Shayne Pattynama Tunjukkan Sikap Profesional, Meski Tertinggal dari Dony Tri Pamungkas di Persija Jakarta
Blog Berita daikin-diid – 02 Mei 2026 | Shayne Pattynama, bek sayap kiri timnas Indonesia yang baru bergabung dengan Persija Jakarta pada bursa transfer paruh musim Super League 2025/2026, menanggapi persaingan ketatnya dengan Dony Tri Pamungkas lewat pernyataan yang penuh kelas. Meskipun hanya mencatat dua penampilan sebagai pemain pengganti dengan total 18 menit di lapangan, Pattynama tidak menyembunyikan rasa kecewa sekaligus menjadikannya bahan pembelajaran.
Persija Jakarta, yang dikenal dengan julukan Macan Kemayoran, menaruh harapan besar pada Pattynama. Pemain berusia 27 tahun tersebut membawa pengalaman bermain di tanah Eropa, termasuk masa di akademi Ajax Amsterdam, dan diharapkan menjadi andalan lini pertahanan. Namun realita di lapangan menunjukkan bahwa pelatih Mauricio Souza lebih mengandalkan Dony Tri Pamungkas, bek muda berusia 21 tahun, yang memenuhi kuota U-23 sekaligus menampilkan performa impresif dengan satu gol dan satu assist dalam 23 penampilan.
“Kondisi kebugaran saya masih dalam proses pemulihan. Saya datang pada musim dingin dalam kondisi cedera, sehingga belum mendapatkan menit bermain yang saya inginkan,” kata Shayne dalam wawancara dengan wartawan JawaPos.com pada Jumat, 1 Mei 2026. Ia menegaskan bahwa cedera tersebut kini telah teratasi dan kebugarannya terus membaik. Meskipun demikian, ia mengakui bahwa persaingan internal tim menuntutnya untuk terus berjuang.
Pattynama menambahkan, “Ini adalah bagian dari sepak bola. Terkadang ada momen bagus dalam karier, terkadang ada momen untuk belajar. Saya tidak kecil hati, saya justru memandang situasi ini sebagai proses pembelajaran yang akan membuat saya lebih kuat.” Ia menekankan pentingnya kerja keras dan kesabaran, menegaskan bahwa kesempatan akan datang seiring dengan konsistensi latihan.
Pelatih Mauricio Souza memberikan penjelasan terkait keputusan taktiknya. Ia menyebutkan bahwa Dony Tri Pamungkas tidak hanya dipilih karena faktor usia, melainkan juga karena performa yang konsisten dalam pertandingan-pertandingan penting. “Kami harus menyeimbangkan antara memberi kesempatan kepada pemain muda dan menjaga kestabilan tim. Dony telah membuktikan diri dengan kontribusi gol dan assist, serta kecepatan dalam serangan sayap kiri,” ungkap Souza.
Berikut beberapa poin utama yang menyoroti situasi Pattynama di Persija Jakarta:
- Pattynama hanya mencatat 18 menit bermain dalam dua penampilan sebagai pengganti.
- Dony Tri Pamungkas telah menjadi pilihan utama di posisi bek sayap kiri, dengan satu gol dan satu assist dari 23 penampilan.
- Pattynama mengalami cedera pada awal musim, yang menghambat proses adaptasinya di tim.
- Pelatih Mauricio Souza menekankan pentingnya kontribusi taktis dan statistik dalam menentukan starter.
- Pattynama berkomitmen meningkatkan kebugaran dan kualitas permainan untuk merebut tempat utama.
Selain fokus pada kompetisi domestik, Pattynama juga menatap peluang di timnas Indonesia. Ia baru-baru ini dipanggil sebagai bagian dari skuat Timnas Indonesia menjelang AFF 2026, yang memberi sinyal bahwa performa di level internasional tetap menjadi prioritas utama. Kepercayaan pelatih Timnas, John Herdman, terhadap Pattynama diharapkan dapat menjadi motivasi tambahan untuk meningkatkan standar permainannya.
Persija Jakarta saat ini berada dalam persaingan ketat di papan klasemen Super League 2025/2026. Kinerja tim tergantung pada keseimbangan antara pemain senior berpengalaman dan talenta muda yang sedang berkembang. Keputusan taktis Mauricio Souza untuk memberikan menit lebih banyak kepada Dony Tri Pamungkas mencerminkan strategi jangka pendek yang menekankan kecepatan serangan, namun dalam jangka panjang Pattynama tetap memiliki peluang besar untuk mengisi slot bek sayap kiri jika ia mampu menunjukkan konsistensi dalam latihan dan memanfaatkan kesempatan yang ada.
Secara keseluruhan, respons Shayne Pattynama terhadap situasi ini menunjukkan kedewasaan dan profesionalisme. Ia mengakui tantangan, namun tidak membiarkan kekecewaan menghalangi ambisinya. Dengan kerja keras, peningkatan kebugaran, dan dukungan pelatih serta manajemen, Pattynama memiliki peluang untuk kembali merebut tempatnya di lini belakang Persija Jakarta dan berkontribusi lebih besar bagi Timnas Indonesia di kompetisi internasional.