Keiko Fujimori: Dari Ibu Negara Termuda Hingga Presiden Peru
Blog Berita daikin-diid – 31 Juli 2026 | Keiko Fujimori, putri mantan Presiden Peru Alberto Fujimori, baru saja dilantik sebagai Presiden Peru ke-9. Ia menjadi perempuan pertama yang terpilih secara demokratis untuk memimpin negara tersebut.
Keiko Fujimori memulai karier politiknya sejak usia muda, ketika ia menjadi ibu negara de facto pada masa pemerintahan ayahnya. Ia kemudian memulai karier politiknya sendiri dan telah mencalonkan diri sebagai presiden empat kali sebelumnya.
Pelantikan Keiko Fujimori sebagai presiden menandai pergeseran pemerintahan Peru ke arah yang lebih konservatif. Ia berjanji untuk menstabilkan politik Peru yang bergejolak, mengurangi kejahatan, dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi.
Dalam pidato perdananya sebagai presiden, Keiko Fujimori mendeklarasikan “perang” terhadap berbagai organisasi kriminal, pengedar narkoba, dan penambangan ilegal di Peru. Ia juga berjanji untuk memperkuat kepolisian nasional dan mengimplementasikan reformasi keamanan publik yang menyeluruh.
Upacara pelantikan Keiko Fujimori diwarnai dinamika polarisasi politik di ruang sidang parlemen. Beberapa legislator dari pihak oposisi melakukan aksi “walk out” dari ruang sidang sebelum ia memulai pidatonya.
Keiko Fujimori juga mengumumkan kenaikan upah minimum nasional sebesar 15 persen untuk mengatasi kenaikan biaya hidup dan stagnasi ekonomi. Ia menegaskan komitmen mempertahankan kerangka ekonomi pasar bebas Peru.
Dengan pelantikan Keiko Fujimori sebagai presiden, Peru memasuki babak baru dalam sejarah politiknya. Ia diharapkan dapat membawa stabilitas dan kemajuan bagi negara tersebut.