Veda Ega Pratama Guncang Mugello: Dari Posisi Ke-13 hingga Menjaga Peringkat Top 5 di Kejuaraan Moto3 2026
Blog Berita daikin-diid – 31 Mei 2026 | Pada Minggu, 31 Mei 2026, Sirkuit Autodromo Internazionale del Mugello menyaksikan aksi balapan Moto3 Italia yang penuh tensi. Rider berusia 17 tahun dari Indonesia, Veda Ega Pratama, yang membalap untuk Honda Team Asia, memulai laga dari grid posisi ke-13 setelah hasil kualifikasi yang menempatkannya di barisan tengah. Meskipun start tidak ideal, Veda menampilkan strategi overtaking yang agresif dan konsistensi lap akhir, sehingga berhasil menutup balapan di posisi kedelapan.
Keberhasilan Veda tidak lepas dari persiapan matang pada sesi latihan bebas (FP1) dan kualifikasi. Pada FP1, ia mencatat posisi ke-20, namun pada sesi latihan selanjutnya berhasil meningkatkan performa hingga menembus Q2, menempati posisi ke-9 dalam sesi tersebut. Selisih waktunya hanya beberapa persepuluh detik dari pembalap terdepan, memperlihatkan kompetitivitas tinggi di kelas Moto3 yang selalu ditentukan oleh margin sekian detik.
Selama balapan, Veda memanfaatkan lintasan lurus panjang Mugello yang mencapai 1,141 kilometer, serta kombinasi tikungan kanan‑kiri yang menantang. Pada awal fase, ia berhasil menembus ke posisi keenam, bersaing dengan rider‑rider berpengalaman seperti David Muñoz dan Alvaro Carpe. Namun, kecepatan di lap‑lap akhir sedikit menurun, memaksa Veda turun ke posisi kedelapan. Meskipun tidak berhasil naik ke podium, selisih waktunya hanya 1,081 detik dari pemenang, Brian Uriarte (Spanyol, Red Bull KTM Ajo), menunjukkan performa yang kompetitif.
Hasil akhir balapan Moto3 Italia 2026 tercatat sebagai berikut:
| Posisi | Pembalap | Tim | Selisih Waktu |
|---|---|---|---|
| 1 | Brian Uriarte | Red Bull KTM Ajo | 0,000 |
| 2 | Alvaro Carpe | Red Bull KTM Ajo | +0,418 detik |
| 3 | Hakim Danish | MT Helmets – MSI | +0,456 detik |
| 8 | Veda Ega Pratama | Honda Team Asia | +1,081 detik |
Selain hasil balapan, Veda berhasil mempertahankan posisinya di urutan lima besar klasemen sementara Moto3 2026 dengan total 58 poin. Poin tersebut menempatkannya di atas banyak pembalap veteran, menegaskan bahwa konsistensi poin yang dikumpulkan dari seri‑seri sebelumnya, termasuk podium ketiga di Moto3 Brasil 2026, tetap menjadi modal kuat dalam perebutan gelar musim ini.
Pelatih tim Honda Team Asia menilai Veda memiliki potensi “overtake specialist” yang sangat cocok dengan karakteristik Mugello, di mana peluang menyerang terbuka di lintasan lurus panjang dan keluar‑masuk tikungan. “Meskipun start dari P13, Veda tidak menyerah. Ia menyiapkan strategi menyalip yang cerdas, memanfaatkan ruang pada tikungan kanan‑kiri serta slipstream pada lurus,” ujar pelatih dalam konferensi pers pasca‑race.
Veda sendiri mengaku sedikit kecewa karena tidak bisa menembus podium, namun menegaskan tekad untuk terus memperbaiki performa. “Saya ingin berada di baris pertama atau kedua, tetapi Moto3 memang kompetitif. Start dari posisi tengah bukan akhir cerita, Mugello selalu memberi peluang bagi rider yang sabar dan agresif,” katanya.
Penonton yang menyaksikan balapan secara langsung maupun melalui layanan streaming Vidio dapat menyaksikan aksi Veda secara lengkap. Link streaming tersedia pada platform Vidio, memperkuat antusiasme penggemar Moto3 Indonesia dalam mendukung rider kebanggaan mereka.
Ke depan, Veda Ega Pratama dijadwalkan berkompetisi di seri berikutnya, dengan target meningkatkan posisi akhir dan mengumpulkan poin lebih banyak untuk memperkokoh posisi di klasemen. Dengan dukungan tim, sponsor, dan semangat pantang menyerah, harapan bagi pembalap muda asal Gunungkidul ini semakin besar untuk menorehkan prestasi lebih gemilang di sisa musim Moto3 2026.