Vietnam Menggempur Myanmar 4-0, Persiapan Tangguh Menjelang Duel Sengit Melawan Indonesia di Piala AFF 2026
Blog Berita daikin-diid – 20 Juli 2026 | Timnas Vietnam menampilkan penampilan impresif pada laga uji coba melawan Myanmar di Stadion Thai Nguyen pada Sabtu, 18 Juli 2026. Dalam pertandingan yang berlangsung cepat, sang “Golden Star Warriors” berhasil mencatatkan kemenangan telak 4-0, sekaligus mengirim sinyal kuat menjelang pertemuan penting melawan tuan rumah Piala AFF 2026, Timnas Indonesia, yang dijadwalkan pada 3 Agustus 2026 di Stadion Pakansari, Bogor.
Gol pertama dicetak oleh Nguyen Xuan Son pada menit kelima, menandai serangan awal yang agresif. Penyerang naturalisasi asal Brasil ini, yang sebelumnya dikenal dengan nama Rafaelson Bezerra Fernandes, terus menunjukkan kemampuan finishing yang tajam. Empat puluh menit kemudian, Xuan Manh Pham menambah keunggulan Vietnam dengan gol keduanya pada menit ke-39, memperkuat kontrol tim di lini tengah.
Do Hoang Hen, pemain naturalisasi lainnya (nama asli Hendrio Araujo da Silva), mencetak gol ketiga pada menit ke-59, menegaskan kontribusi penting pemain naturalisasi dalam skema ofensif Kim Sang-sik. Gol penutup datang lewat tendangan penalti oleh Nguyen Dinh Bac pada menit ke-91, mengamankan skor akhir 4-0.
Keberhasilan ini tidak lepas dari strategi pelatih asal Korea Selatan, Kim Sang-sik, yang secara terbuka menyatakan kepuasannya terhadap performa tiga pemain naturalisasi Brasil: Nguyen Xuan Son, Do Hoang Hen, dan Nguyen Tai Loc (sebelumnya Geovane Magno). Kim menekankan bahwa penggunaan ketiga pemain tersebut telah meningkatkan kualitas teknis dan fisik tim, sekaligus memberikan variasi taktik yang lebih fleksibel. “Menggunakan tiga pemain naturalisasi telah membuat tim Vietnam jauh lebih baik,” ujarnya dalam konferensi pers pasca laga.
Latihan intensif yang dimulai sejak Juni 2026 di Korea Selatan juga menjadi faktor penunjang. Program pemusatan latihan menitikberatkan pada kebugaran, koordinasi tim, serta penyusunan taktik yang dapat memanfaatkan kecepatan dan keahlian pemain naturalisasi. Kim menambahkan, fokus utama kini adalah memaksimalkan potensi mereka menjelang turnamen, terutama dalam menghadapi lawan grup yang kuat seperti Indonesia.
Jadwal grup Piala AFF 2026 menempatkan Vietnam pada Grup A bersama Indonesia, Kamboja, dan Laos. Pertandingan pembuka melawan Indonesia di Bogor menjadi sorotan utama, mengingat rivalitas historis dan kepentingan poin awal yang krusial. Dengan kemenangan meyakinkan atas Myanmar, Vietnam berharap dapat memasuki laga tersebut dengan kepercayaan diri tinggi serta strategi yang telah terasah.
Analisis taktik menunjukkan bahwa Kim Sang-sik kemungkinan akan mengadopsi formasi 4-3-3, menempatkan Nguyen Xuan Son sebagai striker utama, didukung oleh duo sayap yang dapat beralih peran menjadi penyerang dalam fase serangan cepat. Do Hoang Hen diperkirakan akan beroperasi sebagai gelandang serang, memberikan keseimbangan antara kreativitas dan pertahanan. Sementara Nguyen Tai Loc, yang belum mencetak gol dalam pertandingan ini, diharapkan dapat menambah dimensi fisik di lini tengah.
Para pengamat sepak bola menilai bahwa kehadiran pemain naturalisasi memberi Vietnam keunggulan dalam hal daya serang, namun tantangan utama tetap terletak pada konsistensi pertahanan. Laga melawan Indonesia diprediksi akan menjadi pertarungan taktik antara kimia tim Vietnam dan kecepatan serangan Indonesia yang biasanya mengandalkan pressing tinggi.
Secara keseluruhan, kemenangan 4-0 melawan Myanmar tidak hanya meningkatkan moral tim, tetapi juga memberikan data penting bagi pelatih dalam menyesuaikan strategi. Vietnam kini berada pada posisi yang menguntungkan untuk menguji taktiknya sebelum menghadapi tantangan lebih besar di Piala AFF 2026. Jika pemain naturalisasi dapat terus menampilkan performa serupa, peluang Vietnam meraih gelar juara regional semakin terbuka lebar.