Como 1907 Catat Sejarah, Kalahkan Verona 1-0 dan Amankan Tiket ke Kompetisi Eropa
Blog Berita daikin-diid – 12 Mei 2026 | Stadion Marcantonio Bentegodi menjadi saksi momen bersejarah pada Minggu, 10 Mei 2026, ketika Como 1907 berhasil menumpas Hellas Verona dengan skor tipis 1-0. Gol penentu datang pada menit ke-71 melalui serangan tunggal Anastasios Douvikas, yang memanfaatkan umpan cerdas dari Marc Kempf. Kemenangan ini tidak hanya mengangkat Como ke posisi kelima klasemen sementara Serie A dengan 65 poin, tetapi juga memastikan klub asal Lariano menembus enam besar akhir musim, membuka pintu bagi kompetisi Eropa musim 2026/2027.
Pelatih sekaligus mantan bintang Barcelona, Cesc Fabriñas, mengungkapkan kebanggaannya atas prestasi tim. “Saya sangat bahagia dan bangga hari ini. Dua tahun lalu kami promosi ke Serie A dan sekarang kami lolos ke kompetisi Eropa,” ujarnya dalam konferensi pers pasca pertandingan. Fabriñas menambahkan bahwa keberhasilan ini merupakan buah kerja keras seluruh elemen klub, mulai dari pemain, staf, hingga suporter yang selalu mendukung.
Secara taktik, Como tampil dominan dalam penguasaan bola, meski harus menahan tekanan Verona yang kerap mengandalkan serangan balik. VAR berperan penting dalam menjaga keadilan pertandingan, menolak dua peluang penalti untuk Verona serta membatalkan satu gol yang sempat mengancam keunggulan Como. Setelah jeda, Como meningkatkan intensitas serangan, memanfaatkan kecepatan Douvikas untuk menembus pertahanan Verona yang rapuh.
Berikut adalah rangkuman posisi lima besar Serie A setelah laga penutup tersebut:
| Posisi | Klub | Poin |
|---|---|---|
| 1 | Inter Milan | 84 |
| 2 | Napoli | 81 |
| 3 | AS Roma | 73 |
| 4 | AC Milan | 70 |
| 5 | Como 1907 | 65 |
Posisi keenam masih belum pasti, tergantung hasil pertandingan dua tim yang tersisa. Namun, jika Atalanta (posisi ketujuh dengan 55 poin) gagal menambah poin dan Como menahan hasil negatif, Como akan mengamankan tiket ke UEFA Europa Conference League. Dengan hasil ini, Como dapat melanjutkan mimpi mereka menembus lebih jauh, bahkan berpotensi mengincar tempat di Liga Europa atau bahkan Liga Champions, mengingat masih ada dua pertandingan tersisa.
Keberhasilan Como dalam waktu singkat sangat mengesankan. Dari Serie D pada 2018/19, klub ini menapaki jalur promosi hingga mencapai Serie A pada 2024/25. Dalam dua musim terakhir, mereka berhasil menembus papan tengah dan kini mengincar kompetisi Eropa. Fabriñas menegaskan, “Kami bukan Milan, Inter, Juventus atau Napoli. Kami tim sederhana yang ingin menikmati momen ini dan terus terbang lebih tinggi.”
Selain Douvikas yang mencetak gol krusial, kontribusi pemain lain seperti Diego Carlos, yang secara konsisten menahan serangan lawan, dan Smolcic yang sering menjadi kreatif di lini tengah, menjadi faktor penting dalam keberhasilan tim. Tim pertahanan juga menunjukkan disiplin, dengan kiper Montipò melakukan beberapa penyelamatan krusial untuk menjaga keunggulan satu gol.
Para suporter Como, yang dikenal dengan julukan “I Lariani”, merayakan kemenangan tersebut dengan sorak sorai di stadion dan media sosial. Mereka menandai kemenangan ini sebagai bukti bahwa investasi klub, termasuk kebijakan transfer agresif pada musim panas 2025, telah memberikan hasil yang diharapkan.
Dengan tiket ke kompetisi Eropa yang kini sudah terjamin, Como menatap masa depan dengan optimisme. Jika berhasil menembus fase grup Europa Conference League, klub ini dapat menambah pengalaman internasional bagi pemain muda dan meningkatkan profil finansialnya. Fabriñas menutup wawancara dengan menekankan pentingnya konsistensi: “Kami masih memiliki dua pertandingan lagi. Kami akan berusaha mempertahankan performa dan melihat apakah kami dapat terbang lebih tinggi lagi.”