Saibari Cetak Gol Kilat, Maroko Menang 1-0 atas Skotlandia di Piala Dunia 2026
Blog Berita daikin-diid – 21 Juni 2026 | Stadion Boston, Foxborough, Massachusetts menjadi saksi duel sengit Grup C Piala Dunia FIFA 2026 antara Tim Nasional Maroko dan Skotlandia pada Sabtu 20 Juni 2026 dini hari WIB. Dalam tempo dua menit sejak peluit awal, penyerang muda Maroko Ismael Saibari memecahkan kebuntuan dengan gol tercepat dalam sejarah putaran final Piala Dunia, mengantarkan Singa Atlas unggul 1-0.
Serangan pertama Maroko dimulai dengan tekanan tinggi dari lini tengah. Brahim Diaz, yang bermain untuk Real Madrid, menemukan celah di pertahanan Skotlandia dan melepaskan umpan terobosan akurat ke area penalti. Saibari, yang berhasil menghindari jebakan offside, melesat ke dalam kotak penalti dan menembakkan bola keras ke sudut kiri atas gawang Angus Gunn. Gol tersebut tercatat pada detik ke-71 pertandingan, menjadikannya gol tercepat yang pernah tercipta dalam fase grup Piala Dunia sejak turnamen modern dimulai.
Rekor ini menempatkan Saibari sejajar dengan Mohamed Salah sebagai pemain Afrika kedua yang mencetak gol dalam dua penampilan perdana di Piala Dunia. Selain itu, ia menjadi pemain Maroko pertama yang berhasil mencetak gol di dua pertandingan berturut-turut di turnamen tersebut. Statistik Opta menunjukkan Maroko mengumpulkan 601 operan sukses, angka tertinggi yang pernah dicatat tim Afrika dalam satu pertandingan Piala Dunia sejak 1966.
Setelah gol pembuka, Maroko mengendalikan penguasaan bola dengan intensitas tinggi. Achraf Hakimi memimpin lini belakang yang disiplin, sementara Bilal El Khannouss dan Ayyoub Bouaddi sering muncul sebagai opsi serangan tambahan. Meskipun Skotlandia, dipimpin Steve Clarke, meningkatkan tekanan melalui John McGinn, Andy Robertson, dan Kieran Tierney, mereka kesulitan menembus pertahanan Maroko yang terorganisir.
Babak pertama berakhir dengan satu gol di papan skor. Skotlandia sempat menciptakan peluang pada injury time pertama lewat umpan silang Andrew Robertson yang mencapai John McGinn, namun tembakan tersebut meleset. Pada menit ke-45+3, sebuah insiden di dalam kotak penalti Maroko memicu protes dan pemeriksaan VAR. Wasit Ilgiz Tantashev setelah meninjau ulang rekaman video memutuskan tidak ada pelanggaran yang cukup untuk memberikan penalti, sehingga hasil tetap 1-0.
Babak kedua melihat Skotlandia beralih ke taktik serangan balik cepat. Ryan Christie, Scott McTominay, dan Ryan Christie mencoba mengeksploitasi ruang di sisi sayap, namun lini pertahanan Maroko, dipimpin Hakimi, terus menahan serangan. Pada menit ke-51, Saibari kembali menjadi ancaman utama ketika menerima operan pendek di dalam kotak terlarang dan melepaskan tembakan keras yang menabrak tiang gawang. Meskipun belum menambah skor, aksi tersebut menegaskan peran krusial Saibari dalam strategi ofensif Maroko.
Di menit-menit akhir, Skotlandia meningkatkan intensitas dengan peluang dari Scott McTominay pada menit ke-85, namun tembakan tersebut berhasil digagalkan oleh kiper Maroko. Akhir pertandingan menegaskan kemenangan Maroko 1-0, menambah tiga poin penting yang mengangkat mereka ke puncak klasemen sementara Grup C dengan empat poin. Skotlandia tetap berada di posisi kedua dengan tiga poin, sementara Brasil, pemuncak grup, mengumpulkan satu poin.
Kemenangan ini menandai kemenangan pertama Maroko di Piala Dunia 2026 setelah hasil imbang 1-1 melawan juara dunia lima kali, Brasil, pada laga pembuka. Dengan total enam poin sejarah di semua partisipasi Piala Dunia, Maroko sejajar dengan Ghana dan Nigeria sebagai tim Afrika dengan enam kemenangan di fase grup. Keberhasilan ini juga menambah reputasi Maroko sebagai tim yang mampu menantang tim-tim kuat di panggung dunia.
Kesimpulannya, gol kilat Saibari tidak hanya memberikan tiga poin krusial, tetapi juga menulis babak baru dalam sejarah sepak bola Afrika. Maroko kini berada di posisi menguntungkan untuk melaju ke fase 16 besar, sementara Skotlandia harus mengevaluasi strategi mereka untuk mengamankan tiket ke babak gugur pertama kali dalam sejarah modern mereka.
Related Posts
Nestapa Lamine Yamal di Balik Kemenangan Barcelona: Ancaman Besar bagi Spanyol Jelang Piala Dunia 2026
Saibari Gemilang di MetLife: Gol Penentu, Statistik Mengesankan, dan Prospek Besar ke Aston Villa
Pemerintah Pastikan Harga BBM Subsidi Tetap Stabil Hingga Akhir 2026
About The Author
Baako Manuela Pradnyani
Masih ingat dulu, Baako Manuela Pradnyani yang dulunya menenggelamkan diri dalam puisi kini tiba‑tiba muncul di ruang redaksi, mengubah kata menjadi berita sejak 2020 di Malang. Ia menghabiskan sorenya menelisik tiap rilis gadget baru sambil menyiapkan komentar tajam untuk turnamen e‑sports favoritnya. Dari meja kuliah sastra ke meja kerja yang dipenuhi monitor, ceritanya selalu terasa seperti obrolan santai antara dua sahabat lama.