Kejutan Kamboja! Indonesia Tersungkur di Final SEA V League 2026, Thailand Raih Posisi Ketiga
Blog Berita daikin-diid – 20 Juli 2026 | Sabtu (18/7/2026) dan Minggu (19/7/2026) menjadi hari yang mengukir sejarah baru dalam kompetisi voli tingkat Asia Tenggara, SEA V League 2026, yang digelar di Candon City, Filipina. Turnamen yang berlangsung sejak 15 Juli menampilkan persaingan sengit antar delapan negara anggota ASEAN. Pada fase semifinal, Timnas Voli Putra Indonesia berhasil menyingkirkan Vietnam dengan skor telak 3-0, sementara Thailand harus menelan kekalahan dari Kamboja dengan skor 1-3.
Keberhasilan Indonesia di semifinal tercipta berkat dominasi serangan cepat dan blok yang solid. Set pertama berakhir 25-20, set kedua 25-22, dan set ketiga 25-18, menegaskan keunggulan Garuda di atas Vietnam. Dengan kemenangan tersebut, Indonesia mengamankan tiket final dan menyiapkan diri untuk menghadapi Kamboja pada Minggu sore, pukul 16.00 WIB, yang disiarkan secara langsung melalui MOJI TV dan platform streaming resmi.
Namun, harapan Indonesia untuk menambah hiasan emas terhenti ketika Kamboja tampil agresif sejak set pembuka. Kamboja menguasai ritme permainan, memanfaatkan servis keras dan serangan sayap yang sulit dibendung. Set pertama berakhir tipis dengan skor 25-23 untuk Kamboja, meski Indonesia sempat memperkecil selisih pada menit-menit akhir.
Set kedua menyaksikan perlawanan gigih dari Garuda. Indonesia meningkatkan akurasi serangan dan memperbaiki formasi blok, berhasil menukar poin dengan cepat. Namun, Kamboja tetap menahan tekanan dan akhirnya menutup set kedua dengan skor 28-26 setelah perpanjangan yang menegangkan. Kedua set pertama memberikan keunggulan 2-0 bagi Kamboja.
Pada set ketiga, Indonesia kembali bangkit. Dengan kombinasi serangan tengah dan variasi tembakan, Timnas Indonesia berhasil memimpin lebih dulu, namun Kamboja tidak menyerah. Kedua tim bertukar keunggulan hingga akhirnya Indonesia menutup set ketiga dengan skor 25-22, memperkecil jurang menjadi 2-1.
Set keempat menjadi penentu. Kamboja menampilkan ketenangan mental luar biasa, mengontrol tempo dan menahan serangan balik Indonesia. Pada akhir set, Kamboja berhasil mengamankan kemenangan 25-15, menutup skor akhir 3-2 dan mengangkat trofi juara SEA V League 2026.
Sementara itu, pertandingan perebutan tempat ketiga mempertemukan Vietnam melawan Thailand. Thailand berhasil mengatasi kekalahan sebelumnya dan menaklukkan Vietnam dengan skor bersih 3-0. Set pertama berakhir 25-21, set kedua 25-19, dan set ketiga 25-18. Dengan hasil ini, Thailand mengukir posisi ketiga dalam turnamen.
Jadwal final yang semula diprediksi akan menjadi laga sengit antara Indonesia dan Thailand berubah total setelah kejutan Kamboja. Kemenangan Kamboja tidak hanya menjadi catatan sejarah pertama mereka menjuarai SEA V League, tetapi juga menandai perubahan dinamika kekuatan voli ASEAN, di mana negara‑negara tradisional seperti Thailand dan Indonesia kini harus bersaing dengan tim‑tim yang sebelumnya dianggap underdog.
Para penggemar voli di Indonesia dan seluruh wilayah Asia Tenggara menyaksikan drama ini melalui siaran langsung, serta mengikuti update melalui media sosial resmi turnamen. Meskipun hasil akhir tidak sesuai harapan, performa Indonesia di semifinal tetap menjadi kebanggaan, terutama kemenangan telak melawan Vietnam.
Kesimpulannya, SEA V League 2026 menyajikan kompetisi yang penuh kejutan. Kamboja menorehkan prestasi gemilang dengan mengalahkan Indonesia di final, Thailand bangkit meraih posisi ketiga, sementara Indonesia harus menelan pahitnya menjadi runner‑up. Turnamen ini menegaskan bahwa standar kompetisi voli di kawasan ASEAN semakin meningkat, dan setiap negara memiliki peluang untuk menulis sejarah baru.