IHSG Melonjak, Saham Bumi Resources dan Chandra Asri Pacific Diburu Investor
Blog Berita daikin-diid – 21 Juli 2026 | Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup naik 1,74% ke level 6.340 pada perdagangan saham hari ini, Selasa (21/7). Sebanyak 421 saham menguat, 205 saham terkoreksi, dan 169 saham tidak bergerak.
Adapun saham PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) menjadi saham yang paling ramai diperdagangkan pada perdagangan hari ini. Nilai transaksi saham TPIA mencapai Rp 2,23 triliun dengan volume perdagangan sebanyak 1,02 miliar saham ditutup di Rp 2.250 per saham.
Diikuti emiten Grup Sinarmas PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) membukukan nilai transaksi Rp 1,80 triliun dengan volume 1,98 miliar saham ditutup di Rp 940. Saham PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) menyusul dengan nilai transaksi Rp 980,28 miliar dan volume perdagangan 320,26 juta saham ditutup di level Rp 3.070.
Selanjutnya, saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI) mencatat nilai transaksi Rp 963,74 miliar dengan volume 5,81 miliar saham dan bertengger di Rp 168. Lalu PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) membukukan nilai transaksi Rp 948,66 miliar dengan volume 146,06 juta saham ditutup di Rp 6.525.
Sementara itu, saham PT Darma Henwa Tbk (DEWA) dan PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) masing-masing mencatat nilai transaksi Rp 938,81 miliar dan Rp 673,29 miliar.
Data perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI) menunjukkan nilai transaksi hari ini sebesar Rp 21,50 triliun dengan volume 51,06 miliar saham dan frekuensi sebanyak 2,94 juta kali. Adapun kapitalisasi pasar IHSG hari ini mencapai Rp 11.069 triliun.
Dari sebelas sektor yang ada di BEI, sepuluh sektor terpantau menguat. Sektor yang mencatat kenaikan terbesar yakni energi yang melonjak hingga 3,48%. Adapun saham di sektor tersebut yang terpantau melesat yakni PT Darma Henwa Tbk (DEWA) melejit 10,55%.
Di sisi lain, bursa saham Asia didominasi menguat. Indeks Shanghai Composite tumbuh 1,79%, Straits Times naik 0,59,% dan Nikkei terangkat 3,26%. Sedangkan Hang Seng turun 0,111 poin.
Kenaikan IHSG ini juga dipengaruhi oleh minat investor asing yang masih meningkat. Investor asing mencatatkan pembelian bersih sebesar Rp 220,14 miliar pada sesi I perdagangan hari ini.
Saham PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) menjadi emiten yang paling banyak dibeli oleh investor asing dengan nilai beli bersih sebesar Rp 196,75 miliar. Diikuti oleh saham PT Wahana Interfood Nusantara Tbk (COCO) sebesar Rp 78,28 miliar, PT JGLE Holdings Tbk (JGLE) sebesar Rp 66,65 miliar, dan PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk (INET) sebesar Rp 36,10 miliar.
Terjadinya kenaikan IHSG ini juga membuat beberapa saham konglomerat mengalami peningkatan harga. PT Petrosea Tbk (PTRO) memimpin kenaikan dengan menguat 8,50% ke level Rp 4.470 per saham. Diikuti oleh PT Chandra Daya Investasi Tbk (CDIA) yang melesat 9,02% menjadi Rp 725 per saham.
Kenaikan juga terjadi pada PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) yang naik 9,70% ke Rp 735 per saham. Adapun PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) menguat 6,13% menjadi Rp 2.250 per saham, PT Barito Pacific Tbk (BRPT) naik 3,33% ke Rp 1.860 per saham, dan PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) bertambah 4,17% menjadi Rp 3.500 per saham.
Dalam beberapa hari terakhir, terdapat beberapa saham yang memiliki potensi pergerakan harga signifikan. Salah satunya adalah saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI) yang berpotensi naik di kisaran Rp 7.300 – Rp 7.600. Selain itu, saham PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) juga berpotensi naik di kisaran Rp 1.000 – Rp 1.100.
Terakhir, Prajogo Pangestu berencana untuk melakukan akuisisi terhadap perusahaan panas bumi terbesar di Filipina, Energy Development Corp (EDC), dengan valuasi sekitar USD 5 miliar. Langkah ini merupakan bagian dari strategi ekspansi bisnis energi terbarukan yang sedang dilakukan oleh Prajogo Pangestu.
Kesimpulan, IHSG ditutup naik 1,74% ke level 6.340 pada perdagangan saham hari ini. Saham-saham yang paling ramai diperdagangkan adalah TPIA, DSSA, BUMI, dan BBCA. Kenaikan IHSG ini juga dipengaruhi oleh minat investor asing yang masih meningkat dan kenaikan beberapa saham konglomerat.