Bellingham Guncang Azteca: Dua Gol dalam 98 Detik Bawa Inggris ke Perempat Final
Blog Berita daikin-diid – 07 Juli 2026 | Stadion Azteca menjadi saksi momen epik pada 6 Juli 2026 ketika Inggris menumbangkan tuan rumah Mexico dengan skor 3-2. Gelandang Real Madrid, Jude Bellingham, menjadi bintang utama dengan mencetak dua gol dalam rentang 98 detik, sekaligus memberikan kontribusi defensif yang tak ternilai. Penampilan tersebut tidak hanya mengamankan tempat Inggris di perempat final Piala Dunia 2026, tetapi juga menegaskan posisi Bellingham sebagai pemain serba bisa di level tertinggi.
Sejak menit pertama, pertandingan berjalan ketat. Mexico menekan tinggi, namun pertahanan Inggris tetap disiplin di bawah arahan Thomas Tuchel. Pada menit ke-23, Bellingham menerima umpan dari Bukayo Saka dan mengeksekusi tembakan yang mengawali keunggulan Inggris. Tak lama kemudian, pada menit ke-24, ia kembali menambah gol kedua setelah menerima servis dari Harry Kane, menciptakan jeda dua gol dalam kurang dari dua menit. Kedua gol itu mengubah dinamika pertandingan dan menempatkan Inggris selangkah lebih maju.
Selain dua gol, Bellingham menunjukkan kecepatan, stamina, dan keberanian dalam duel. Ia melakukan beberapa intersepsi krusial, termasuk penyelamatan penting menjelang jeda pertama yang menghentikan peluang emas Mexico. Di babak kedua, Inggris dipaksa bermain dengan sepuluh pemain setelah kartu merah kepada salah satu pemain mereka, namun Bellingham tetap menjadi motor penggerak, berlari menutup ruang, melakukan tekel, serta mengatur serangan balik.
Penampilan Bellingham kali ini mengingatkan pada momen-momen legendaris pemain Inggris sebelumnya. Ia kini menyamai catatan Geoff Hurst dengan lima gol di Piala Dunia, melampaui Michael Owen dan Bobby Charlton. Pengamat menilai bahwa performanya setara dengan Michael Owen melawan Jerman pada 2001, Wayne Rooney melawan Kroasia di Euro 2004, atau bahkan David Beckham melawan Yunani pada 2001.
Kesuksesan Inggris di Azteca juga memicu lonjakan penjualan merchandise resmi. Retailer Kitbag meluncurkan promosi khusus dengan potongan lebih dari £35 untuk jersey Inggris yang menampilkan cetak “Bellingham 10”. Pembeli dapat memperoleh diskon 15% menggunakan kode AFF15 serta cetak gratis senilai £15. Harga jersey pria kini turun menjadi £114.74 dari £149.99, sedangkan jersey wanita dan anak-anak juga mengalami penurunan signifikan. Penawaran ini melampaui harga di Official England Store, menjadikan Kitbag pilihan utama bagi para pendukung.
Sementara sorotan utama tetap pada aksi di lapangan, kehidupan pribadi Bellingham juga menarik perhatian. Pacarnya, Ashlyn Castro, seorang model dan influencer asal California, terlihat mendukungnya dari tribun selama pertandingan. Castro, yang memiliki lebih dari 700.000 pengikut Instagram, telah bekerja sama dengan merek-merek seperti Clarins dan muncul dalam video musik DJ Khaled “Popstar”. Meskipun keduanya menjaga hubungan tetap pribadi, kehadirannya menambah dimensi human interest pada cerita Bellingham.
Keberhasilan di Mexico memperkuat posisi Inggris menjelang babak selanjutnya melawan Norway pada 11 Juni. Tim Tuchel kini menatap turnamen dengan keyakinan tinggi, sementara Bellingham terus menjadi contoh dedikasi dan kualitas yang dapat diandalkan baik dalam menyerang maupun bertahan. Statistik menunjukkan bahwa Bellingham berada di antara pemain terbaik dunia dalam hal kontribusi ofensif, kreatif, dan defensif selama fase grup.
Dengan latar belakang yang mengesankan—dari debut gemilang melawan Iran di Piala Dunia Qatar 2022 hingga menjadi tulang punggung Real Madrid—Bellingham telah menembus batasan sebagai talenta muda menjadi sosok pemimpin. Perjalanan kariernya mencerminkan evolusi pemain modern yang tidak hanya mengandalkan teknik, tetapi juga fisik, mental, dan kepemimpinan di lapangan.
Penampilan Bellingham di Azteca tidak hanya mengukir sejarah bagi Inggris, tetapi juga menegaskan bahwa generasi baru tengah menyiapkan warisan mereka dalam sepak bola internasional. Dengan semangat yang tak tergoyahkan, Bellingham dan rekan-rekannya menatap tantangan berikutnya, siap menulis babak baru dalam saga Piala Dunia 2026.