempatkan Idzes sebagai bagian penting dari duet bek tengah bersama Tarik Muharemovic. Hingga pekan ke-34, Idzes telah menempuh 33 laga, hanya melewatkan satu pertandingan pertama melawan Napoli. Statistik menunjukkan ia melakukan 273 aksi bertahan, 41 intersep, dan 181 sapuan, serta mencatat tujuh clean sheet selama musim 2025/2026.
Penampilan impresif Idzes tak luput dari penghargaan. Pada laga melawan Fiorentina di Stadio Artemio Franchi, ia dinobatkan sebagai Player of the Match, meraih Trofi Panini Player of the Match berkat kontribusi defensif yang solid, termasuk 61 sentuhan bola, 9 aksi bertahan, dan 100% keunggulan dalam duel udara.
Keberhasilan Sassuolo dan Venezia menambah dimensi menarik pada Serie A musim depan. Pertemuan antara Idzes dan mantan klubnya diprediksi akan terjadi pada awal musim 2026/2027, mengingat Venezia telah resmi kembali ke kasta tertinggi. Reuni ini bukan sekadar nostalgia, melainkan potensi duel taktis antara dua formasi yang berbeda: Venezia yang cenderung mengusung gaya bermain agresif 4-3-3 di bawah pelatih Giovanni Stroppa, dan Sassuolo yang dipandu Fabio Grosso dengan filosofi modern serupa Cesc Fabregas.
Selain kontribusi di level klub, Idzes juga menjadi andalan Timnas Indonesia. Sejak debut pada 21 Maret 2024, ia mengumpulkan 18 caps dan satu gol, serta dinobatkan sebagai pemain terbaik dalam PSSI Awards 2026. Peranannya di timnas dan performa konsisten di Serie A menjadikannya sosok yang patut diwaspadai oleh klub-klub papan atas Eropa. Rumor mengaitkan namanya dengan AC Milan dan klub besar lainnya muncul setelah penampilannya yang konsisten.
Dengan promosi Venezia, Serie A 2026/2027 diperkirakan akan semakin kompetitif. Penambahan klub bersejarah seperti Venezia menambah variasi taktik, sementara kehadiran pemain Indonesia berkelas dunia seperti Jay Idzes memberi warna baru bagi para penggemar sepak bola tanah air yang semakin menaruh harapan pada eksistensi Garuda di panggung Eropa.
Secara keseluruhan, keberhasilan Venezia dan performa gemilang Jay Idzes di Sassuolo menandai era baru bagi sepak bola Italia dan menegaskan posisi pemain Indonesia di kancah internasional. Kedatangan kembali Venezia ke Serie A tidak hanya memperkaya kompetisi, tetapi juga membuka peluang bagi Idzes untuk menorehkan babak baru dalam kariernya, sekaligus mengukir sejarah reuni yang dinantikan oleh para pendukung kedua klub.