Janice Tjen Gigit Rasa Kemenangan di Rumput Birmingham: Mengalahkan Nao Hibino dan Melaju ke 16 Besar
Blog Berita daikin-diid – 04 Juni 2026 | Petani tenis Indonesia, Janice Tjen, menorehkan prestasi penting pada ajang Birmingham Open 2026 yang digelar di Edgbaston Priory Club, Birmingham, Inggris. Sebagai unggulan kedua, ia menaklukkan wakil Jepang, Nao Hibino, dalam pertempuran tiga set yang berlangsung selama hampir dua jam. Kemenangan 6-4, 3-6, 6-2 tersebut mengantarkannya ke babak 16 besar turnamen WTA 125, menambah catatan impresif dalam karirnya yang kini berusia 24 tahun.
Pertandingan dimulai dengan intensitas tinggi. Janice langsung mengambil inisiatif pada set pertama, memanfaatkan serangan agresifnya di lapangan rumput. Meskipun Hibino sempat menekan dengan skor ketat 5-4 pada game kesembilan, Janice berhasil menutup set pertama dengan 6-4 berkat servis kuat dan forehand yang konsisten. Pada set kedua, momentum berbalik. Hibino menampilkan permainan lebih tenang dan menguasai rally, sehingga berhasil mengamankan set dengan skor 6-3. Janice sempat menyeimbangkan kedudukan menjadi 3-3, namun tidak dapat mempertahankan keunggulan tersebut.
Set penentu menampilkan dominasi Janice yang jelas. Ia membuka set ketiga dengan serangkaian break cepat, mencapai keunggulan 4-0. Meskipun Hibino mencoba bangkit dan memperkecil selisih menjadi 1-4, Janice tetap fokus, mengurangi kesalahan tidak pakai pakai, dan menutup set ketiga dengan 6-2. Kemenangan ini tidak hanya memastikan tiket ke babak selanjutnya, tetapi juga menjadi suntikan moral positif setelah cuaca buruk sempat menghentikan pertandingan sementara pada set pertama.
Turnamen Birmingham Open merupakan bagian dari agenda Grass‑court Swing, rangkaian turnamen persiapan sebelum Grand Slam Wimbledon. Bagi Janice, pencapaian ini menandai langkah penting setelah menjuarai Chennai Open 2025. Sebelumnya, ia meraih masuk 16 besar Madrid Open 2026 dan menambah pengalaman di level WTA 1000 dengan wildcard yang diberikan. Penampilan gemilang di permukaan rumput menegaskan kemampuan adaptasinya, mengingat sebagian besar karirnya terbentuk di lapangan keras.
Dengan melaju ke 16 besar, Janice akan menghadapi pemenang antara Ashlyn Krueger (AS) dan Himeno Sakatsume (Jepang). Kedua pemain tersebut memiliki reputasi kuat di level WTA 125, sehingga pertandingan selanjutnya diprediksi akan menantang. Namun, performa agresif dan mental pantang menyerah yang ditunjukkan pada pertandingan melawan Hibino memberi sinyal bahwa Janice siap bersaing lebih jauh.
Selain prestasi pribadi, keberhasilan Janice juga memberikan dampak positif bagi tenis Indonesia secara keseluruhan. Penampilan konsisten di panggung internasional meningkatkan profil atlet perempuan Indonesia, menginspirasi generasi muda untuk mengejar karir di olahraga elit. Dukungan pelatih Chris Bint dan tim teknis terbukti efektif, terutama dalam menyiapkan taktik bermain di atas rumput yang menuntut kecepatan dan ketepatan servis.
Secara statistik, Janice mencatat persentase pertama servis sebesar 68%, dengan kemenangan poin servis mencapai 75% pada set pertama. Pada set ketiga, angka tersebut meningkat menjadi 72% dan kemenangan poin servis mencapai 80%, menunjukkan peningkatan konsistensi seiring berjalannya pertandingan. Persentase poin break yang berhasil di set ketiga mencapai 55%, menandakan tekanan yang berhasil diberikan kepada Hibino.
Keberhasilan ini juga memperkuat posisi Janice dalam peringkat WTA, yang diproyeksikan naik beberapa posisi setelah penambahan poin turnamen WTA 125. Dengan agenda turnamen selanjutnya meliputi Miami Open 2026, Janice diharapkan dapat mempertahankan performa tinggi dan melanjutkan momentum positif ini.
Kesimpulannya, Janice Tjen telah menunjukkan keberanian, ketangguhan mental, dan kemampuan teknis yang memadai di permukaan rumput Birmingham. Mengatasi tekanan dari lawan berpengalaman seperti Nao Hibino, serta menyesuaikan diri dengan kondisi cuaca yang tidak bersahabat, menegaskan kualitasnya sebagai salah satu harapan utama tenis Indonesia di kancah internasional. Pertandingan berikutnya akan menjadi ujian lanjutan, namun pencapaian hingga kini sudah cukup membanggakan bagi para pendukung tenis Tanah Air.