Wisuda Keluarga Hermansyah di UNAIR: Ashanty Dapat Doktor, Anang & Azriel Raih Magister dalam Momen Kebersamaan
Blog Berita daikin-diid – 21 Juni 2026 | Surabaya, 20 Juni 2026 – Pada Sabtu (20/6/2026) keluarga Hermansyah mencatatkan sejarah baru dengan melangsungkan wisuda bersama di Universitas Airlangga (UNAIR). Istri Anang Hermansyah, Ashanty Hastuti, resmi memperoleh gelar doktor Pengembangan Sumber Daya Manusia (PSDM) dengan IPK 3,94, sementara suaminya Anang Hermansyah dan putra mereka Azriel Hermansyah masing‑masing menyelesaikan program magister. Anang meraih gelar Magister PSDM dengan IPK 3,96, dan Azriel memperoleh Magister Ilmu Politik dengan IPK 3,57.
Acara wisuda periode 262 dilangsungkan di Airlangga Convention Center, Kampus MERR‑C, dan dihadiri oleh ribuan wisudawan, keluarga, serta tokoh akademik. Rektor Universitas Airlangga, Prof Dr Muhammad Madyan, secara khusus menodong Ashanty dan Anang untuk menghibur para wisudawan. "Sepertinya belum afdol jika keluarga Mas Anang Hermansyah dan Doktor Ashanty ini tidak menyumbangkan suara merdunya di tengah kita semua," ujar Madyan sebelum pasangan tersebut naik ke panggung.
Dengan latar musik klasik, Ashanty dan Anang mempersembahkan dua lagu legendaris. Mereka menyanyikan "Rumah Kita" karya God Bless dan "Cinta" ciptaan Chrisye, mengundang tepuk tangan meriah dari hadirin. Penampilan ini menjadi sorotan utama karena biasanya pasangan selebriti hanya muncul sebagai tamu, namun kali ini mereka menjadi bintang utama pada wisuda mereka sendiri.
Penampilan visual para lulusan juga tak kalah menarik. Ashanty tampil anggun mengenakan kebaya modern berwarna hijau emerald yang dipadukan dengan batik cokelat‑hitam, serta sepatu hak bertumit gold. Kebaya tersebut dilengkapi hijab krem dan inner turtleneck, menciptakan kesan formal namun tetap berkelas. Anang dan Azriel mengenakan toga hitam lengkap dengan selempang kuning‑merah dan medali wisuda yang menggantung di dada, menambah kesan serasi dalam foto keluarga.
Selain tiga tokoh utama, sejumlah tamu undangan menambah kehangatan acara. Arsy Hermansyah tampil dengan dress batik merah dan flat shoes hitam, sementara Sarah Menzel, pacar Azriel, mengenakan dress panjang berwarna navy dengan outer motif batik. Kedua penampilan tersebut menambah warna pada momen kebersamaan keluarga.
Dalam pidatonya sebagai perwakilan wisudawan, Dr Ashanty Hastuti menyampaikan perjalanan akademiknya yang penuh tantangan. Ia mengungkapkan bahwa pada usia 43 tahun, proses riset, sidang, dan persiapan akademik sering kali membuatnya gemetar, bahkan sempat berpikir untuk menyerah. "Banyak sekali momen ketika saya ingin memutuskan tidak melanjutkan, namun dukungan suami, anak‑anak, dan keluarga menjadi sumber kekuatan," kata Ashanty. Ia juga menuturkan bahwa beberapa kali harus masuk unit gawat darurat sebelum sidang, menandakan betapa beratnya beban kesehatan yang dihadapi bersamaan dengan studi.
Anang Hermansyah menambahkan pandangannya tentang pentingnya pendidikan berkelanjutan. Ia menyatakan bahwa lingkungan UNAIR memberikan dukungan optimal, sehingga ia berencana melanjutkan studi doktoral di kampus yang sama. "Pendidikan bukan sekadar gelar, melainkan proses terus belajar dan memberi manfaat bagi masyarakat," ujarnya.
Azriel Hermansyah, yang baru saja menyelesaikan Magister Ilmu Politik, menekankan pentingnya peran generasi muda dalam politik dan kebijakan publik. Ia berharap ilmu yang diperoleh dapat diterapkan dalam kegiatan sosial dan politik di masa depan.
- Gelar yang diraih: Doktor (Ashanty), Magister PSDM (Anang), Magister Ilmu Politik (Azriel)
- IPK: 3,94 (Ashanty), 3,96 (Anang), 3,57 (Azriel)
- Lokasi: Airlangga Convention Center, Surabaya
- Tanggal: 20 Juni 2026
Wisuda bersama ini tidak hanya menandai pencapaian akademik, melainkan juga menegaskan nilai kebersamaan keluarga dalam meraih impian. Momen tersebut menjadi contoh inspiratif bagi publik, terutama bagi perempuan yang berperan ganda sebagai ibu, istri, dan profesional. Keluarga Hermansyah kini menutup babak studi dengan rasa bangga, sekaligus membuka lembaran baru untuk kontribusi sosial dan akademik di masa mendatang.