Kejutan Besar di French Open 2026: Medvedev Terkalahkan, Norrie Pulang, dan Djokovic Siap Menantang di Babak Kedua
Blog Berita daikin-diid – 27 Mei 2026 | Roland Garros menyuguhkan drama tak terduga pada hari ketiga dan keempat French Open 2026. Suhu panas Paris dan lapangan tanah liat yang menantang menjadi saksi bagi beberapa pemain unggulan terpaksa terpaksa mengakhiri perjalanan mereka lebih awal, sementara bintang dunia menyiapkan strategi baru untuk melaju ke putaran berikutnya.
Hari ketiga menampilkan dua kejutan utama. Daniil Medvedev, unggulan keenam asal Rusia, mengalami kekalahan dramatis melawan wildcard asal Australia, Adam Walton. Pertandingan yang berlangsung dalam lima set (6-2, 1-6, 6-1, 1-6, 6-4) memperlihatkan fluktuasi dominasi, namun Walton berhasil menahan tekanan pada set penentu dan mengukir salah satu kemenangan terbesar dalam kariernya. Di sisi lain, Jessica Pegula dari Amerika Serikat harus menyerah setelah kalah melawan pemain Australia, Kimberly Birrell, meskipun memulai dengan set pertama 6-1.
Selain itu, wildcard Perancis Moïse Kouame mencuri perhatian dengan mengalahkan mantan juara Grand Slam, Marin Cilic, dalam tiga set langsung (7-6(7-4), 6-2, 6-1). Penampilan gemilang pemain berusia 17 tahun ini menegaskan bahwa generasi muda siap menantang dominasi pemain senior di tanah liat.
Sementara itu, harapan Britania Raya di nomor tunggal putra berakhir pahit. Cameron Norrie, peringkat tertinggi Britania Raya, terpaksa menyerah pada pertandingan pertamanya melawan pemain Paraguay, Adolfo Daniel Vallejo, karena cedera tulang rusuk. Keputusan ini menandai pertama kalinya Norrie mengundurkan diri sejak 2014, dan menandai tidak ada lagi pemain pria Britania Raya yang melaju ke ronde kedua pada turnamen ini.
Hari keempat menyiapkan agenda yang lebih menantang dengan kehadiran Novak Djokovic dan Nishesh Basavareddy. Djokovic, yang berusaha menambah rekor Grand Slam ke-25, akan bertarung melawan Valentin Royer, pemain Perancis berperingkat 74 dunia, pada lapangan Philippe-Chatrier. Meskipun mengalami kesulitan di babak pertama melawan Giovanni Mpetshi Perricard, sang legenda Serbia tetap menjadi favorit utama. Di sisi lain, Basavareddy, wildcard Amerika keturunan India berusia 21 tahun, menargetkan terobosan setelah mengalahkan unggulan ketujuh, Taylor Fritz, pada babak pertama. Pertarungan Basavareddy melawan Alex Michelsen di Suzanne Lenglen diprediksi akan menjadi salah satu sorotan utama.
Pasangan ganda putri Indonesia, Aldila Sutjiadi dan Janice Tjen, juga mengincar keberhasilan di Roland Garros. Pelatih mereka, Christopher Rungkat, menyatakan kesiapan penuh duo tersebut menjelang pertemuan pertama melawan pasangan Ceko-Spanyol, Marie Bouzkova dan Sara Sorribes Tormo. Aldila baru saja menjadi runner-up di Maroko Open dan bersama Janice mencapai perempat final di Madrid, serta hampir menumbangkan duo Amerika, Coco Gauff dan Caty McNally, di Roma. Pengalaman mereka di turnamen tanah liat diyakini akan memberikan kepercayaan diri tambahan.
Di luar lapangan, Naomi Osaka menarik perhatian media dengan penampilan bergaya Eiffel Tower pada malam hari di Roland Garros. Meskipun tidak terkait langsung dengan kompetisi, aksi sartorialnya menambah warna pada atmosfir turnamen, menegaskan bahwa French Open tidak hanya menjadi arena olahraga tetapi juga panggung fashion.
Berbagai kejutan ini mencerminkan sifat tak terduga dari French Open. Kondisi cuaca, kelelahan, dan tekanan mental menjadi faktor penting yang memengaruhi performa pemain. Sementara beberapa bintang besar terpaksa menelan kekalahan, peluang terbuka lebar bagi pemain muda dan wildcard untuk menorehkan sejarah.
Ke depan, sorotan utama akan tertuju pada pertarungan Djokovic melawan Royer dan potensi Basavareddy melaju lebih jauh. Bagi Aldila Sutjiadi dan Janice Tjen, babak pertama menjadi batu loncatan penting untuk mengukir prestasi di panggung bergengsi. Dan bagi para penggemar, drama hari-hari berikutnya di Roland Garros menjanjikan aksi tenis kelas dunia yang penuh ketegangan.