Yadea Buktikan Motor Listrik Bisa Tempuh 150 Km Antara Bandung dan Bogor dalam Sekali Cas
Blog Berita daikin-diid – 29 April 2026 | Jakarta, 28 April 2026 – Yadea Indonesia kembali menarik perhatian publik dengan menguji dua motor listrik andalannya, Yadea OSTA P dan Velax U, menempuh rute Bandung‑Bogor sejauh lebih dari 150 kilometer dalam satu kali pengecasan baterai. Uji coba yang diberi nama “Melawan Batas Jarak: Menempuh” ini bertujuan membuktikan bahwa sepeda motor listrik tidak hanya cocok untuk penggunaan perkotaan, melainkan juga mampu menaklukkan perjalanan antarkota dengan medan yang menantang.
Rute yang dipilih, yakni jalur Bandung‑Bogor melalui kawasan Puncak, dikenal memiliki tanjakan panjang dan berkelok‑kelok, termasuk zona Sasak Rajamandala yang menuntut performa baterai dan kontrol kendaraan secara maksimal. Andy Luo, VP & GM Penjualan dan Pemasaran Yadea Indonesia, menjelaskan bahwa pengujian ini dimaksudkan untuk menampilkan kemampuan nyata motor listrik dalam kondisi jalan yang beragam, serta menanggapi skeptisisme publik yang masih menganggap motor listrik terbatas pada jarak pendek di dalam kota.
Selama perjalanan, kedua motor diuji pada kecepatan konstan yang mencerminkan kebiasaan pengendara harian, sekaligus melakukan akselerasi pada tanjakan untuk menilai respons tenaga listrik. Hasil pengujian menunjukkan bahwa Yadea OSTA P berhasil menempuh jarak sekitar 152 kilometer, sedangkan Velax U mencatat jarak tempuh sekitar 150,5 kilometer sebelum baterainya mencapai batas minimum yang masih aman untuk operasi. Kedua motor menunjukkan penurunan daya yang stabil, tanpa penurunan drastis yang dapat mengganggu kelancaran perjalanan.
Keberhasilan ini tidak lepas dari teknologi yang diusung Yadea, seperti sistem AiGO (Intelligent Riding System) yang mengoptimalkan distribusi tenaga sesuai kondisi jalan, serta iControl (Intelligent Control System) yang mengatur efisiensi penggunaan energi secara real‑time. Kedua sistem tersebut memungkinkan motor listrik menyesuaikan daya output secara otomatis ketika menghadapi tanjakan curam atau menuruni turunan, sehingga mengurangi beban pada baterai dan memperpanjang jangkauan tempuh.
- Model yang diuji: Yadea OSTA P dan Velax U
- Jarak tempuh: lebih dari 150 km dalam satu kali cas
- Rute: Bandung‑Bogor via Puncak, meliputi tanjakan panjang dan zona berkelok
- Teknologi utama: AiGO, iControl
- Waktu pengujian: 28‑29 April 2026
Andy Luo menegaskan, “Kami ingin membuktikan, bahwa sepeda motor listrik saat ini penggunaannya tak hanya sebatas untuk penggunaan perkotaan. Namun, mumpuni untuk perjalanan antarkota.” Pernyataan ini sekaligus menjadi sinyal bagi produsen lain dan regulator bahwa kebijakan insentif serta infrastruktur pengisian daya perlu dipercepat untuk mendukung adopsi kendaraan listrik jarak menengah.
Pengujian ini juga memberikan gambaran tentang kapasitas baterai yang dibutuhkan untuk menempuh jarak lebih dari 150 km. Menurut data teknis yang dirilis Yadea, OSTA P dilengkapi dengan baterai berkapasitas 4,5 kWh, sementara Velax U menggunakan baterai 4,8 kWh. Kedua baterai tersebut menggunakan sel lithium‑ion berstandar tinggi yang mendukung siklus pengisian cepat, memungkinkan pengisian penuh dalam waktu kurang dari dua jam di stasiun pengisian cepat.
Para pengamat industri menilai bahwa capaian ini menandai langkah penting dalam upaya elektrifikasi transportasi roda dua di Indonesia. Pasar motor listrik selama beberapa tahun terakhir mengalami penurunan penjualan, namun pencapaian jarak tempuh menengah ini dapat membuka peluang baru, terutama di wilayah yang memiliki infrastruktur pengisian terbatas namun memerlukan kendaraan yang dapat menempuh jarak lebih jauh tanpa sering mengisi ulang.
Secara keseluruhan, uji coba Yadea OSTA P dan Velax U di rute Bandung‑Bogor berhasil menunjukkan bahwa motor listrik modern mampu bersaing dengan motor konvensional dalam hal jangkauan, performa, dan efisiensi energi. Keberhasilan ini diharapkan dapat mendorong konsumen untuk lebih percaya pada kemampuan kendaraan listrik, serta memperkuat posisi Yadea sebagai salah satu pionir dalam pasar motor listrik Indonesia.
Dengan hasil positif ini, Yadea berencana memperluas jaringan uji coba ke rute lain yang memiliki tantangan geografis berbeda, termasuk jalur pegunungan di Jawa Tengah dan lintas provinsi di Sumatra. Langkah tersebut sejalan dengan target pemerintah untuk meningkatkan penjualan motor listrik hingga enam juta unit dalam beberapa tahun ke depan, serta menurunkan emisi karbon transportasi.