IHSG Terpangkas, Saham BUMI dan CUAN Tertekan, Apa Yang Terjadi?
Blog Berita daikin-diid – 25 Juli 2026 | Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih berada di zona merah pada perdagangan saham Jumat, 24 Juli 2026. IHSG ditutup anjlok 1,88% menjadi 6.196,43. Hal ini terjadi karena seluruh sektor saham tertekan dan nilai transaksi harian saham di bawah Rp 20 triliun.
Saham BUMI dan CUAN menjadi dua saham yang paling tertekan. Harga saham BUMI terpangkas 6,56% menjadi Rp 171 per saham, sedangkan saham CUAN turun 7,28% menjadi Rp 700 per saham. Keduanya termasuk dalam indeks LQ45 yang juga mengalami penurunan sebesar 1,97% menjadi 614,78.
Namun, pada sesi lain, harga saham BUMI melonjak 13,10% menjadi Rp 190 per saham. Hal ini didorong oleh sentimen kehadiran Salim Group yang memberikan jangkar kredibilitas yang kuat, memulihkan tata kelola perusahaan, serta membuka akses jaringan bisnis dan pembiayaan yang jauh lebih luas.
Senior Market Analyst PT Mirae Asset Sekuritas, Nafan Aji, menuturkan bahwa kenaikan harga saham BUMI juga didorong oleh skala ekonomi yang masif dan biaya produksi per ton yang relatif kompetitif di industri. Selain itu, beban bunga pinjaman BUMI telah terpangkas secara drastis berkat penyelesaian utang melalui skema private placement jumbo di masa lalu.
Sementara itu, PT Danantara Asset Management (DAM) telah mengambil alih saham empat perusahaan manajemen aset di ekosistem Badan Usaha Milik Negara (BUMN), yaitu PT Mandiri Manajemen Investasi, PT BRI Manajemen Investasi, PT BNI Asset Management, dan PT PNM Investment Management. Merger ini menjadikan Mandiri Manajemen Investasi sebagai entitas utama dengan total dana kelolaan gabungan mencapai sekitar Rp170 triliun.
Di luar industri keuangan, gempa bumi berkekuatan magnitudo 5,1 mengguncang kawasan Barat Laut Miami, Texas pada 23 Juli 2026. Gempa ini tergolong dalam kategori sedang yang sering dirasakan, tetapi hanya menyebabkan kerusakan kecil.
Kesimpulan dari berbagai peristiwa ini menunjukkan bahwa pasar saham masih berada dalam tekanan, namun terdapat beberapa saham yang menunjukkan kemajuan. Oleh karena itu, para investor perlu memantau perkembangan pasar saham dengan cermat dan melakukan analisis yang tepat sebelum membuat keputusan investasi.