Andoni Iraola Jadi Kandidat Utama Pengganti Allegri, AC Milan Siapkan Revolusi Manajerial
Blog Berita daikin-diid – 26 Mei 2026 | Setelah kegagalan AC Milan lolos ke Liga Champions pada akhir musim Serie A 2025/2026, klub yang dimiliki RedBird Capital melakukan pembersihan total pada jajaran manajemen. Massimiliano Allegri, bersama CEO Giorgio Furlani, Direktur Olahraga Igli Tare, dan Direktur Teknik Geoffrey Moncada, resmi dipecat pada 25 Mei 2026. Keputusan drastis itu membuka ruang bagi pencarian pelatih baru, dan nama Andoni Iraola muncul sebagai kandidat terkuat.
Iraola, yang baru saja mengakhiri masa jabatan tiga tahun di AFC Bournemouth, berhasil mengantarkan The Cherries ke Liga Europa untuk pertama kalinya dalam sejarah klub. Prestasi tersebut, ditambah dengan gaya permainan menyerang yang mendapat pujian luas, menjadikannya incaran klub-klub besar di Eropa. Di Italia, pihak AC Milan sudah melakukan pendekatan awal, bahkan sebelum pemecatan Allegri diumumkan secara resmi.
Menurut laporan dari pakar transfer talkSport, Alex Crooks, Milan termasuk klub yang paling tertarik pada Iraola. Matteo Moretto, pakar transfer asal Italia, menambahkan bahwa pertemuan tatap muka antara perwakilan Iraola dan pihak Milan telah berlangsung di Inggris pekan lalu. Diskusi tersebut mencakup visi jangka panjang, filosofi permainan, serta harapan kedua belah pihak untuk membangun proyek bersama di San Siro.
Kontak resmi antara Iraola dan AC Milan dilaporkan dimediasi oleh agen berpengalaman Jorge Mendes, yang juga menjadi perantara bagi Zlatan Ibrahimovic, pemilik saham minoritas klub. Mendes memiliki jaringan kuat dengan RedBird Capital, sehingga proses pendekatan dapat berjalan cepat. Sky Sport Italia menegaskan bahwa proses tersebut sudah dimulai lebih dari seminggu sebelum keputusan pemecatan Allegri, menandakan bahwa Milan sudah menyiapkan suksesi pelatih terlepas dari hasil akhir musim.
Di sisi lain, Iraola sendiri telah mengumumkan kepergiannya dari Bournemouth setelah memastikan tiket Liga Europa. Dalam sebuah wawancara, ia menyatakan keinginan untuk mencari tantangan baru di level yang lebih tinggi, meski mengakui ikatan emosional dengan para pemain dan suporter Cherries. “Champagne di ruang ganti, kami merayakan pencapaian itu. Saya ingin melanjutkan karier di klub dengan ambisi besar,” ungkapnya.
Sementara itu, daftar kandidat AC Milan tidak hanya berisi Iraola. Nama-nama seperti Xavi Hernández, Unai Emery, Mark van Bommel, dan Thiago Motta juga disebut-sebut. Namun, pernyataan dari patron RedBird, Gerry Cardinale, menekankan bahwa profil tipe “Cesc Fabregas”—yaitu pelatih yang mengutamakan penguasaan bola dan transisi cepat—menjadi kriteria utama. Dalam konteks ini, Iraola dianggap cocok karena gaya taktiknya yang menekankan pressing tinggi dan pergerakan bebas.
Berita lain menunjukkan bahwa klub-klub lain di Eropa, termasuk Manchester United, Crystal Palace, dan Bayer Leverkusen, juga menaruh minat pada Iraola. Namun, AC Milan berupaya mengamankan nama tersebut dengan melakukan pendekatan langsung kepada agen, mengingat posisi klub yang sedang mengalami krisis manajerial dan membutuhkan kepemimpinan baru secepatnya.
Pengumuman resmi dari RedBird Capital menegaskan bahwa perubahan ini merupakan bagian dari “reorganisasi menyeluruh operasi sepak bola“. Mereka menilai bahwa performa Milan pada 14 laga terakhir—tujuh kekalahan—menunjukkan ketidakkonsistenan yang tidak dapat diterima. Dengan posisi kelima di klasemen Serie A dan kegagalan masuk Liga Champions, tekanan pada dewan direksi semakin besar.
Jika Iraola terpilih, tantangan pertama yang akan dihadapi adalah mengembalikan kepercayaan suporter setelah musim yang mengecewakan, serta memperkuat skuad dengan pemain yang cocok dengan filosofi permainan menyerang. Selain itu, ia harus beradaptasi dengan budaya klub yang memiliki tradisi besar, serta berkoordinasi dengan direktur olahraga baru yang akan ditunjuk setelah pemecatan Igli Tare.
Kesimpulannya, Andoni Iraola berada di garis depan proses pencarian pengganti Massimiliano Allegri. Dengan rekam jejak sukses di Bournemouth, dukungan kuat dari agen kelas dunia, dan minat serius dari RedBird Capital, peluang besar bagi Iraola untuk mengisi kursi pelatih kepala AC Milan pada musim depan. Keputusan akhir tentu akan mempengaruhi arah taktik dan ambisi klub dalam bersaing di Serie A serta kompetisi Eropa.