Harga Emas dan Perak Diperkirakan Naik: Apakah $4,100 untuk Emas dan Patah Trendline untuk Perak?
Blog Berita daikin-diid – 21 Juli 2026 | Harga emas dan perak saat ini sedang mengalami tekanan jual yang kuat, namun ada beberapa faktor yang dapat mendukung kenaikan harga logam mulia tersebut. Pembelian emas oleh bank sentral terus meningkat, dengan Polandia dan Cina menjadi pembeli terbesar. Pada Mei, bank sentral membeli 41 ton emas, sehingga total pembelian emas oleh bank sentral sejauh ini mencapai 64 ton.
Di sisi lain, harga minyak yang meningkat karena ketegangan di Timur Tengah juga dapat mendukung kenaikan harga emas. Emas sering digunakan sebagai aset safe-haven ketika terjadi ketegangan geopolitik, sehingga kenaikan harga minyak dapat memicu kenaikan harga emas.
Harga perak juga diprediksi akan meningkat karena permintaan industri yang kuat. Perak digunakan dalam berbagai aplikasi, termasuk produksi solar cell, elektronik, dan kendaraan listrik. Dengan meningkatnya permintaan akan teknologi hijau dan elektronik, permintaan perak juga diprediksi akan meningkat.
Namun, perlu diingat bahwa harga emas dan perak juga dipengaruhi oleh faktor lain, seperti kebijakan moneter dan inflasi. Oleh karena itu, penting untuk terus memantau berita dan analisis terbaru untuk mendapatkan gambaran yang lebih akurat tentang harga emas dan perak di masa depan.
Dalam beberapa hari terakhir, harga emas telah mencapai $4,048, dan para pembeli sedang mencoba untuk mengambil alih momentum dan mendorong harga lebih tinggi ke level resistensi $4,064,08, sebelum mencapai $4,100,37 dan $4,139,71. Sementara itu, harga perak sedang mencoba untuk pulih dari level support $54,77, dan para pembeli harus merebut kembali level resistensi $57,34 untuk memperbaiki tren jangka pendek.
Dalam beberapa minggu terakhir, dolar Kanada juga mengalami tekanan jual karena ketegangan perdagangan antara Kanada dan Amerika Serikat. Namun, kenaikan harga minyak telah membantu mendukung harga dolar Kanada, sehingga nilai tukar Kanada terhadap dolar AS tidak terlalu terpengaruh.
Sementara itu, pasangan mata uang EUR/GBP juga mengalami tekanan jual karena ketegangan politik di Eropa. Namun, para analis memperkirakan bahwa pasangan mata uang ini akan pulih dalam beberapa minggu mendatang karena permintaan yang kuat dari investor.
Dalam kesimpulan, harga emas dan perak diprediksi akan meningkat dalam beberapa minggu mendatang karena pembelian emas oleh bank sentral, kenaikan harga minyak, dan permintaan industri yang kuat. Namun, perlu diingat bahwa harga emas dan perak juga dipengaruhi oleh faktor lain, sehingga penting untuk terus memantau berita dan analisis terbaru untuk mendapatkan gambaran yang lebih akurat tentang harga emas dan perak di masa depan.