Fluktuasi Harga Emas Perhiasan 17 Juni 2026: Natuna, Palembang, Martapura, dan Banjarmasin Tunjukkan Tren Berbeda
Blog Berita daikin-diid – 17 Juni 2026 | Pada Rabu, 17 Juni 2026, pasar emas perhiasan di empat wilayah Indonesia menampilkan pola pergerakan harga yang beragam. Di Natuna, harga emas 24 karat tercatat Rp2.650.000 per gram, sementara di Palembang terjadi penurunan tipis pada harga per suku. Di sisi lain, Martapura mencatat kenaikan kembali pada semua kadar, dan Banjarmasin menunjukkan perbedaan harga dibandingkan kota tetangga Martapura.
Natuna, Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau, menjadi sorotan karena harga emas 24 karat tetap pada level Rp2.650.000 per gram. Informasi ini diungkapkan oleh toko Mas Singapura yang berlokasi di Sudirman Ranai. Meskipun pasar nasional mengalami fluktuasi, harga di Natuna masih stabil setelah mengalami penurunan dalam beberapa hari terakhir. Pada platform Lakuemas, harga jual emas perhiasan tercatat Rp2.337.000 per gram, sedangkan harga buyback di Rajaemas berada di kisaran Rp2.400.000 per gram. Untuk emas dengan kadar lebih rendah, misalnya 5 karat, harga jual berada di sekitar Rp436.000 per gram.
Di Palembang, harga emas perhiasan menunjukkan penurunan tipis. Harga per suku (sekitar 6,7 gram) untuk cincin 22 karat tercatat Rp14.650.000, turun Rp50.000 dibandingkan hari sebelumnya. Penurunan ini mencerminkan tekanan permintaan di wilayah Sumatera Selatan. Sementara itu, harga emas Antam (setelah pajak) naik tipis sebesar Rp4.000, menjadi Rp2.733.000 per gram. Penurunan pada suku sekaligus kenaikan pada emas Antam menandakan dinamika pasar yang dipengaruhi oleh faktor regional dan kebijakan pajak.
Martapura, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, melaporkan kenaikan kembali pada semua kadar emas perhiasan pada 17 Juni 2026. Harga emas 999 (24 karat) naik Rp20.000 per gram, menandai tren positif setelah periode penurunan sebelumnya. Kadar 750, 700, 420, dan 375 juga mengalami kenaikan serupa. Kenaikan ini didorong oleh permintaan lokal yang kuat serta pergerakan nilai tukar dolar yang menguat, sehingga pedagang menyesuaikan harga jual untuk mempertahankan margin keuntungan.
Perbandingan harga antara Banjarmasin dan Martapura menambahkan lapisan analisis tambahan. Kedua kota, yang berjarak sekitar 40 km, menunjukkan selisih harga emas 999 sebesar Rp25.000 per gram pada hari yang sama. Banjarmasin mencatat harga sedikit lebih rendah dibandingkan Martapura, mencerminkan perbedaan tingkat persaingan dan distribusi pasokan di masing-masing pasar. Selisih ini penting bagi konsumen yang mempertimbangkan tempat pembelian, terutama bagi pembeli dalam jumlah besar atau yang mengincar harga terbaik.
Berikut rangkuman harga emas perhiasan di empat wilayah pada 17 Juni 2026:
| Wilayah | Kadar | Harga per Gram (Rp) | Keterangan |
|---|---|---|---|
| Natuna | 24 karat | 2.650.000 | Stabil, harga jual Lakuemas 2.337.000, buyback Rajaemas 2.400.000 |
| Natuna | 5 karat | 436.000 | Harga jual rendah, menyesuaikan dengan permintaan lokal |
| Palembang | 22 karat (suku) | 14.650.000 | Turun Rp50.000, setara 6,7 gram |
| Palembang | Antam (24 karat) | 2.733.000 | Naik Rp4.000 per gram (sebelum pajak) |
| Martapura | 999 (24 karat) | +20.000 | Kenaikan kembali, tren positif |
| Martapura | 750, 700, 420, 375 | +20.000 | Kenaikan serupa pada semua kadar |
| Banjarmasin | 999 (24 karat) | 25.000 lebih rendah | Selisih harga dibanding Martapura |
Secara keseluruhan, data harga pada 17 Juni 2026 menegaskan bahwa pasar emas perhiasan di Indonesia masih sangat dipengaruhi oleh kondisi regional, tingkat persaingan, serta faktor eksternal seperti nilai tukar dolar dan kebijakan pajak. Konsumen disarankan untuk membandingkan harga di beberapa kota sebelum melakukan pembelian, terutama untuk emas kadar tinggi yang harganya dapat berfluktuasi secara signifikan dalam rentang waktu singkat.
Dengan dinamika yang terus berubah, pelaku industri emas perhiasan diharapkan tetap memantau perkembangan pasar secara real time, mengoptimalkan strategi penjualan, dan memberikan transparansi harga kepada konsumen untuk menjaga kepercayaan serta stabilitas pasar.