Garuda Muda Raih Posisi Ketiga, Kemenangan Tipis 1-0 atas Kamboja di Piala AFF U-19 2026
Blog Berita daikin-diid – 13 Juni 2026 | Sabtu, 13 Juni 2026, Stadion Utama Sumatera Utara, Deli Serdang menjadi saksi sengitnya perebutan tempat ketiga pada ajang ASEAN U19 Boys Championship 2026 (Piala AFF U-19 2026). Timnas Indonesia U-19 menurunkan skuad penuh melawan timnas Kamboja U-19 dalam laga yang dijanjikan akan menjadi pertarungan taktis antara dua pelatih muda, Nova Arianto dan Vreak Phan.
Sejak peluit pertama ditiup oleh wasit Mustaffa Muhammad Zulfiqar Bin pada pukul 16.00 WIB, Garuda Muda langsung menampilkan intensitas tinggi. Penguasaan bola berada di tangan Indonesia selama lebih dari 60 persen, dengan serangan cepat yang melibatkan Nazriel Alfaro Syahdan, Amar Rayhan Brkic, dan Irpan Siregar. Pada menit kelima, sebuah kemelut di depan gawang Kamboja memberi peluang bagi Nazriel, namun tendangannya masih mudah ditangkap oleh kiper Samnang Sambath.
Usaha menyerang terus berlanjut. Pada menit ke-13, Amar Rayhan mengeksekusi tendangan keras dari jarak 25 meter yang menguji reaksi kiper lawan. Di menit ke-14, Amar Brkic berusaha menyambung peluang lewat umpan silang, namun kakinya belum mampu menaklukkan gawang. Kamboja berusaha bertahan rapat, menumpuk pemain di zona pertahanan, sehingga Garuda Muda harus menyesuaikan taktik dengan menekan sisi kanan melalui Timmy Baker dan mengoptimalkan peran set‑piece.
Momentum krusial muncul pada menit ke-62. Setelah serangkaian tendangan sudut, Al Gazani berhasil mengarahkan sundulan tajam ke arah gawang yang tak terjaga oleh Sambath. Gol tunggal tersebut mengamankan keunggulan 1-0 bagi Indonesia dan mengubah dinamika pertandingan menjadi pertahanan terorganisir. Pada menit ke-84, Indonesia hampir menambah dua gol melalui sundulan Arkhan Kaka, namun bola melenceng ke sisi tiang. Kamboja sempat mengancam lewat Sok Kryya Ly pada menit ke-88, namun tembakannya ditangkis oleh kiper Dafa Al Gasemi.
- 5′ – Kemelut di depan gawang Kamboja, Nazriel meleset.
- 13′ – Amar Rayhan tendangan keras, diselamatkan kiper.
- 14′ – Amar Brkic kirim silang lemah.
- 62′ – Al Gazani sundulan dari tendangan sudut, gol 1-0.
- 84′ – Arkhan Kaka sundulan meleset.
- 88′ – Sok Kryya Ly tembakan, ditangkis kiper Indonesia.
Pelatih Nova Arianto mengambil keputusan strategis dengan merombak total susunan pemain. Mathew Baker dan Timothy Baker, dua saudara kembar asal Inggris, ditempatkan masing‑masing sebagai starter di lini belakang dan tengah. Rotasi juga melibatkan pemain muda seperti Zinadein Zidan, Irpan Siregar, dan Amar Brkic, sementara veteran Dafa Al Gasemi tetap dijaga sebagai garda terakhir. Perubahan ini dianggap sebagai upaya memberi jam terbang kepada seluruh skuad menjelang kualifikasi Piala Asia U‑19 2027.
| Tim Indonesia | Tim Kamboja |
|---|---|
| Dafa Al Gasemi | Samnang Sambath |
| Nazriel Alfaro Syahdan (C) | Vreak Phan (C) |
| Muhammad Rafa Raditya | Ty Han |
| Muhammad Ibrah Ardiansyah | Visa Poy |
| Mathew Baker | Somborithy Soeng |
| Evandra Florasta | Rayuth Sros |
| Reno Salampessy | David Long |
| Zinadein Zidan | Sokea Sreng |
| Amar Rayhan Brkic | Sok Kryya Ly |
| Timothy Baker | Mohamatsorles Seth |
| Irpan Siregar | Menghong Sou |
Setelah peluit akhir, reaksi datang dari kedua kubu. Nova Arianto menyampaikan kepuasan atas perjuangan timnya, meski menyadari bahwa kegagalan melaju ke final melawan Australia menjadi pelajaran berharga. Al Gazani, pencetak gol, mengaku bangga dapat mengangkat nama Indonesia pada ajang bergengsi ini. Di pihak Kamboja, pelatih Vreak Phan memuji semangat juara timnya dan berjanji akan kembali lebih kuat pada kompetisi berikutnya.
Keberhasilan Indonesia mengamankan peringkat ketiga tidak hanya menambah koleksi trofi, tetapi juga meneguhkan posisi Garuda Muda sebagai kontingen yang siap menantang level Asia. Dengan banyaknya pemain yang telah mendapatkan pengalaman internasional, harapan besar menanti mereka di kualifikasi Piala Asia U‑19 2027. Seluruh sorotan kini beralih ke persiapan fase selanjutnya, di mana konsistensi dan perkembangan teknis akan menjadi kunci utama.