Blue Tigers Tahan Imbang Tajikistan di Hisor: Drama Penalti Menyudahi Harapan Kemenangan
Blog Berita daikin-diid – 10 Juni 2026 | Tim nasional pria India menutup tur internasionalnya di Tajikistan dengan hasil imbang 1-1 pada pertemuan kedua yang digelar di Hisor Central Stadium pada Selasa, 9 Juni 2026. Pertandingan ini menjadi sorotan karena India berhasil mengakhiri rentetan tiga kekalahan beruntun, meskipun tidak mampu mengamankan kemenangan di akhir pekan internasional Mei-Juni.
Gol pembuka datang pada menit ke-25 melalui Vikram Partap Singh, yang memanfaatkan kesalahan kiper tuan rumah Rustam Yatimov. Farukh Choudhary melancarkan tendangan bebas yang memantul di depan gawang, dan Singh, dengan refleks cepat, menegakkan bola di dalam kotak penalti. Gol tersebut memberi India keunggulan 1-0 pada jeda babak pertama.
Sekitar satu jam pertandingan, India kembali menahan serangan Tajikistan yang semakin intensif. Namun, pada menit ke-85, Sheriddin Boboev memanfaatkan tendangan penalti setelah handball pemain India di dalam kotak penalti. Boboev mengeksekusi tendangan dengan tenang, menyamakan kedudukan menjadi 1-1. Tidak ada gol tambahan pada tambahan waktu, sehingga hasil akhir tetap imbang.
Hasil ini menambah catatan kurang menggembirakan India dalam jendela internasional tersebut. Tim yang dipimpin pelatih Khalid Jamil hanya mencatat satu kemenangan sejak September 2025, dan kini tidak berhasil meraih kemenangan pada dua pertandingan terakhir. Sebelumnya, India kalah 3-1 pada pertemuan pertama di Tursunzoda, menambah beban mental menjelang pertemuan kedua.
Statistik pertandingan menunjukkan dominasi pertahanan India pada paruh pertama, dengan Gurpreet Singh Sandhu menjaga gawang tetap bersih meski hanya sedikit diuji. Sandhu melakukan beberapa penyelamatan krusial, terutama pada serangan cepat Tajikistan menjelang akhir babak pertama. Di lini belakang, Sandhu Jhingan tetap solid, melakukan tekel penting dan mengarahkan garis pertahanan.
Perubahan taktik oleh Jamil pada pertandingan kedua terlihat jelas. Enam pemain diganti, termasuk debut Pramveer, Bijoy Varghese, Nikhil Barla, dan Mohammed Sanan. Pramveer dan Bijoy memberikan kontribusi fisik yang signifikan di sayap, sementara Barla dan Ricky Shabong mengalami penilaian yang kurang memuaskan, terutama dalam hal konsistensi dan posisi.
Berikut rangkuman penilaian pemain India dalam pertandingan tersebut:
- Gurpreet Singh Sandhu: Penjaga gawang solid, meski tidak banyak diuji; penampilan tenang hingga kebobolan lewat penalti.
- Sandesh Jhingan: Pemimpin lini belakang, melakukan beberapa tekel krusial dan mengatur pertahanan.
- Vikram Partap Singh: Pencetak gol pertama, menunjukkan kecepatan reaksi dan penempatan posisi yang baik.
- Pramveer (debut): Menunjukkan energi dan kerja keras di sayap, membantu menahan serangan.
- Bijoy Varghese (debut): Komunikatif, berperan dalam menutup ruang bagi lawan.
Di pihak Tajikistan, Sheriddin Boboev menjadi pahlawan lewat gol penalti yang menyamakan skor. Kiper Rustam Yatimov, meskipun sempat melakukan kesalahan pada gol pembuka, kembali tampil lebih baik pada babak kedua, menolak beberapa peluang berbahaya.
Situasi klasemen FIFA menempatkan India pada peringkat rendah, sekitar 136, dan hasil imbang ini diperkirakan tidak akan membantu memperbaiki posisi mereka. Fokus berikutnya bagi tim biru adalah persiapan menuju Kejuaraan SAFF pada November, serta menunggu jadwal internasional selanjutnya pada bulan September.
Secara keseluruhan, meski India tidak mampu mengukir kemenangan, kemampuan bertahan yang ditunjukkan pada babak pertama serta kemampuan bangkit kembali setelah kekalahan pertama memberikan harapan bagi pelatih Jamil. Namun, masalah disiplin, terutama dalam hal handball dan pelanggaran di area penalti, tetap menjadi titik lemah yang harus diperbaiki sebelum kompetisi besar berikutnya.
Ke depan, penyesuaian taktik dan peningkatan konsistensi pemain muda yang baru debut akan menjadi kunci bagi India untuk keluar dari zona kegagalan dan kembali bersaing di kancah internasional.