Kecelakaan Kereta Api di Jawa Tengah dan Jawa Timur, Mengaku Dua Korban Meninggal
Blog Berita daikin-diid – 22 Juli 2026 | Beberapa kecelakaan kereta api terjadi baru-baru ini di Jawa Tengah dan Jawa Timur. Kecelakaan tersebut mengakibatkan beberapa korban meninggal dunia dan luka-luka. Salah satu kecelakaan terjadi di Jalan Kokrosono, Kecamatan Semarang Tengah, Kota Semarang, yang mengakibatkan dua orang meninggal dunia dan satu orang luka-luka.
Kecelakaan tersebut terjadi ketika sepeda motor yang dikendarai oleh Rujito, 45, dan keponakannya, Hafizh Rehan, 9, dan Ibrahim, 12, tertabrak kereta api di perlintasan Jalan Kokrosono. Rujito dan Hafizh Rehan meninggal dunia, sedangkan Ibrahim masih menjalani perawatan medis.
Di Jawa Timur, kecelakaan kereta api juga terjadi di perlintasan sebidang tanpa palang pintu di Desa Jambean, Kecamatan Kras, Kabupaten Kediri. Seorang pelajar, M.S., 17, meninggal dunia setelah sepeda motor yang dikendarainya tertabrak kereta api Dhoho yang melintas dari arah Kediri menuju Tulungagung.
Kapolsek Kras, AKP Agus Salim, membenarkan adanya kecelakaan yang melibatkan kereta api dengan pengendara sepeda motor di perlintasan tanpa palang pintu tersebut. Agus menjelaskan bahwa sekitar pukul 15.50 WIB, Polsek Kras menerima laporan dari perangkat Desa Jambean mengenai adanya kecelakaan kereta api di perlintasan tersebut.
Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, juga menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban yang meninggal dunia. Luthfi mengaku sangat prihatin karena musibah ini terjadi tepat pada awal tahun ajaran baru saat anak-anak hendak berangkat sekolah.
Kecelakaan kereta api ini menjadi peringatan bagi masyarakat untuk lebih berhati-hati dan waspada saat melintasi perlintasan kereta api. Penting untuk memperhatikan tanda-tanda peringatan dan mengikuti aturan lalu lintas untuk menghindari kecelakaan yang tidak diinginkan.