Singapore Airlines Tingkatkan Jadwal: Dari Lima ke Tujuh Hari Seminggu di Manchester, London Gatwick, dan Madrid
Blog Berita daikin-diid – 09 Mei 2026 | Singapore Airlines mengumumkan perluasan signifikan jaringan penerbangan Eropa pada bulan Juli 2026, meningkatkan frekuensi antara Manchester dan Singapura dari lima penerbangan seminggu menjadi layanan harian. Langkah ini menandai upaya maskapai untuk memperkuat posisi di pasar Eropa sekaligus menanggapi permintaan yang kuat dari pelancong bisnis dan wisatawan.
Rute baru akan dioperasikan dengan Airbus A350-900, pesawat jarak jauh yang dikenal dengan efisiensi bahan bakar dan kabin yang nyaman. Penerbangan SQ302 dan SQ301 akan melayani jadwal harian, memberikan pilihan fleksibel bagi penumpang yang ingin terbang ke Asia Tenggara dari wilayah utara Inggris. Menurut Chris Woodroofe, Managing Director Manchester Airport, hubungan selama empat dekade antara maskapai dan bandar udara tersebut telah membuka peluang ekonomi penting, “menyambungkan wilayah Utara dengan pusat keuangan global dan memperluas akses wisatawan ke Singapura.”
Selain Manchester, Singapore Airlines juga akan meningkatkan frekuensi layanan ke London Gatwick menjadi harian mulai 25 Oktober 2026. Dengan demikian, maskapai akan mengoperasikan dua penerbangan harian dari Gatwick, melengkapi empat penerbangan harian yang sudah ada ke London Heathrow. Penambahan ini diharapkan menambah kapasitas bagi penumpang yang memilih bandara alternatif di London, terutama bagi yang mencari koneksi lebih mudah ke wilayah selatan dan barat daya Inggris.
Ekspansi tidak berhenti di Inggris. Singapore Airlines juga mengumumkan rute baru lima kali seminggu ke Madrid melalui Barcelona, yang dijadwalkan beroperasi pada Oktober 2026. Ini menjadi destinasi ke-15 di Eropa dan yang kedua di Spanyol, memperkuat posisi maskapai di pasar Iberia. Tiket untuk rute Madrid diperkirakan mulai dijual pada Juni 2026, sementara alokasi kursi untuk layanan tambahan Manchester dan kota Eropa lainnya akan dilepas secara bertahap.
Maskapai menegaskan bahwa peningkatan frekuensi layanan didasarkan pada “permintaan kuat” untuk perjalanan antar benua, khususnya dalam konteks pemulihan ekonomi pasca-pandemi dan pertumbuhan perdagangan antara Asia dan Eropa. Dengan menambah slot harian, Singapore Airlines berharap dapat meningkatkan pendapatan per penerbangan sekaligus menawarkan lebih banyak pilihan bagi pelanggannya.
Strategi ekspansi ini sejalan dengan tren industri penerbangan global yang menekankan pada peningkatan jaringan dan optimalisasi armada modern. Airbus A350-900 yang dipilih Singapore Airlines memiliki jangkauan lebih dari 15.000 km, memungkinkan penerbangan nonstop antara Manchester dan Singapura dengan waktu tempuh sekitar 13 jam. Keputusan ini juga mencerminkan komitmen maskapai untuk menurunkan emisi karbon per penumpang, sejalan dengan target keberlanjutan yang semakin penting bagi penumpang dan regulator.
Pengumuman tersebut muncul bersamaan dengan berita mengenai lounge bandara terbaik dunia yang diakui oleh Priority Pass, menyoroti pentingnya pengalaman bandara yang premium bagi maskapai premium seperti Singapore Airlines. Meskipun tidak langsung terkait, peningkatan layanan lounge dapat meningkatkan kepuasan penumpang yang memanfaatkan koneksi melalui hub utama Singapore Airlines di Changi Airport.
Di sisi lain, kompetitor regional seperti Air India tengah menghadapi tantangan keuangan dan menunda kenaikan gaji karyawan, menandakan dinamika persaingan yang berbeda di pasar Asia. Sementara itu, Singapore Airlines tampak berada pada posisi yang lebih kuat dengan ekspansi jaringan yang ambisius.
Para analis memperkirakan bahwa peningkatan frekuensi penerbangan ke Manchester dan London Gatwick dapat menambah kapasitas tahunan hingga lebih dari 150.000 kursi, memberikan dampak positif pada pendapatan maskapai. Dengan menambah layanan ke Madrid, Singapore Airlines juga menargetkan pertumbuhan pasar Turki dan Mediterania, yang diproyeksikan mengalami peningkatan permintaan perjalanan bisnis dan pariwisata.
Secara keseluruhan, langkah strategis ini menegaskan komitmen Singapore Airlines untuk menjadi pemain utama dalam konektivitas lintas benua, memperkuat hubungan antara Asia dan Eropa, serta menawarkan pilihan penerbangan yang lebih fleksibel bagi penumpang di seluruh dunia.