Drama Kartu Merah, Penalti Gagal, Levante Raih 3 Poin Penting atas Getafe
Blog Berita daikin-diid – 14 April 2026 | Levante UD berhasil mengunci kemenangan tipis 1-0 melawan Getafe CF dalam laga pekan ke-31 La Liga yang berlangsung di Stadion Ciutat de Valencia, Valencia, pada Senin (13/4/2026). Gol penentu kemenangan dicetak oleh penyerang muda Carlos Espi pada menit ke-83 setelah umpan silang dari Manu Sánchez di dalam kotak penalti. Gol tersebut menjadi satu-satunya angka di papan skor dan memastikan Levante tetap menumpuk tiga poin penting dalam perjuangan menghindari zona degradasi.
Pertandingan dimulai dengan tekanan agresif Levante. Pada menit ke-8, Carlos Espi sempat menerima kartu merah setelah terlibat dalam duel keras dengan pemain Getafe, namun keputusan tersebut dibatalkan setelah melalui tinjauan VAR, sehingga pemain muda itu tetap melanjutkan pertandingan. Pada menit ke-28, Levante tampak dekat memperlebar keunggulan melalui tembakan Pablo Martínez Andrés, namun wasit meniup offside.
Masuk babak kedua, Levante terus menekan dan hampir memanfaatkan peluang emas melalui tendangan penalti pertama yang diberikan pada menit ke-??. Eksekusi oleh Dela gagal, dan kiper Getafe David Soria berhasil menangkis bola. Penalti kedua diberikan pada menit tambahan 90+2, namun eksekusi Ivan Romero kembali gagal berkat aksi gemilang Soria yang kembali menyelamatkan gawang.
Selain drama penalti, laga ini juga diwarnai dengan insiden kartu kuning kedua bagi pemain bertahan Getafe, Zaid Romero, pada menit tambahan 90+1 setelah melakukan pelanggaran tangan di dalam kotak penalti. Karena kartu kuning kedua, Romero harus keluar lapangan, meninggalkan Getafe bermain dengan 10 pemain pada menit-menit akhir pertandingan.
Berikut rangkuman singkat statistik pertandingan:
- Skor akhir: Levante 1 – 0 Getafe
- Penjaga gawang: David Soria (Getafe) – 2 penyelamatan krusial pada penalti
- Kartu: 1 Kartu kuning (Zaid Romero, Getafe) + 1 Kartu kuning kedua (Romero) = keluar; 1 kartu kuning (tidak ada merah setelah VAR)
- Gol: Carlos Espi (Levante) menit 83
- Posisi klasemen setelah laga: Levante 19 poin, 29 poin dari 31 pertandingan (4 poin dari zona aman); Getafe 8 poin, 41 poin (3 poin dari zona kompetisi Eropa)
Dengan kemenangan ini, Levante menambah poin penting, namun masih berada di zona degradasi pada posisi ke-19 dengan selisih empat poin dari zona aman. Sementara Getafe, yang menempati peringkat kedelapan, tetap berada di zona kompetisi Eropa meski kehilangan tiga poin.
Keberhasilan Levante pada hari ini juga mencatat sebuah fakta historis. Dalam retro jornada La Liga kali ini, lima tim terbawah klasemen (Mallorca, Sevilla, Elche, Oviedo, dan Levante) semuanya berhasil meraih kemenangan, sebuah rekor yang belum pernah tercapai dalam 97 tahun sejarah kompetisi domestik Spanyol.
Setelah gol penentu, Carlos Espi memberikan komentar kepada media. “Saat saya mencetak gol, saya mengajak semua rekan satu tim untuk merayakannya bersama. Kemenangan ini milik seluruh tim, bukan hanya saya. Saya merasakan sensasi kulit kupu-kupu, sangat emosional,” ujar Espi. Ia juga menanggapi kontroversi kartu merah awalnya: “Awalnya saya mendapat kartu merah, tetapi VAR membatalkannya. Itu menjadi kejutan, namun saya tetap fokus pada pertandingan.”
Levante kini menatap jadwal berikutnya dengan optimisme. Tim Luis Castro dijadwalkan berhadapan dengan Sevilla pada Kamis, 23 April, di kandang sendiri, sebelum melanjutkan tur ke Espanyol, Villarreal, dan beberapa laga penting lainnya menjelang akhir musim. Sementara Getafe akan mencoba bangkit dalam pertandingan berikutnya melawan tim lain yang juga bersaing di zona Eropa.
Secara keseluruhan, pertandingan Levante vs Getafe menampilkan drama kartu merah, dua penalti yang gagal, dan aksi penyelamatan dramatis kiper David Soria. Kemenangan Levante memberi mereka harapan baru untuk meloloskan diri dari zona degradasi, sementara Getafe harus menilai kembali pertahanan dan disiplin mereka menjelang sisa musim.