Persija Dominasi 3-0 atas Semen Padang: Kemenangan Penutup Super League, Tantangan Baru untuk Kabau Sirah
Blog Berita daikin-diid – 25 Mei 2026 | Jakarta, 23 Mei 2026 – Persija Jakarta menutup musim Super League 2025/2026 dengan kemenangan gemilang 3-0 melawan Semen Padang FC di Jakarta International Stadium (JIS). Gol-gol tercipta dari kerja sama tim yang solid, menegaskan kedudukan Macan Kemayoran sebagai tim tertinggi di klasemen akhir, sementara Kabau Sirah terpaksa turun ke Championship setelah mengakhiri musim di posisi ke-17 dengan 20 poin.
Serangan pertama dimulai pada menit ke-12 ketika Emaxwell Souza De Lima memanfaatkan umpan terobosan Allano Brendon dan mengeksekusi finishing tajam ke gawang Rendy Oscario. Gol kedua tercipta tak lama kemudian, saat Paulo Ricardo Ferreira memanfaatkan kebobolan pertahanan Semen Padang dan menyelesaikan peluang lewat tendangan jarak dekat. Gol ketiga, yang menutup skor akhir, datang dari Gustavo Almeida Dos Santos yang menyundul bola setelah serangan balik cepat pada menit ke-68. Ketiga gol tersebut menambah catatan kemenangan Persija di laga penutup, sekaligus menambah selera kemenangan bagi pelatih Mauricio Souza yang menekankan pentingnya konsistensi hingga akhir kompetisi.
Di sisi lain, tim tamu Semen Padang yang dipimpin oleh pelatih Imran Nahumarury mengalami kesulitan menahan tekanan. Kekalahan 0-3 ini menegaskan posisi mereka di zona degradasi, yang kemudian memaksa mereka turun ke divisi Championship pada musim berikutnya. Imran dalam konferensi pers pasca-pertandingan menegaskan tekadnya untuk mengembalikan Kabau Sirah ke Super League. Ia mengakui tantangan finansial yang melanda klub, termasuk keterlambatan pembayaran gaji pemain, namun tetap optimis dengan perkembangan positif pemain pada fase akhir kompetisi.
“Saya masih mempunyai keinginan kuat untuk mengembalikan tim ini ke Liga 1. Meskipun ada faktor di luar lapangan yang tidak dapat saya kontrol, kami berfokus pada peningkatan taktik dan penguasaan bola,” ujar Imran. Ia menambahkan bahwa tim menunjukkan peningkatan dalam hal kestabilan permainan dan kontrol bola, yang menjadi fondasi penting dalam membangun identitas tim ke depan.
Keamanan pertandingan juga menjadi sorotan. Personel Gegana Satbrimob Polda Metro Jaya melakukan sterilisasi menyeluruh di sekitar JIS sebelum kickoff, mengantisipasi potensi aksi flare dari suporter. Tindakan preventif ini berhasil menjaga keamanan pertandingan tanpa insiden signifikan, sehingga fokus tetap pada kualitas permainan di lapangan.
Selain hasil pertandingan, Persija juga menunjukkan sportivitas tinggi dengan memberikan ucapan selamat kepada Persib Bandung yang baru saja mengunci gelar juara Super League 2025/2026. Mauricio Souza, meski tidak banyak berkomentar, menyampaikan rasa hormat kepada Maung Bandung atas pencapaian hattrick juara berturut‑turut.
Berikut rangkuman statistik utama laga Persija vs Semen Padang:
- Skor akhir: Persija Jakarta 3 – 0 Semen Padang FC
- Penguasaan bola: Persija 62% – Semen Padang 38%
- Jumlah tembakan ke gawang: Persija 14, Semen Padang 5
- Kartu kuning: Persija 2, Semen Padang 3
- Posisi akhir klasemen: Persija 1st, Semen Padang 17th (degradasi)
Keberhasilan Persija menutup musim dengan kemenangan besar sekaligus mengamankan posisi teratas memberikan momentum positif menjelang persiapan kompetisi Liga Cup yang direncanakan akan digelar pada musim depan. Pelatih Mauricio Souza menyambut baik penambahan kompetisi tersebut, menilai bahwa variasi turnamen akan memperkaya ekosistem sepak bola Indonesia dan memberi peluang lebih banyak bagi klub untuk meraih trofi.
Sementara itu, Imran Nahumarury menegaskan bahwa meski turun kasta, Semen Padang tidak akan menyerah. Fokus utama klub adalah memperbaiki manajemen internal, menstabilkan keuangan, serta meningkatkan kualitas pemain muda yang sudah menunjukkan potensi. Ia menutup konferensi pers dengan harapan bahwa musim berikutnya di Championship akan menjadi batu loncatan bagi kebangkitan kembali Kabau Sirah ke panggung Super League.
Dengan hasil akhir 3-0, Persija Jakarta mengakhiri musimnya dengan catatan impresif, sementara Semen Padang FC harus menyiapkan strategi bangkit kembali di level yang lebih rendah. Kedua tim kini menatap masa depan masing‑masing, dengan Persija menyiapkan diri untuk tantangan kompetisi tambahan, dan Semen Padang bertekad kembali ke puncak sepak bola Indonesia.