Harga Emas Antam Melejit di Akhir Pekan 30 Mei 2026, Pelaku Pasar Siap Antisipasi Kenaikan
Blog Berita daikin-diid – 30 Mei 2026 | Jakarta, 30 Mei 2026 – Harga emas Antam (PT Aneka Tambang Tbk) mengalami lonjakan signifikan pada perdagangan Sabtu pagi, menandai tren kenaikan berkelanjutan selama dua hari terakhir. Pada sesi perdagangan hari ini, harga jual emas Antam tercatat Rp 2.799.000 per gram, naik Rp 25.000 dibandingkan harga kemarin. Kenaikan ini menambah total peningkatan sebesar Rp 45.000 dalam kurun waktu 48 jam.
Data yang diambil dari logammulia.com serta laporan Unit Bisnis Pengolahan dan Pemurnian Logam Mulia Antam menunjukkan bahwa harga beli kembali (buyback) juga menguat, mencapai Rp 2.609.000 per gram, naik Rp 30.000 dari level sebelumnya. Bagi pemilik emas Antam, nilai buyback ini menjadi acuan penting ketika memutuskan menjual kembali logam mulia ke perusahaan.
Selain harga per gram, rincian harga jual berdasarkan ukuran batangan juga diungkapkan. Emas Antam berukuran 0,5 gram dibanderol Rp 1.369.000, sementara ukuran 1 gram mencapai Rp 2.739.000. Pada segmen menengah, 5 gram dipatok Rp 13.770.000, 10 gram Rp 27.485.000, dan 25 gram Rp 68.587.000. Ukuran lebih besar, seperti 100 gram, 250 gram, dan 500 gram, masing-masing dihargai Rp 274.112.000, Rp 685.015.000, dan Rp 1.369.820.000. Untuk emas berukuran 1.000 gram, nilai jual tercatat Rp 2.739.800.000. Semua harga belum termasuk pajak penjualan yang diatur oleh PMK No. 34/PMK.10/2017, di mana transaksi di atas Rp 10 juta dikenakan PPh 22 sebesar 1,5% bagi pemegang NPWP dan 3% bagi non‑NPWP.
Pasar emas di Pegadaian juga menunjukkan pola kenaikan serupa. Harga emas buatan Antam di Pegadaian pada pukul 07.35 WIB naik Rp 20.000 menjadi Rp 2.885.000 per gram, mengimbangi kenaikan harga UBS (Rp 2.834.000) dan Galeri24 (Rp 2.772.000). Kenaikan harga di tiga merek ini berkisar antara Rp 20.000 hingga Rp 70.000 per gram, mencerminkan tekanan permintaan yang kuat pada akhir pekan.
Meski harga jual naik, harga buyback di Pegadaan untuk emas Antam tetap stabil pada hari ini. Buyback 0,5 gram ditetapkan Rp 1.296.000, 1 gram Rp 2.592.000, 2 gram Rp 5.184.000, dan 5 gram Rp 12.961.000. Untuk ukuran yang lebih besar, seperti 50 gram dan 100 gram, harga buyback masing-masing Rp 128.977.000 dan Rp 257.955.000. Harga buyback untuk ukuran 1.000 gram belum tersedia pada merek Antam dan UBS, sementara Galeri24 menawarkan Rp 2.574.523.000.
Para analis pasar menilai bahwa kenaikan harga emas Antam dipicu oleh beberapa faktor utama. Pertama, sentimen inflasi global yang terus menguat mendorong investor mencari aset safe‑haven. Kedua, nilai tukar rupiah yang melemah terhadap dolar AS meningkatkan harga impor logam mulia. Ketiga, kebijakan moneter domestik yang tetap longgar menambah likuiditas ke pasar keuangan, memperkuat permintaan emas baik untuk investasi maupun sebagai cadangan nilai.
Dengan harga jual yang terus naik, para investor ritel dan institusi dihadapkan pada pilihan strategis. Sebagian memilih menambah posisi emas fisik melalui tabungan emas Pegadaian atau pembelian batangan langsung di gerai Antam. Sementara itu, pelaku pasar yang memprioritaskan likuiditas dapat memanfaatkan buyback yang tetap kompetitif, terutama untuk ukuran kecil hingga menengah.
Berikut rangkuman harga emas Antam hari ini dalam bentuk tabel:
| Ukuran | Harga Jual (Rp) | Buyback (Rp) |
|---|---|---|
| 0,5 gram | 1.369.000 | 1.296.000 |
| 1 gram | 2.739.000 | 2.592.000 |
| 5 gram | 13.770.000 | 12.961.000 |
| 10 gram | 27.485.000 | – |
| 25 gram | 68.587.000 | – |
| 50 gram | 137.095.000 | 128.977.000 |
| 100 gram | 274.112.000 | 257.955.000 |
Secara keseluruhan, lonjakan harga emas Antam pada 30 Mei 2026 mencerminkan dinamika pasar logam mulia yang dipengaruhi oleh faktor makroekonomi global dan kebijakan domestik. Investor disarankan untuk memantau pergerakan harga secara rutin, mempertimbangkan implikasi pajak, dan menyesuaikan strategi alokasi aset sesuai dengan profil risiko masing‑masing. Dengan prospek inflasi yang masih belum stabil, emas Antam diproyeksikan tetap menjadi instrumen perlindungan nilai yang menarik di tengah ketidakpastian ekonomi.