Galatasaray Ganda Victor Osimhen: Tawaran €125 Juta Ditolak, Kapten Dipersiapkan, dan Hadiah Mosaic Mengharukan
Blog Berita daikin-diid – 23 Juni 2026 | Victor Osimhen, penyerang andalan Super Eagles, kini menjadi magnet perhatian klub-klub elit Eropa menjelang jendela transfer musim panas 2026. Meskipun Manchester United, Real Madrid, Barcelona, dan Atletico Madrid terus mengintai, Galaksi Istanbul, Galatasaray, menegaskan tekadnya untuk mempertahankan sang striker dengan menolak tawaran bernilai ratusan juta euro.
Menurut laporan klub, tawaran sebesar €125 juta yang datang dari pihak tak disebutkan secara resmi langsung ditolak. Sebelumnya, Galatasaray juga menolak proposal €120 juta dari Atletico Madrid. Nilai yang diminta klub Turki diperkirakan mencapai €150 juta, sejalan dengan performa luar biasa Osimhen sejak bergabung secara permanen pada 2025 setelah membayar rekor transfer €75 juta dari Napoli.
Statistik Osimhen di Istanbul menguatkan posisi tawarannya. Dalam 74 penampilan, ia mencetak 59 gol, termasuk 15 gol liga dan lima assist dalam 22 pertandingan musim 2025/26. Di ajang UEFA Champions League, sang striker menorehkan tujuh gol dan tiga assist dalam 10 pertandingan sebelum klubnya tersingkir di perempat final oleh Liverpool.
Untuk menambah daya tarik emosional dan menambatkan loyalitas pemain, manajemen Galatasaray mengumumkan rencana memberi Osimhen kapten tim serta nomor punggung ikonik No.9, yang sebelumnya dipakai oleh Mauro Icardi. Icardi diprediksi akan meninggalkan klub setelah kontraknya berakhir pada akhir Juni, meninggalkan kekosongan di lini serang. Penunjukan kapten dan nomor punggung tersebut diharapkan menumbuhkan rasa memiliki yang lebih dalam pada Osimhen, sekaligus menjadi sinyal kuat kepada klub-klub Inggris bahwa Galatasaray tidak akan mudah menyerah.
Strategi tersebut sejalan dengan pernyataan pelatih Okan Buruk yang menegaskan bahwa Osimhen menjadi titik fokus proyek jangka panjang klub. Dengan menambahkan pemain seperti Benjamin Šeško dan potensi pengganti Joshua Zirkzee, Galatasaray berambisi mempertahankan dominasi di Süper Lig dan meningkatkan prestasi di kompetisi Eropa.
Di luar lapangan, Osimhen juga menjadi sorotan karena penghargaan emosional yang diterimanya. Sebuah mozaik kristal berukuran besar yang dibuat oleh para trainee wanita di Mus Public Education Center di Turki diserahkan kepadanya saat pertandingan melawan Samsunspor. Karya seni yang memuat 72.000 kepingan kecil ini menampilkan potret sang striker bersama ibunya, mencerminkan ikatan kuat antara pemain dan budaya lokal. Osimhen menyatakan bahwa hadiah tersebut merupakan salah satu yang paling bermakna yang pernah ia terima, sekaligus menambah kedekatannya dengan pendukung Turki.
Ketertarikan klub Eropa tidak berhenti pada Manchester United. Manchester United, di bawah manajer Michael Carrick, menempatkan Osimhen di daftar pendek lima striker potensial untuk melengkapi Benjamin Sesko. Namun, besaran biaya yang diminta Galatasaray menjadi hambatan utama. Analisis media menyebutkan bahwa klub Inggris juga menilai opsi alternatif seperti Jean‑Philippe Mateta, Dusan Vlahovic, atau bahkan Eli Kroupi sebagai pilihan yang lebih terjangkau.
Dengan latar belakang performa gemilang, tawaran menggiurkan, serta upaya klub Turki yang menggabungkan insentif materi dan simbolik, masa depan Osimhen masih menjadi perbincangan hangat. Apakah sang striker akan tetap mengenakan seragam kuning Galatasaray dan memimpin tim sebagai kapten, ataukah ia akan menjelajah ke Liga Premier dengan harga fantastik, hanya waktu yang akan menjawab.
Sejauh ini, Osimhen sendiri menyampaikan kehangatan hatinya terhadap Istanbul dan menegaskan keinginan untuk terus berkontribusi bagi Galatasaray. Namun, tekanan dari pasar transfer global tetap menguji keteguhan keputusan klub dalam mempertahankan bintang mereka.