Petisi Tolak Revitalisasi Gedung Sate Mengguncang Bandung: Dedi Mulyadi dan Wali Kota Farhan Beri Jawaban Tegas

Blog Berita daikin-diid – 22 April 2026 | Bandung kembali menjadi sorotan publik setelah muncul petisi daring yang menolak penutupan Jalan Diponegoro dalam proyek revitalisasi Gedung Sate senilai Rp15 miliar. Petisi yang digulirkan melalui Change.org menyoroti kekhawatiran warga akan dampak lalu lintas, nilai sejarah, serta potensi pemborosan anggaran bila proyek harus dibongkar kembali. Sejumlah tokoh politik dan aktivis kini melontarkan respons, mulai dari Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi yang menegaskan tidak ada penutupan jalan, hingga Wali Kota Bandung Muhammad Farhan yang meminta kajian mendalam dari ahli dan budayawan.

Proyek revitalisasi bertujuan mengintegrasikan kawasan ikonik Gedung Sate dengan Lapangan Gasibu, sekaligus menciptakan ruang publik yang lebih tertib dan estetis. Rencana tersebut meliputi penataan ulang Plaza depan Gedung Sata, penambahan pedestrian, serta pengalihan arus lalu lintas Jalan Diponegoro menjadi pola melingkar. Namun, penutupan sementara sepanjang sekitar 130 meter menimbulkan protes kuat dari warga, terutama aktivis geo‑urban Ricky N. Sas yang menginisiasi petisi.

Jadwal Padat Timnas Indonesia Juni 2026: U-19, Senior, dan Putri Siap Guncang Panggung Internasional
Baca juga:
Jadwal Padat Timnas Indonesia Juni 2026: U-19, Senior, dan Putri Siap Guncang Panggung Internasional

Ricky menekankan bahwa Jalan Diponegoro telah melayani mobilitas warga selama lebih dari seratus tahun, sekaligus menjadi akses utama ke area bisnis, wisata, dan pasar kaget mingguan. Menurutnya, penutupan jalan akan memicu kemacetan baru, mengalihkan kendaraan ke jalan‑jalan kecil seperti Surapati, dan menurunkan kenyamanan warga. Ia juga menyebutkan bahwa jika proyek sudah dibangun dan kemudian harus dibongkar, maka dana publik akan terbuang sia-sia. Sebagai langkah selanjutnya, Ricky menghubungi lembaga bantuan hukum untuk menyiapkan class action atau gugatan perwakilan kelompok.

Di sisi pemerintahan, Gubernur Dedi Mulyadi (yang akrab dipanggil KDM) menegaskan bahwa tidak ada penutupan permanen Jalan Diponegoro. “Yang ada hanyalah pengalihan arus lalu lintas menjadi melingkar setelah kawasan selesai dibangun,” ujarnya dalam kunjungan ke Kabupaten Bandung pada 20 April 2026. Menurutnya, perubahan pola jalan dimaksudkan untuk meningkatkan keselamatan dan mengurangi kemacetan, bukan untuk memutus akses warga. Dedi menambahkan bahwa pengalihan tersebut tidak akan dilaksanakan sampai pembangunan selesai dan zona sudah siap pakai.

Sementara itu, Wali Kota Bandung Muhammad Farhan memberikan respons yang lebih bersifat teknis. Ia menyatakan bahwa penataan kawasan tidak melanggar Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) kota, namun tetap mengusulkan kajian khusus oleh ahli warisan budaya dan budayawan. “Kami sudah menerima informasi tentang revitalisasi, namun belum memperoleh konsep detail integrasi akses Gedung Sate dan Gasibu,” kata Farhan dalam pertemuan di Pendopo Bandung. Farhan menekankan pentingnya penjelasan menyeluruh kepada pemerintah provinsi serta masyarakat luas, terutama mengenai dampak lalu lintas dan manfaat yang dijanjikan.

Hujan Ringan hingga Petir Mengguyur Jabodetabek, Bandung, dan Jawa Timur: BMKG Ungkap Prediksi Cuaca Hari Ini
Baca juga:
Hujan Ringan hingga Petir Mengguyur Jabodetabek, Bandung, dan Jawa Timur: BMKG Ungkap Prediksi Cuaca Hari Ini

Berbagai pihak juga menyoroti kurangnya transparansi dalam proses perencanaan. Media lokal melaporkan bahwa Dinas terkait di Pemkot Bandung telah melakukan kajian, namun data yang tersedia masih terbatas. Aktivis menuntut agar pemerintah menyampaikan diagram alur lalu lintas, studi dampak lingkungan, serta penilaian nilai sejarah Gedung Sate secara terbuka.

