ONIC Gempur RRQ 2-0 dengan Nana, Pastikan Tiket Playoff di MPL ID S17
Blog Berita daikin-diid – 05 Mei 2026 | Pertandingan Royal Derby ke-40 antara ONIC Esports dan RRQ Hoshi pada pekan keenam Regular Season MPL Indonesia Season 17 (MPL ID S17) berakhir dengan kemenangan telak ONIC 2-0. Kedua game menunjukkan dominasi penuh ONIC sejak early game, terutama berkat strategi hero pick yang tak terduga.
Game pertama dimulai dengan line‑up standar ONIC yang menurunkan Harley, Sora, dan Valentina. RRQ menanggapi dengan hero power Karrie dan Zhuxin. Kedua tim bermain hati-hati, namun ONIC berhasil memanfaatkan team fight pada Turtle pertama, mengamankan objektif sekaligus menumpas empat pemain RRQ. Keuntungan tersebut memberi ONIC ruang untuk mengontrol jungle lawan, melakukan gank berulang pada lane EXP, serta memicu Holy Defense pada menit ketujuh. Tekanan berlanjut hingga RRQ terpaksa bertahan di base hingga menit ke‑13, ketika ONIC menutup pertandingan dengan snowball yang tak terhentikan.
Kejutan terbesar muncul pada game kedua ketika ONIC memutuskan mengambil hero Nana, yang belum pernah dipilih di MPL ID S17 sejak akhir musim sebelumnya. Pilihan ini menjadi faktor kunci karena combo skill Molina Smooch dan Molina Blitz dari Nana tidak dapat dihadapi RRQ. Nana bersinergi kuat dengan Kalea (Kiboy) dan mendukung gaya agresif Harley (Kairi) serta Claude (Kelra). Bahkan Guinevere (SuperKenn) dilibas seorang diri oleh Nana. Meskipun data draft menunjukkan RRQ memiliki prioritas pick yang lebih tinggi, ONIC berhasil menciptakan meta baru yang menekan lawan kembali hingga menit ke‑13.
Penampilan gemilang SANZ pada kedua game menghasilkan penghargaan MVP, menegaskan bahwa keputusan hero pick dan eksekusi tim ONIC berada pada puncak performa. Kemenangan ini menjamin ONIC menjadi tim pertama yang lolos ke babak playoff, mengisi slot Upper Bracket pertama. Dengan konsistensi serupa, ONIC berpeluang kuat melaju ke grand final.
Sementara itu, RRQ harus menelan kekalahan berulang. Pada leg pertama musim ini, RRQ juga mengalami defeat 2-0 melawan Dewa United Esports, yang memicu keluhan publik dari midlaner Yehezkiel. Dalam rekaman backstage di YouTube channel RRQ “Setengah Musim yang Terbuang”, Yehezkiel mengungkapkan kebingungan atas ketidakmampuan tim menutup game setelah unggul, menyebut “Udah berapa game kita throw the game? Udah banyak.” Head coach Khezcute dan analis NMM turut menanggapi, menyoroti kurangnya koordinasi pada pemain baru seperti Dann dan Kuroky. Kritik tersebut menambah tekanan pada RRQ, yang persentase lolos ke playoff hanya naik menjadi 3,26% setelah kemenangan melawan BTR.
Berikut rangkuman statistik utama Royal Derby:
- ONIC: 2 kemenangan, 0 kekalahan
- RRQ: 0 kemenangan, 2 kekalahan
- Hero pick utama ONIC: Harley, Sora, Valentina, Nana
- Hero pick utama RRQ: Karrie, Zhuxin
- Waktu akhir game pertama: 13 menit
- Waktu akhir game kedua: 13 menit
Dengan hasil ini, ONIC menegaskan posisi sebagai tim terkuat pada fase reguler, sementara RRQ harus melakukan evaluasi mendalam, terutama pada aspek mental dan strategi pick. Apakah RRQ dapat bangkit kembali dan menembus playoff masih menjadi pertanyaan besar bagi para penggemar esports Indonesia.