Nicolas Pépé Ganda Dua Gol, Pantai Gading Lolos Babak 16 Besar Piala Dunia 2026
Blog Berita daikin-diid – 26 Juni 2026 | Philadelphia, 25 Juni 2026 – Tim nasional Pantai Gading (Les Éléphants) menorehkan sejarah baru pada Piala Dunia FIFA 2026 dengan mengamankan tiket ke babak 16 besar setelah mengalahkan Curaçao 2-0 dalam laga grup E. Kedua gol pencapaian datang dari winger asal Prancis‑Aljazair, Nicolas Pépé, yang mencetak angka pada menit ke-7 dan menit ke-64, memastikan kemenangan meyakinkan bagi tim asuh Didier Deschamps yang menekankan serangan cepat dan tekanan tinggi.
Pertandingan dibuka dengan intensitas tinggi. Pada menit ketujuh, tekanan dari lini tengah berhasil memaksa pertahanan Curaçao melakukan kesalahan komunikasi antara bek kanan Juriën Gaari dan sayap kiri Joshua Brenet. Bola yang tidak terkendali langsung dikumpulkan oleh bek tengah 19‑tahun Yan Diomande, yang meluncurkan bola ke arah kotak penalti. Di dalam area, Nicolas Pépé menunggu dengan posisi siap, lalu menanduk bola ke sudut kiri gawang, melesatkan bola melewati kiper berusia 37 tahun, Eloy Room, untuk membuka keunggulan 1-0.
Setelah gol pertama, Curaçao mencoba menahan serangan dan menurunkan blok defensif yang lebih rapat. Upaya mereka sempat menghasilkan peluang melalui tembakan Amad Diallo yang berhasil diblok oleh penjaga gawang Les Éléphants. Namun, serangan singkat dari sisi sayap kanan, dipimpin oleh Juninho Bacuna dan Tahith Chong, tidak mampu menembus pertahanan yang kini lebih terorganisir.
Pada babak kedua, Curaçao kembali menekan dengan menyiapkan serangan balik cepat. Pada menit ke-46, Sherel Floranus hampir menyamakan kedudukan dengan tembakan yang meleset tipis di atas mistar. Tekanan kembali kembali pada Les Éléphants, yang mengandalkan pergerakan dinamis Pépé. Pada menit ke-64, Pépé menerima umpan terobosan dari Yan Diomande, melewati ruang sempit di sisi kiri, dan melepaskan tembakan kaki kiri yang melengkung ke sudut atas gawang, menambah skor menjadi 2-0. Tiga menit setelahnya, pelatih tim menggantikan Pépé dengan penyerang pengganti untuk memberikan istirahat sebelum pertandingan berikutnya.
Keberhasilan ini menandai pertama kalinya dalam empat penampilan Piala Dunia, Pantai Gading berhasil lolos dari fase grup. Sebelumnya tim ini sempat mengalahkan Ekuador 1-0 pada pembukaan turnamen, namun kalah dari Jerman, sehingga kemenangan melawan Curaçao menjadi penentu akhir. Dengan hasil ini, Pantai Gading menempati posisi runner‑up Grup E, sementara juara grup, Jerman, melaju sebagai pemenang grup.
- Penyerang utama: Nicolas Pépé (Villarreal, Spanyol)
- Pelatih: Didier Deschamps
- Kiper: Eloy Room (Curaçao)
- Stadion: Lincoln Financial Field, Philadelphia
- Penonton: 68.324 orang
Berbekal kemenangan ini, Les Éléphants akan bertarung melawan runner‑up Grup I pada Selasa depan, yakni perwakilan Prancis atau Norwegia, tergantung hasil laga penentu di grup tersebut. Kedua tim tersebut memiliki catatan kuat, sehingga pertandingan selanjutnya diprediksi akan menjadi pertarungan taktis yang menegangkan.
Di sisi lain, Curaçao harus menerima kegagalan pertama mereka di Piala Dunia. Meskipun tim mengandalkan mayoritas pemain yang lahir dan dibesarkan di Belanda, mereka tidak mampu menembus babak selanjutnya. Pelatih Dick Advocaat mengaku bahwa timnya masuk ke pertandingan tanpa beban, namun realitas di lapangan menunjukkan kekurangan dalam koordinasi pertahanan dan kurangnya penyelesaian akhir.
Keberhasilan Nicolas Pépé menjadi sorotan utama. Pépé, yang bermain untuk klub Spanyol Villarreal, menampilkan kualitas dribbling, visi, dan penyelesaian akhir yang memukau. Penampilannya tidak hanya memberi poin penting bagi tim nasional, tetapi juga menegaskan posisinya sebagai salah satu pemain berbakat dalam generasi baru sepak bola Afrika Barat.
Kesimpulannya, kemenangan 2-0 melawan Curaçao tidak hanya menandai babak baru bagi Pantai Gading di Piala Dunia 2026, tetapi juga menegaskan peran penting Nicolas Pépé sebagai penentu hasil. Dengan peluang melawan tim Eropa kuat di babak berikutnya, Les Éléphants kini berada pada posisi yang menguntungkan untuk melangkah lebih jauh dalam kompetisi paling bergengsi sepak bola dunia.