Norwegia Dominasi Tanpa Haaland, Kalahkan Swedia 3-1 dalam Uji Coba Piala Dunia 2026
Blog Berita daikin-diid – 03 Juni 2026 | Ullevaal Stadion, Oslo menjadi saksi duel derby Skandinavia pada Selasa dini hari WIB, ketika timnas Norwegia mengamankan kemenangan 3-1 atas Swedia dalam laga persahabatan menjelang Piala Dunia 2026. Meskipun striker utama Erling Haaland absen, skuad Stale Solbakken menampilkan kolektivitas menyerang yang mengesankan, menjadikan hasil ini sebagai modal penting menjelang turnamen utama.
Gol pembuka datang cepat, pada menit ke-9, ketika Jorgen Strand Larsen menerima umpan matang dari Julian Ryerson dan menaklukkan kiper Swedia. Penyerang berusia 26 tahun itu tidak berhenti di situ; ia menambah dua gol lainnya, termasuk sundulan terarah pada menit ke-20 yang menjadikan skor 2-0. Antara kedua gol tersebut, Antonio Nusa menyumbangkan gol ketiga lewat tembakan keras yang tak dapat dijangkau kiper Jacob Widell Zetterstrom, memperkuat keunggulan 3-0 bagi tuan rumah.
Swedia terpaksa menurunkan taktik ofensif pada babak kedua. Pelatih Swedia mengirimkan Alexander Isak, pemain Liverpool, ke lapangan pada menit ke-62. Isak berhasil memperkecil selisih menjadi 3-1 setelah melakukan penetrasi dari sisi sayap dan mengeksekusi tembakan akurat dari dalam kotak penalti. Gol satu-satunya Swedia itu tidak cukup untuk mengubah arus pertandingan, karena pertahanan Norwegia tetap solid hingga peluit akhir.
Absennya Haaland bukan disebabkan cedera, melainkan keputusan manajerial untuk memberikan waktu istirahat demi menjaga kebugaran menjelang jadwal padat Piala Dunia. Keputusan ini membuka peluang bagi Alexander Sorloth dan Jorgen Strand Larsen untuk menunjukkan kemampuan mereka. Performanya membuktikan bahwa Norwegia tidak sepenuhnya bergantung pada satu bintang, melainkan memiliki kedalaman skuad yang mampu mengeksekusi taktik kolektif.
Statistik pertandingan mencatat penguasaan bola lebih tinggi bagi Norwegia, dengan serangan terus-menerus sejak menit pertama. VAR sempat mengintervensi di menit-menit akhir ketika gol Sebastian Nanasi dibatalkan, namun keputusan tersebut tidak mengubah hasil akhir. Kemenangan ini menambah catatan positif Norwegia menjadi 12 kemenangan dari 15 pertemuan terakhir, sebuah indikator kesiapan mental dan taktis menjelang turnamen.
Dengan hasil ini, Norwegia menatap Piala Dunia 2026 dengan keyakinan. Tim asuhan Solbakken tergabung di Grup I bersama Prancis, Senegal, dan Irak. Laga pembuka melawan Irak diprediksi akan menjadi ujian berat, mengingat kualitas tim Eropa barat dan tim Afrika yang tengah naik daun. Sementara itu, Swedia harus segera bangun kembali performa mereka di Grup F, yang akan mempertemukan mereka dengan Belanda, Jepang, dan Tunisia.
Jadwal persiapan Norwegia selanjutnya meliputi pertandingan uji coba melawan Maroko di New Jersey, Amerika Serikat, serta adaptasi terhadap iklim Amerika Utara menjelang Piala Dunia. Fokus pelatih kini beralih pada penyempurnaan taktik menyerang tanpa mengorbankan kestabilan pertahanan, mengingat tantangan grup yang berisi tim-tim berpengalaman.
Secara keseluruhan, kemenangan 3-1 atas Swedia menegaskan kedalaman skuad Norwegia, kemampuan pemain muda seperti Strand Larsen dan Nusa, serta kebijakan manajerial yang bijak dalam mengelola kebugaran Haaland. Jika tren ini berlanjut, Norwegia memiliki peluang realistis untuk menembus fase knockout dan menantang kekuatan tradisional di Piala Dunia 2026.