Inggris Pecahkan Rekor Azteca, Menang Dramatis 3-2 atas Meksiko di Piala Dunia 2026
Blog Berita daikin-diid – 07 Juli 2026 | Senin, 6 Juli 2026, Estadio Azteca menjadi saksi laga menegangkan babak 16 besar Piala Dunia antara tuan rumah Meksiko dan The Three Lions. Inggris berhasil menembus perempat final dengan skor 3-2, mengakhiri dominasi historis Meksiko di stadion legendaris tersebut. Dua gol pertama Inggris dicetak oleh Jude Bellingham dalam rentang dua menit, sementara Harry Kane menambah satu gol lewat eksekusi penalti di menit 60.
Sejak peluit pertama, Meksiko menekan tinggi, memanfaatkan dukungan massa dan familiaritas lapangan. Raul Jiménez membuka keunggulan Meksiko pada menit 42 setelah Julian Quinones menyundul bola masuk dari tendangan bebas. Namun, tekanan Inggris tak surut. Pada menit 36, Bellingham memanfaatkan umpan silang Bukayo Saka, menyundul bola ke gawang dan memimpin skor 1-0. Dua menit kemudian, Bellingham kembali mencetak gol, kali ini menyelesaikan serangan yang dimulai dari Anthony Gordon dan berakhir dengan tembakan ke sudut kanan gawang, memperlebar keunggulan menjadi 2-0.
Respons Meksiko cepat. Mereka kembali mendekatkan diri pada menit 69 lewat gol kedua Jiménez, memanfaatkan kekeliruan lini pertahanan Inggris. Namun, momentum Inggris kembali kembali ketika Jarell Quansah menerima kartu merah pada menit 54 setelah tekel keras terhadap Jesus Gallardo, memaksa Inggris bermain dengan 10 orang. Meskipun kurang satu pemain, tim asuhan Thomas Tuchel tetap menampilkan mentalitas juara.
- Menit 36 – Jude Bellingham (sundulan) – Inggris 1-0 Meksiko
- Menit 38 – Jude Bellingham (penyelesaian) – Inggris 2-0 Meksiko
- Menit 42 – Julian Quinones (sepakan) – Inggris 2-1 Meksiko
- Menit 54 – Kartu merah Jarell Quansah (10 pemain)
- Menit 60 – Harry Kane (penalti) – Inggris 3-1 Meksiko
- Menit 69 – Raul Jiménez (gol) – Inggris 3-2 Meksiko
Gol ketiga Inggris datang dari titik penalti setelah Anthony Gordon dijatuhkan di dalam kotak penalti Meksiko. Harry Kane, yang telah menjadi andalan tim sejak turnamen dimulai, mengeksekusi tendangan dengan tenang, mengamankan keunggulan 3-1. Meksiko tidak menyerah dan berhasil menyamakan kedudukan kembali pada menit 69 melalui gol kedua Jiménez, menambah ketegangan hingga peluit akhir.
Setelah pertandingan usai, kapten Inggris Harry Kane menegaskan pentingnya perjuangan keras dan ketangguhan mental, meski harus bermain dengan sepuluh pemain. Sementara itu, pelatih Thomas Tuchel memuji semangat timnya, menilai kemenangan ini sebagai bukti mentalitas luar biasa yang ditunjukkan The Three Lions sepanjang laga. Ia menambahkan bahwa menembus perempat final di Azteca merupakan pencapaian historis, mengingat Meksiko belum pernah kalah di stadion tersebut dalam sepuluh pertandingan Piala Dunia sebelumnya.
Secara statistik, kemenangan ini memecahkan rekor keangkeran Meksiko di Azteca. Selama enam dekade, tim tuan rumah mencatat 70 kemenangan, 17 hasil imbang, dan hanya dua kekalahan di 89 laga kompetitif. Inggris menjadi tim pertama yang berhasil mengalahkan Meksiko di Ajang Piala Dunia di stadion tersebut, menandai perubahan signifikan dalam sejarah kompetisi.
Dengan hasil 3-2, Inggris melaju ke perempat final dan menatap lawan selanjutnya dengan keyakinan tinggi. Sementara Meksiko kembali menilai strategi mereka, meski harus menelan kekalahan pertama di Azteca pada ajang Piala Dunia. Laga ini tidak hanya menjadi pertarungan teknik, tetapi juga ujian mentalitas, keberanian, dan kemampuan beradaptasi di bawah tekanan tinggi.