San Lorenzo Gagal Pecah Kunci, Degrados Cuenca Tahan Imbang di Alejandro Serrano Aguilar

Blog Berita daikin-diid – 07 Mei 2026 | San Lorenzo berhasil mengamankan satu poin penting setelah menahan imbang 0-0 melawan Deportivo Cuenca pada laga keempat Grup D Copa Sudamericana 2026. Pertandingan yang berlangsung di Stadion Alejandro Serrano Aguilar, Cuenca, Ecuador, menampilkan kedua tim yang lebih mengandalkan pertahanan ketat dibandingkan serangan tajam, meski San Lorenzo sempat menguasai alur permainan.

Sejak peluit pertama, San Lorenzo menunjukkan intensitas menyerang yang lebih tinggi. Pada menit ke-8, sayap kiri Jorge Ordoñez berhasil menembus pertahanan Cuenca dan melepaskan tembakan keras ke tiang dekat, namun bola melenceng. Satu menit kemudian, Nahuel “Perrito” Barrios memberikan umpan silang yang akurat ke arah far post, di mana penyerang Alexis Cuello melesatkan sundulan hampir masuk, namun hanya meleset tipis di sebelah kiri kiper Facundo Ferrero.

Nuggets vs Timberwolves: Duel Panas Playoff NBA yang Menentukan Nasib Jokic dan Harapan Denver
Baca juga:
Nuggets vs Timberwolves: Duel Panas Playoff NBA yang Menentukan Nasib Jokic dan Harapan Denver

Serangan San Lorenzo kembali berlanjut pada menit ke-20 ketika Rodrigo Auzmendi menerima umpan panjang, lalu mencoba tembakan silang rendah dari tepi kotak penalti. Usahanya berakhir dengan bola menabrak tiang. Ordoñez kembali menciptakan peluang pada menit ke-29 dengan mengirimkan bola melayang ke far post, namun tembakannya melambung tinggi melewati mistar gawang.

Menjelang akhir babak pertama, pada menit ke-42, Auzmendi memanfaatkan rebound dari tembakan Cuello di dalam area penalti, namun tembakan kedua tersebut langsung ditangkapi kiper Ferrero. Tanpa gol, babak pertama berakhir dengan skor 0-0.

Memasuki babak kedua, kedua tim tampak lebih berhati-hati. Pada menit ke-14, Cuello beralih ke sisi kanan dan mengirimkan umpan silang ke far post yang sempat hampir masuk, namun Ferrero berhasil menepisnya menjadi tendangan sudut. Empat menit kemudian, Cuello mencoba tembakan jarak dekat dari sudut kanan kotak penalti, namun bola melambung tinggi dan kiper San Lorenzo, Orlando Gill, berhasil menolaknya melewati mistar.

Rupiah Pecah Rekor Terlemah, Potensi Tembus Rp 17.500 di Tengah Tekanan Global
Baca juga:
Rupiah Pecah Rekor Terlemah, Potensi Tembus Rp 17.500 di Tengah Tekanan Global

Kejutan muncul pada menit ke-21 ketika Ordoñez kembali menembus sisi kanan dan menembakkan tembakan rendah ke tiang dekat, namun Gill mengamankan bola tanpa kesulitan. Lima menit setelahnya, David González, gelandang asal Argentina, melepaskan tembakan keras dari tepi kotak penalti yang meluncur ke tengah gawang, memaksa Gill melakukan penyelamatan penting untuk menjaga hasil imbang.

Menjelang menit ke-42 babak kedua, wing-back Yeltzin Erique Cuenca memanfaatkan kelelahan San Lorenzo akibat ketinggian arena. Ia melaju masuk kotak penalti dan melepaskan tembakan ke tiang dekat, namun tubuh kiper Paraguay, Ferrero, berhasil menolak bola.

Statistik pertandingan menunjukkan dominasi penguasaan bola San Lorenzo, namun ketidakefisienan di depan gawang membuat mereka gagal menambah poin. Di sisi lain, Deportivo Cuenca memperlihatkan pertahanan yang solid, terutama dari kiper Ferrero yang melakukan beberapa penyelamatan krusial.

Al Ahli Doha Tancap Dua Jalur Semi-Final: AFC Champions League dan Amir Cup Jadi Sorotan Utama
Baca juga:
Al Ahli Doha Tancap Dua Jalur Semi-Final: AFC Champions League dan Amir Cup Jadi Sorotan Utama

Dengan hasil imbang ini, San Lorenzo tetap memimpin Grup D dengan enam poin dari tiga pertandingan, sementara Deportivo Cuenca menempati posisi kedua dengan lima poin. Kedua tim kini menatap pertandingan selanjutnya dengan harapan berbeda. San Lorenzo, dipimpin pelatih Gustavo Álvarez, akan melakukan perjalanan ke Brazil untuk melawan Santos pada 20 Mei pukul 19.00 WIB. Sementara Deportivo Cuenca, yang dilatih oleh Jorge Célico, akan menjamu tim Paraguay, Recoleta, pada 19 Mei pukul 23.00 WIB.

Daftar susunan pemain yang memulai pertandingan antara lain: Deportivo Cuenca menurunkan formasi dengan kiper Facundo Ferrero; bek: Andrés López, Patricio Boolsen, Santiago Postel, Yeltzin Erique; gelandang: Melvin Díaz, Bryan García, Mateo Maccari; penyerang: Edison Vega, Jorge Ordoñez, Germán Rivero. San Lorenzo menurunkan Orlando Gill sebagai kiper; bek: Ezequiel Herrera, Jhoan Romaña, Lautaro Montenegro; gelandang: Nicolás Tripichio, Juan Rattalino, Manuel Insaurralde, Teo Rodríguez; penyerang: Alexis Cuello, Rodrigo Auzmendi, Nahuel Barrios. Beberapa pergantian terjadi pada babak pertama dan kedua, termasuk masuknya David González untuk Melvin Díaz (Cuenca) dan Matías Reali untuk Juan Rattalino (San Lorenzo).

Secara keseluruhan, pertandingan ini menegaskan pentingnya efisiensi penyelesaian peluang dalam kompetisi level kontinental. San Lorenzo harus meningkatkan akurasi tembakan jika ingin mempertahankan puncak klasemen, sementara Deportivo Cuenca dapat membanggakan pertahanan yang tangguh meski harus menunggu gol untuk melaju lebih jauh.

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

perihokianalisa lintas algoritma sinkronisasi pola jitu mahjong wild deluxe gates of olympus probabilitas dadu sicboarsitektur strategi hybrid integrasi taktik paten baccarat pola presisi mahjong ways 2 pgsoft starlight princessprotokol rtp live yang terintegrasi strategi blackjack volatilitas mahjong wins 3 pragmatic sweet bonanzadialektika probabilitas analisa presisi pola mahjong ways 2 pgsoft integrasi strategi roulette wild west goldrekayasa peluang cara membedah strategi mahjong wins 3 pragmatic sugar rush kalkulasi taktis sv388observasi taktik dan gaya permainan terbaru yang dimiliki lucky nekorasio peningkatan taktik mahjong ways semakin terlihat di pg softstrategi mahjong ways untuk terjun di permainan online semakin meningkatkan di tahun 2026struktur permainan mahjong ways dengan penilaian casino onlinestudi banding teknik wild bounty showdown pastikan roulette alami peningkatan