Torino Balikkan Kekalahan, Menang 2-1 atas Sassuolo di Stadion Olimpico
Blog Berita daikin-diid – 10 Mei 2026 | Torino kembali menapaki jalur kemenangan setelah menundukkan US Sassuolo dengan skor tipis 2-1 pada pekan ke-36 Liga Italia. Pertandingan yang digelar di Stadion Olimpico Torino pada Jumat, 8 Mei 2026, menjadi saksi bagi tim granata untuk mengakhiri rangkaian tiga laga tanpa kemenangan (dua seri dan satu kekalahan) yang menurunkan semangat mereka di paruh akhir musim.
Gol pembuka pertandingan dicetak oleh pemain asal Norwegia, Kristian Thorstvedt, pada menit ke-51. Gol tersebut memberi Sassuolo keunggulan pertama setelah serangkaian serangan yang dipimpin oleh Andrea Pinamonti. Namun keunggulan itu tidak bertahan lama. Torino meningkatkan intensitas serangan di babak kedua dan berhasil menyamakan kedudukan melalui sundulan tajam Giovanni Simeone pada menit ke-66. Empat menit kemudian, Marcus Pedersen menambah keunggulan Torino dengan mengeksekusi umpan silang yang diterima di kotak penalti, menjadikan skor akhir 2-1.
Penampilan kiper Alberto Paleari menjadi faktor penting bagi Torino. Ia berhasil menepis beberapa peluang berbahaya yang diciptakan oleh Sassuolo, termasuk tembakan keras Pinamonti yang melambung di atas mistar gawang. Di lini pertahanan, absennya bek andalan Timnas Indonesia, Jay Idzes, terasa signifikan. Cedera yang menahan Idzes membuat pertahanan Sassuolo kurang solid, terutama dalam mengatasi serangan udara Torino pada menit-menit krusial.
Berikut rangkaian peristiwa penting dalam pertandingan:
- 51′: Kristian Thorstvedt (Sassuolo) – Gol pertama, memberi Sassuolo keunggulan 1-0.
- 66′: Giovanni Simeone (Torino) – Sundulan, menyamakan kedudukan 1-1.
- 70′: Marcus Pedersen (Torino) – Gol kemenangan, memanfaatkan umpan silang.
Statistik tim menunjukkan dominasi Torino di babak kedua. Tim granata menguasai 58% penguasaan bola dan menciptakan 7 peluang tepat sasaran, sedangkan Sassuolo hanya berhasil mengonversi satu peluang menjadi gol. Meski demikian, Sassuolo tidak menyerah begitu saja. Andrea Pinamonti terus menekan pertahanan Torino, namun usahanya belum berbuah gol tambahan.
Hasil ini mengangkat Torino ke peringkat ke-12 klasemen Serie A dengan total 44 poin, menempatkan mereka 16 poin di atas zona degradasi. Di sisi lain, Sassuolo tetap berada di posisi ke-10 dengan 49 poin, berjarak 13 poin dari zona tempat lolos ke kompetisi Eropa.
Pelatih Fabio Grosso, yang mengubah susunan pemain setelah kemenangan melawan AC Milan pada pekan sebelumnya, tetap optimis meskipun kehilangan Idzes. “Kekurangan Idzes memang terasa, namun kami memiliki pemain yang siap mengisi peran tersebut. Fokus kami tetap pada perbaikan pertahanan dan memaksimalkan peluang menyerang,” ujar Grosso dalam konferensi pers pasca laga.
Torino kini menatap dua pertandingan terakhir musim ini dengan harapan memperkuat posisi menengah atas klasemen. Sementara itu, Sassuolo harus mengandalkan pemulihan Idzes dan konsistensi lini depan untuk bersaing di papan atas serta berusaha menutup jarak dengan tim-tim papan atas Serie A.
Kesimpulannya, kemenangan dramatis Torino atas Sassuolo tidak hanya memperbaiki moral tim tetapi juga memberikan dorongan poin penting menjelang akhir kompetisi. Pertandingan ini menegaskan pentingnya kedalaman skuad, terutama ketika pemain kunci absen karena cedera.