Brian Uriarte Soroti Keistimewaan Sirkuit Le Mans di Moto3 Prancis 2026, Veda Ega Pratama Tancap Tikungan
Blog Berita daikin-diid – 08 Mei 2026 | Brian Uriarte, pembalap muda yang tengah naik daun di kelas Moto3, menyoroti keistimewaan Sirkuit Le Mans sebagai arena yang menuntut keseimbangan antara kecepatan lurus dan teknik pengereman yang presisi. Pernyataan Uriarte muncul menjelang Grand Prix Prancis 2026, yang berlangsung pada 8-10 Mei di Sirkuit Bugatti, Le Mans. Ia menilai trek ini “sangat unik dengan lintasan lurus yang panjang, zona pengereman berat, dan kombinasi beragam tikungan” yang memaksa pembalap mengoptimalkan setelan motor serta strategi balapan.
Pengamatan Uriarte sejalan dengan komentar manajer Honda Team Asia, Hiroshi Aoyama, yang menekankan tantangan teknis bagi tim dan pembalap dalam menemukan setelan motor yang tepat di Le Mans. “Ini bukan trek yang mudah untuk menemukan setelan motor yang sempurna, dan selalu membutuhkan tingkat presisi yang tinggi dari para pembalap dan tim,” ujar Aoyama dalam sebuah konferensi pers. Karena itu, tim-tim besar seperti Honda, KTM, dan Yamaha menyiapkan persiapan ekstra menjelang sesi practice pada Jumat, 8 Mei.
Di sesi Practice Moto3 Prancis, Veda Ega Pratama dari Honda Team Asia menampilkan performa mengesankan. Setelah menempati posisi sebelas pada Latihan Bebas 1 (FP1), Pratama berhasil meningkatkan waktunya menjadi 1 menit 40,799 detik, menembus posisi sembilan pada akhir sesi. Selisihnya hanya 0,568 detik dari pembalap tercepat, David Munoz. Pencapaian tersebut mengamankan tiket langsung ke Kualifikasi 2 (Q2) pada keesokan harinya, memberi Pratama peluang lebih besar untuk bersaing di posisi depan saat balapan utama.
Performa Veda ini juga mencerminkan konsistensi yang mulai terbentuk sejak debutnya pada empat seri pertama Moto3 2026, meliputi Thailand, Brasil, Amerika Serikat, dan Spanyol. Pada seri Spanyol di Jerez, ia berhasil finis keenam, mengukuhkan posisi keenam dalam klasemen sementara dengan total poin yang terus naik. Klasemen sementara Moto3 2026 menampilkan Maximo Quiles memimpin dengan 90 poin, diikuti Alvaro Carpe dengan 53 poin, sementara Veda berada di posisi keenam, menandakan potensi besar bagi rider muda asal Gunungkidul.
Jadwal resmi Grand Prix Prancis 2026 di Le Mans tercatat sebagai berikut:
| Hari | Tanggal | Kegiatan | Waktu WIB |
|---|---|---|---|
| Jumat | 8 Mei 2026 | Free Practice 1 & 2 | 14:00 – 17:00 |
| Sabtu | 9 Mei 2026 | Qualifying (Q1 & Q2) | 13:00 – 15:00 |
| Minggu | 10 Mei 2026 | Race Moto3 | 12:30 – 13:00 |
Cuaca di Le Mans dikenal tidak menentu, dengan temperatur trek yang berubah-ubah secara cepat. Hal ini menambah dimensi strategi, terutama dalam mengatur tekanan ban dan suhu mesin. Sejumlah pembalap mengaku harus menyesuaikan gaya mengaspal mereka secara real time, sebuah tantangan yang dihadapi oleh Veda dan timnya.
Manajer Hiroshi Aoyama menambahkan bahwa feedback pembalap mengenai setelan motor menjadi kunci utama di trek ini. Ia menegaskan pentingnya kolaborasi antara rider dan teknisi untuk menyesuaikan susunan suspensi, tekanan ban, dan mapping mesin agar dapat menaklukkan zona pengereman berat serta memaksimalkan kecepatan di lurus panjang. “Le Mans menuntut kita menemukan keseimbangan antara kecepatan maksimum dan kontrol di tikungan tajam,” ujarnya.
Di luar lintasan, dukungan fanbase Indonesia terus mengalir lewat platform digital, dengan ribuan penggemar mengikuti update melalui kanal resmi Bola.com, SpoTV, Vidio, dan Vision+. Antusiasme ini memberi dorongan moral bagi pembalap muda seperti Veda, yang menyatakan mentalnya tetap kuat meski sempat mengalami kecelakaan di COTA pada musim sebelumnya.
Kesimpulannya, Grand Prix Moto3 Prancis 2026 di Sirkuit Le Mans menjadi ajang penting bagi pembalap muda untuk menguji kemampuan teknik dan strategi mereka. Pernyataan Brian Uriarte tentang keistimewaan trek ini menegaskan bahwa keberhasilan di Le Mans tidak hanya bergantung pada kecepatan, melainkan pada kecermatan dalam mengatur setelan motor dan adaptasi terhadap kondisi cuaca yang berubah-ubah. Veda Ega Pratama, dengan performa practice yang solid dan tiket langsung ke Q2, kini memiliki peluang besar untuk menembus posisi podium, sekaligus menambah poin penting dalam perjuangan meraih posisi teratas klasemen akhir musim Moto3 2026.