Berikut rangkuman poin utama yang menjadi fokus perdebatan:

  • Penutupan atau pengalihan Jalan Diponegoro: petisi menolak penutupan total, sementara pemerintah menjanjikan pengalihan melingkar.
  • Aspek warisan budaya: Gedung Sate merupakan cagar budaya yang memerlukan masukan ahli dan budayawan.
  • Dampak lalu lintas: potensi kemacetan baru dan kebingungan pengguna jalan bila tidak ada penjelasan rinci.
  • Penggunaan anggaran: risiko pemborosan jika proyek harus dibongkar kembali.
  • Transparansi perencanaan: kebutuhan akan data teknis, diagram, dan studi dampak yang dapat diakses publik.

Sejumlah analis kota, termasuk pengamat dari Institut Teknologi Bandung, berpendapat bahwa revitalisasi dapat menjadi peluang untuk meningkatkan kualitas ruang publik, asalkan prosesnya melibatkan partisipasi warga secara aktif. Mereka menyarankan agar pemerintah membentuk forum konsultasi yang melibatkan perwakilan warga, akademisi, dan praktisi perencanaan kota.

Waktu Sholat Isya Hari Ini di Surabaya: Panduan Lengkap, Jadwal dan Isu Lingkungan Terkini
Baca juga:
Waktu Sholat Isya Hari Ini di Surabaya: Panduan Lengkap, Jadwal dan Isu Lingkungan Terkini

Menjelang akhir pekan, petisi di Change.org telah mengumpulkan lebih dari 12.000 tanda tangan, menandakan tingkat kepedulian warga yang tinggi. Sementara itu, pihak pemprov dan pemkot dijadwalkan mengadakan pertemuan publik pada awal Mei 2026 untuk menyampaikan rencana detail dan menjawab pertanyaan warga.

Kesimpulannya, proyek revitalisasi Gedung Sate tetap menjadi isu sensitif yang memadukan kepentingan historis, fungsional, dan politik. Keberhasilan atau kegagalan proyek ini akan sangat dipengaruhi oleh sejauh mana pemerintah dapat menyeimbangkan kebutuhan modernisasi dengan pelestarian nilai budaya serta menjamin keterbukaan informasi kepada publik.

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

perihokiduta76algoritma taktis analisa pola mahjong wild deluxe peluang sicbo teknik rtp live gates of olympusanalisa komprehensif pola mahjong ways 2 pgsoft taktik baccarat peluang teknik rtp live starlight princessdekonstruksi matriks kemenangan analisa pola kritis mahjong wins 3 taktik peluang blackjack strategi teknik rtp live sweet bonanza pragmaticsinkronisasi algoritma kemenangan teknik analisa pola mahjong ways 2 pgsoft taktik peluang roulette strategi pembacaan rtp live wild west goldinvestigasi mekanika taruhan analisa pola mahjong wins 3 pragmatic taktik peluang blackjack strategi rtp live sugar rush sv388dekonstruksi peluang strategi hibrida pola gates of olympus taktik sicbo analisa rtp mahjong wild deluxeekosistem taktis multi game strategi mitigasi peluang baccarat teknik rtp live starlight princess analisa pola mahjong ways 2analisa komprehensif ekosistem pragmatic taktik presisi mahjong wins 3 strategi rtp live sweet bonanza teknik peluang blackjackblueprint kinetik taruhan strategi taktik roulette analisa pola mahjong ways 2 pgsoft teknik pemetaan peluang rtp live wild west goldnavigasi algoritma rng live dealer teknik rtp live sugar rush pragmatic taktik analisa pola mahjong wins 3 strategi blackjack peluang sv388manuver elite integrasi teknik analisa rtp live pola taktik mahjong wild deluxe dadu sicbo gates of olympusanalisa probabilitas strategi pola mahjong ways 2 pgsoft taktik rtp live starlight princess teknik peluang baccaratmetodologi taktik terstruktur analisa pola pragmatic mahjong wins 3 strategi teknik peluang blackjack rtp live sweet bonanzataktik sinkronisasi hibrida strategi pemetaan pola mahjong ways 2 pgsoft analisa peluang roulette teknik rtp live wild west goldmetrik taktik hibrida analisa peluang sv388 strategi teknik blackjack pola rtp live sugar rush mahjong wins 3 pragmaticdekonstruksi peluang analisa pola rtp live mahjong wild deluxe strategi taktik sicbo gates of olympussistem kalibrasi strategi taktik pola pgsoft mahjong ways 2 analisa peluang baccarat teknik rtp live starlight princesspemetaan pola algoritma taktik analisa peluang blackjack teknik strategi rtp live sweet bonanza pragmatic mahjong wins 3kerangka strategi terkalibrasi analisa teknik peluang roulette taktik pola mahjong ways 2 pgsoft rtp live wild west goldeksekusi peluang presisi taktik analisa pola mahjong wins 3 pragmatic strategi teknik sv388 rtp live sugar rush blackjack