Coritiba Balik Diri, Menangkan Bahia 3-2 dan Masuki Puncak G-6 Brasileirão
Blog Berita daikin-diid – 26 Mei 2026 | Dalam laga menegangkan pekan ke-17 Campeonato Brasileiro Série A, Coritiba berhasil menumbangkan Bahia dengan skor akhir 3-2 di Estádio Couto Pereira, Curitiba, pada Senin malam (25 Mei 2026). Pertandingan yang berlangsung dalam dua babak dengan dinamika berbeda ini menjadi titik balik bagi Coxa yang menutup masa buruknya serta memperkuat posisi dalam perebutan tempat enam besar (G-6) liga.
Babak pertama ditandai dengan dominasi Bahia. Pada menit ke-25, Erick Pulga menerima umpan silang dari Willian José, mengirim bola ke arah Tiago Cóser yang mengalirkan bola ke gawang, namun bola memantul pada tiang Tiago Coser dan akhirnya menyesap gol lewat deviasi dari Thiago Coser, mengalahkan kiper Pedro Rangel. Bahia terus menekan, namun Coritiba mampu menahan serangan tersebut meski peluang besar muncul, termasuk tembakan keras Iago Borduchi yang menghantam tiang gawang pada menit ke-17.
Di penghujung babak pertama, Bahia menambah satu gol lewat Everaldo. Pada menit ke-45+2, Everton Ribeiro mengeksekusi tendangan bebas dari sisi kiri, bola melayang tepat ke arah Everaldo yang melompat di antara bek Korintina dan mengamankan gol balasan, menutup skor menjadi 2-0 untuk Bahia pada akhir babak pertama.
Babak kedua berubah total. Coritiba meningkatkan intensitas serangan dan berhasil menyamakan kedudukan pada menit ke-55 melalui gol kepala Bruno Melo. Bola masuk setelah Josué mengirimkan bola ke area penalti, dimana Bruno Melo berhasil mengangkat kepala melewati kiper Bahia, Léo Vieira, yang telah digantikan oleh João Paulo.
Tak lama kemudian, pada menit ke-65, Joaquín Lavega menambah keunggulan Coxa. Sebuah umpan silang dari Breno Lopes di sisi kiri menemukan Lavega yang berada di pojok kiri kotak penalti, ia mengeksekusi tembakan tajam ke sudut kiri gawang, menjadikan skor 2-1.
Menjelang menit ke-67, Breno Lopes menutup rapat kemenangan dengan gol ketiga. Setelah melakukan serangan balik cepat, ia berkolaborasi dengan Lavega, menerima bola di dalam kotak penalti dan menembakkan bola ke sudut atas gawang, menambah keunggulan menjadi 3-2. Gol tersebut menjadi penutup akhir pertandingan, karena Bahia tidak mampu menyamakan kembali skor meski terus menekan di menit-menit terakhir.
Kemenangan ini menandai dua kemenangan beruntun Coritiba di Brasileirão, meningkatkan total poin mereka menjadi 26 dan menempatkan mereka di posisi keenam klasemen, sangat dekat dengan zona empat besar (G-4). Sementara Bahia, yang kini mengumpulkan 23 poin, mengalami kegagalan kedelapan beruntun tanpa kemenangan, menambah tekanan pada pelatih Rogério Ceni dan menurunkan harapan mereka untuk bersaing di zona atas.
Statistik pertandingan menunjukkan kedua tim memiliki performa menyerang yang seimbang selama kompetisi, masing-masing mencatat 21 gol dan kebobolan 19. Namun, perbedaan utama terletak pada disiplin: Bahia memiliki jumlah kartu merah lebih sedikit, yang pada saat itu menjadi faktor pemecah posisi di klasemen.
- Poin setelah pertandingan: Coritiba 26 poin (6 kemenangan, 5 seri, 3 kekalahan); Bahia 23 poin (6 kemenangan, 5 seri, 4 kekalahan).
- Posisi klasemen: Coritiba 6., Bahia 7.
- Pemain pencetak gol terbanyak: Breno Lopes (Coritiba) – 7 gol; Luciano Juba (Bahia) – 7 gol.
- Catatan kandang: Coritiba hanya meraih 9 poin di rumah, menunjukkan kebutuhan memperbaiki performa di Couto Pereira.
Selain aksi di lapangan, pertandingan juga menjadi sorotan karena debut seragam baru Coritiba, pertunjukan kembang api, dan kehadiran bintang NBA Indonesia, Gui Santos, yang menambah atmosfer meriah di antara suporter. Namun, ketegangan tetap terasa, terutama pada babak pertama ketika sorakan dan teriakan tidak jarang terdengar dari tribun.
Ke depan, Coritiba akan berusaha mempertahankan momentum positif ini, sementara Bahia harus mencari cara mengakhiri rentetan hasil negatifnya. Kedua tim kini berada di persimpangan penting dalam kampanye mereka, dengan peluang masing-masing untuk mengubah arah musim mereka di sisa pertandingan.
Secara keseluruhan, kemenangan dramatis Coritiba melawan Bahia tidak hanya menambah tiga poin penting, tetapi juga mengukuhkan posisi mereka dalam persaingan G-6, sekaligus menambah tekanan pada Bahia yang harus segera bangkit agar tidak terpuruk lebih jauh dalam klasemen.