Singa Atlas Balikkan Kekalahan, Menangkan 4-2 atas Haiti dan Amankan Tiket 32 Besar Piala Dunia 2026
Blog Berita daikin-diid – 25 Juni 2026 | Atlanta menjadi saksi dramatis pada Kamis, 25 Juni 2026, ketika timnas Maroko menutup fase grup C Piala Dunia FIFA 2026 dengan kemenangan 4-2 melawan Haiti. Pertandingan yang digelar di Mercedes-Benz Stadium, pukul 05.00 WIB, tidak hanya mengukir catatan comeback bagi Atlas Lions, tetapi juga memastikan posisi kedua Maroko di klasemen, tepat di belakang Brasil yang memimpin grup.
Sejak awal, Maroko menampilkan formasi 4-2-3-1 yang dipimpin pelatih Mohamed Ouahbi. Penjaga gawang Yassine Bounou menjadi andalan di belakang lini pertahanan yang terdiri dari Achraf Hakimi, Redouane Halhal, Chadi Riad, dan Anass Salah‑Eddine. Gelandang bertahan Sofyan Amrabat serta Neil El Aynaoui mengisi lini tengah, sementara sayap diisi oleh Brahim Diaz, Bilal El Khannouss, dan Ismael Saibari. Ayoub El Kaabi ditunjuk sebagai penyerang utama.
Haiti, yang dipandu oleh pelatih Prancis Sebastien Migne, menurunkan formasi 4-4-2. Penjaga gawang Johny Placide dijaga oleh barisan belakang Martin Experience, Hannes Delcroix, Ricardo Ade, dan Jean‑Kevin Duverne. Gelandang tengah diisi Ruben Providence, Danley Jean Jacques, Jean‑Ricner Bellegarde, dan Josue Casimir. Duet penyerang Lenny Joseph dan Wilson Isidor menjadi harapan utama Haiti mencetak gol.
Gol pembuka datang lebih cepat daripada yang diprediksi. Pada menit ke‑10, Lenny Joseph memanfaatkan umpan silang Frantzdy Pierrot Duverne dan menaklukkan Bounou, mencatatkan gol pertama Haiti di putaran final sejak 1974. Namun, tekad Maroko tak surut. Pada menit ke‑39, Achraf Hakimi memanfaatkan bola liar di kotak penalti, mencetak gol penyama yang kemudian dikonfirmasi VAR.
Haiti kembali unggul melalui gol spektakuler Wilson Isidor pada menit ke‑43, yang menembakkan bola keras dari luar kotak penalti ke sudut atas gawang Maroko. Skor 2-1 menambah tekanan pada Atlas Lions yang harus bangkit kembali menjelang jeda babak pertama. Pada injury time babak pertama, Ismael Saibari menyeimbangkan kedudukan 2-2 setelah menerima umpan cerdas dari Brahim Diaz.
Babak kedua menyaksikan Maroko menguasai ritme permainan. Pada menit ke‑78, Soufiane Rahimi memanfaatkan bola lepas di dalam kotak penalti dan mengubah arah pertandingan menjadi 3-2 untuk Maroko. Tekanan terus berlanjut, dan pada menit ke‑89, Gessime Yassine menutup skor 4-2 setelah golnya diperiksa VAR dan dinyatakan sah. Haiti berusaha mengembalikan hasil, namun pertahanan Maroko berhasil menahan setiap serangan hingga peluit akhir.
Kemenangan ini memberikan Maroko total tujuh poin, menempatkan mereka di posisi kedua grup C, hanya tertinggal satu selisih gol dari Brasil. Dengan hasil ini, Maroko memastikan tiket ke babak 32 besar, menambah catatan historis mereka melaju ke fase gugur dalam dua turnamen berturut‑turut.
Sementara itu, Haiti berakhir tanpa poin setelah tiga kekalahan beruntun, menutup kampanye Piala Dunia mereka dengan catatan yang kurang memuaskan. Meskipun demikian, gol pertama mereka di era modern menjadi momen kebanggaan bagi tim Karibia.
Penonton yang tidak dapat menyaksikan pertandingan secara langsung dapat menontonnya melalui siaran TVRI Sport atau layanan live streaming resmi yang disediakan oleh penyelenggara. Link streaming tersebut tersebar luas pada media daring, memastikan para penggemar tetap dapat mengikuti aksi Atlas Lions di Atlanta.
Dengan hasil ini, Maroko kini menatap fase gugur dengan harapan dapat menantang tim‑tim besar lainnya, sementara Brasil tetap menjadi pemimpin grup C. Pertandingan ini menegaskan kualitas Maroko dalam mengatasi tekanan dan menampilkan permainan menyerang yang efektif, menambah optimisme bagi pendukung mereka menjelang babak selanjutnya.