Mbappe Menang Tipis 1‑0 atas Paraguay, Zlatan Pujian Tahan Tekanan Keras di Philadelphia
Blog Berita daikin-diid – 05 Juli 2026 | Philadelphia, 5 Juli 2026 – Les Bleus berhasil melaju ke perempat final Piala Dunia 2026 setelah mengalahkan Paraguay dengan skor 1‑0 di babak 16 besar. Pertandingan yang digelar di Lincoln Financial Field (Philadelphia Stadium) berlangsung keras sejak peluit pertama, namun keputusan akhir ditentukan oleh tendangan penalti Kylian Mbappé pada menit ke‑70.
Sejak kickoff, tim Prancis menguasai bola dan menekan pertahanan Paraguay yang bermain sangat pragmatis. Upaya serangan awal dari Jules Koundé dan Manu Kone tidak menghasilkan gol, karena kiper Paraguay Orlando Gill berhasil menangkis setiap tembakan yang mengarah ke gawangnya. Pada babak pertama, kedua sisi belum mampu memecah kebuntuan.
Masuk ke babak kedua, Didier Deschamps melakukan pergantian strategis dengan menurunkan Desire Doué menggantikan Bradley Barcola pada menit ke‑61. Empat menit kemudian, Doué terjatuh di dalam kotak penalti setelah ditahan oleh Diego Gómez, memicu tinjauan VAR. Wasit asal Uzbekistan, Ilgiz Tantashev, mengonfirmasi pelanggaran dan memberi titik putih kepada Prancis.
Kylian Mbappé, kapten tim, mengambil alih bola dan mengeksekusi penalti dengan tenang. Tendangannya melesat ke pojok kiri bawah gawang, menembus jala Gill dan mencetak gol tunggal yang menjadi penentu pertandingan.
Setelah gol, Paraguay berusaha keras untuk menyamakan kedudukan. Mauricio, yang masuk pada menit 90, menciptakan peluang jarak jauh, namun kiper Prancis Mike Maignan berhasil menahan tembakan tersebut. Di menit 89, Mbappé hampir menambah keunggulan lewat serangan solo, namun Gill kembali melakukan penyelamatan krusial.
Permainan fisik menjadi sorotan utama. Paraguay melakukan total 12 pelanggaran, tetapi tidak menerima satu kartu kuning pun. Sebaliknya, tiga pemain Prancis – Manu Kone, Bradley Barcola, dan Michael Olise – masing‑masing terjatuh dalam kartu kuning. Insiden lain melibatkan Andres Cubas yang menabrak Adrien Rabiot tanpa hukuman, serta Gabriel Avalos yang menyikut perut Dayot Upamecano namun tetap lolos kartu.
- Total pelanggaran Paraguay: 12 (tanpa kartu)
- Total pelanggaran Prancis: 11
- Kartu kuning Prancis: 3 pemain
Zlatan Ibrahimović, legenda Timnas Swedia, memberikan komentar usai laga. Ia menilai bahwa permainan keras Paraguay dapat berbahaya bagi pemain yang terlibat. “Jika saya bermain malam ini, saya pasti sudah mendapat empat atau lima kartu merah,” ujar Zlatan dalam siaran Fox Sports. “Prancis menunjukkan ketenangan, tetap tersenyum, dan itu cara terbaik merespons provokasi.”
Sementara itu, gelandang andalan Prancis, Aurélien Tchouaméni, absen dari skuad karena cedera yang diderita pada laga 32 besar melawan Swedia. Meskipun cedera tidak terlalu serius, Didier Deschamps memutuskan untuk mengistirahatkannya demi menghindari komplikasi lebih lanjut. Tchouaméni diperkirakan akan kembali fit menjelang perempat final melawan Maroko.
Dengan kemenangan ini, Prancis akan bertemu Maroko pada 10 Juli 2026 di Boston Stadium. Tim Maroko masuk ke perempat final setelah mengalahkan Kanada 3‑0. Kedua tim diperkirakan akan menampilkan taktik yang berlawanan: Prancis dengan permainan teknik dan kemampuan mengeksekusi penalti, serta Maroko yang menonjolkan serangan cepat dan pertahanan terorganisir.
Kesimpulannya, pertandingan Prancis vs Paraguay bukan sekadar duel taktik, melainkan juga ujian mental menghadapi tekanan fisik. Les Bleus berhasil mengatasi permainan keras lawan, memanfaatkan peluang penalti, dan menampilkan ketenangan yang dipuji oleh Zlatan. Kemenangan tipis 1‑0 ini mempertegas posisi Prancis sebagai salah satu kontestan kuat di Piala Dunia 2026, sekaligus menambah beban mental menjelang laga selanjutnya melawan Maroko.