Ajax Rekrut Ter Stegen, Paes Terancam dan Míchel Debut di Persahabatan Panathinaikos
Blog Berita daikin-diid – 05 Juli 2026 | Ajax Amsterdam mengumumkan tercapainya kesepakatan prinsip untuk meminjam kiper asal Jerman, Marc‑Andr%C3%A9 ter%20Stegen, dari FC Barcelona selama satu musim penuh hingga Juni 2027. Kesepakatan ini muncul di tengah situasi kontrak ter%20Stegen yang masih berlaku hingga 2028, namun tekanan finansial dan rangkaian cedera membuat Barcelona mencari opsi pengurangan beban gaji.
Dalam skema finansial yang diungkap, Barcelona akan menanggung lebih dari sembilan puluh persen gaji ter%20Stegen, yang diperkirakan mencapai hampir dua puluh juta euro per tahun. Ajax hanya akan menanggung sedikit lebih dari sepuluh persen, sebuah pola yang pernah diterapkan ketika ter%20Stegen dipinjamkan ke Girona pada paruh kedua musim sebelumnya. Manajer Ajax, M%C3%ADchel, yang pernah bekerja bersama ter%20Stegen di Girona, dikabarkan menjadi penggerak utama negosiasi ini.
Kedatangan ter%20Stegen langsung memengaruhi peta persaingan kiper di Amsterdam. Maarten Paes, kiper kelahiran Indonesia yang baru bergabung pada awal tahun 2026, kini harus bersaing dengan mantan bintang Barcelona untuk posisi starter. Paes, yang juga merupakan anggota Timnas Indonesia, sebelumnya diproyeksikan sebagai pelapis, namun kehadiran ter%20Stegen dapat menurunkan peluangnya untuk bermain reguler di kompetisi domestik maupun Eropa.
Di samping urusan transfer, Ajax juga menyiapkan persiapan musim baru dengan serangkaian laga persahabatan. Pada Sabtu, 4 Juli, tim asuhan M%C3%ADchel akan memulai debut tidak resmi melawan Panathinaikos di kompleks olahraga EFC%E2%80%9958, Ermelo, Gelderland. Pertandingan dijadwalkan mulai pukul 17.00 WIB, dengan siaran gratis melalui aplikasi resmi Ajax, situs klub, dan kanal YouTube. Sebagai komentar pra‑pertandingan, Hein van den Bogaert akan memandu, sementara mantan pemain Ajax Vurnon Anita berperan sebagai analis.
Namun laga persahabatan pertama itu tidak berlangsung mulus. Wasit Alex Bos terpaksa menghentikan pertandingan hanya dua menit setelah peluit pertama karena ledakan kembang api dan obor yang dinyalakan pendukung Ajax di pinggir lapangan. Asap tebal mengaburkan pandangan, memaksa pemain Ajax dan Panathinaikos menunggu di lapangan hingga kondisi aman. Setelah beberapa menit, pertandingan dilanjutkan kembali. Pada babak pertama, Ajax menurunkan formasi dengan Maarten Paes di antara tiang gawang, lini belakang terdiri dari Lucas Rosa, Aaron Bouwman, Youri Baas, dan Owen Wijndal. Lini tengah diisi oleh Youri Regeer, Oscar Gloukh, dan Sean Steur, sementara tiga penyerang utama adalah Steven Berghuis, Don‑Angelo Konadu, dan Pharell Nash yang menggantikan Mika Godts.
Jadwal persahabatan Ajax tidak berhenti pada Panathinaikos. Tim akan menghadapi AEK Larnaca pada 10 Juli, VfL Bochum pada 15 Juli, Olympiakos pada 18 Juli, Burnley pada 26 Juli, dan FC Volendam pada 2 Agustus. Di sela‑sela rangkaian tersebut, Ajax akan memulai kompetisi Eropa pada 23 Juli dengan pertandingan kualifikasi kedua Conference League melawan tim yang kalah dari leg antara FK Vojvodina dan Ferencvaros. Leg kedua dijadwalkan pada 30 Juli di Johan Cruijff Arena.
Strategi Ajax dalam merekrut ter%20Stegen sekaligus menyiapkan serangkaian pertandingan persahabatan mencerminkan ambisi klub untuk kembali bersaing di level domestik dan internasional. Dengan menanggung sebagian kecil gaji ter%20Stegen, Ajax memperoleh kualitas kiper berpengalaman tanpa menambah beban finansial yang signifikan. Sementara itu, persaingan internal antara ter%20Stegen dan Paes dapat memacu kedua pemain untuk meningkatkan performa, sekaligus memberikan pilihan taktik bagi manajer M%C3%ADchel dalam menghadapi jadwal padat.
Secara keseluruhan, langkah Ajax kali ini menandai babak baru dalam proses rekonstruksi tim pasca‑musim yang penuh tantangan. Jika ter%20Stegen berhasil kembali ke performa puncak, Ajax berpotensi memperkuat lini pertahanan mereka dalam kompetisi Eropa, sementara Paes masih memiliki peluang untuk mengasah kemampuan di level internasional bersama Timnas Indonesia. Penggemar Ajax kini menantikan hasil dari kombinasi pengalaman veteran dan energi muda yang dibawa oleh manajer baru, M%C3%ADchel, dalam rangka mengembalikan kejayaan klub di Eredivisie dan panggung Eropa.