Terungkap, BYD M6 PHEV Jadi Merek PHEV Paling Laris di Indonesia Awal 2026
Blog Berita daikin-diid – 05 Mei 2026 | Pasar kendaraan listrik di Indonesia terus menunjukkan dinamika yang signifikan pada awal tahun 2026. Di antara beragam model plug-in hybrid electric vehicle (PHEV) yang mulai masuk, satu merek menonjol sebagai penjual terbanyak: BYD dengan model M6 PHEV. Data pendaftaran Nilai Jual Kendaraan Bermotor (NJKB) yang baru-baru ini dirilis, dipadu dengan laporan peluncuran model hybrid baru dari LEPAS, memberikan gambaran jelas tentang posisi kompetitif masing-masing pemain.
Menurut dokumen NJKB yang diterbitkan oleh Kementerian Dalam Negeri, BYD M6 PHEV terdaftar dengan delapan varian berharga antara Rp 104 juta hingga Rp 123 juta. Harga tersebut mencerminkan nilai jual dasar sebelum penambahan pajak, biaya distribusi, dan margin dealer, namun tetap menjadi indikator kuat tentang strategi penetapan harga BYD untuk segmen menengah‑atas. Varian-varian tersebut meliputi:
| Kode | Konfigurasi | Harga NJKB (juta Rp) |
|---|---|---|
| MEH-FWD-10A6 | 4×2 A/T | 123 |
| MEH-FWD-10A7 | 4×2 A/T | 122 |
| MEH-FWD-10T | 4×2 A/T | 104 |
| MEH-FWD-10Y6 | 4×2 A/T | 113 |
| MEH-FWD-10Y7 | 4×2 A/T | 112 |
| MEH-FWD-20T | 4×2 A/T | 105 |
| MEH-FWD-20Y6 | 4×2 A/T | 116 |
| MEH-FWD-20Y7 | 4×2 A/T | 115 |
Selain data harga, kehadiran fisik BYD M6 PHEV sudah terkonfirmasi melalui uji jalan di Jakarta Timur. Kendaraan menampilkan grille berukuran besar, bumper agresif, dan dua port pengisian yang menandakan penggunaan sistem plug‑in hybrid. Penampakan tersebut memperkuat keyakinan konsumen bahwa BYD siap menembus pasar PHEV Indonesia dalam waktu dekat.
Sementara itu, produsen asal China lainnya, LEPAS, yang berada di bawah naungan Chery Group, mengumumkan rencana peluncuran dua model listrik murni — E4 dan E6 — serta varian hybrid yang diberi nama L6 LSH (LEPAS Super Hybrid). Temmy Wiradjaja, Vice Country Director LEPAS Indonesia, menyatakan bahwa peluncuran E4 akan menjadi yang pertama, diikuti oleh E6, dengan target menampilkan kedua model tersebut pada pameran otomotif bergengsi GIIAS 2026 dan GJAW 2026. Namun, hingga kini belum ada tanggal pasti untuk peluncuran L6 LSH, yang berarti BYD M6 PHEV masih memegang keunggulan temporal dalam hal ketersediaan di pasar.
Analisis penjualan awal menunjukkan bahwa konsumen Indonesia semakin menyukai kendaraan yang menawarkan kombinasi efisiensi bahan bakar dan fleksibilitas pengisian daya. Plug‑in hybrid memberikan kebebasan beralih antara tenaga listrik dan bensin, yang menjadi nilai jual penting mengingat infrastruktur pengisian listrik yang masih berkembang di beberapa wilayah. BYD, dengan reputasi kuat dalam teknologi baterai dan jaringan produksi yang sudah mapan, berhasil memanfaatkan tren ini.
Faktor lain yang memperkuat posisi BYD adalah jaringan distribusi yang luas serta strategi pemasaran yang menekankan nilai ekonomis jangka panjang. Meskipun harga NJKB berada pada kisaran menengah‑atas, estimasi total biaya kepemilikan (Total Cost of Ownership) diproyeksikan lebih rendah dibandingkan kendaraan bensin konvensional berukuran serupa, berkat subsidi pemerintah untuk kendaraan ramah lingkungan dan penghematan bahan bakar.
Berbagai analis industri menilai bahwa BYD M6 PHEV kemungkinan akan menempati puncak penjualan PHEV di Indonesia pada kuartal pertama 2026. Data penjualan awal di Jakarta Timur, ditambah registrasi resmi NJKB, menunjukkan adanya minat yang kuat dari dealer dan konsumen. Di sisi lain, LEPAS masih berada pada fase pra‑peluncuran untuk varian hybridnya, sehingga belum dapat bersaing secara langsung dalam periode ini.
Dengan latar belakang kebijakan pemerintah yang mendukung kendaraan listrik, termasuk insentif pajak dan rencana pembangunan infrastruktur pengisian daya nasional, persaingan di segmen PHEV diprediksi akan semakin ketat. Namun, bagi konsumen yang mencari kendaraan hybrid yang sudah tersedia, BYD M6 PHEV tampaknya menjadi pilihan utama pada awal 2026.
Kesimpulannya, kombinasi pendaftaran resmi, kehadiran fisik di jalan, serta strategi harga yang kompetitif menjadikan BYD M6 PHEV sebagai merek PHEV paling laris di Indonesia pada awal tahun 2026, sementara LEPAS masih menyiapkan peluncuran varian hybridnya untuk masa depan dekat.