Timo Werner Bikin San Jose Earthquakes Raih Kemenangan 3-2 atas St. Louis City, Rekor Jalan Tandang Terpacu
Blog Berita daikin-diid – 27 April 2026 | San Jose Earthquakes menambah daftar kemenangan mereka menjadi enam beruntun setelah berhasil menundukkan St. Louis City SC dengan skor 3-2 pada laga lanjutan MLS di Energizer Park, St. Louis, Missouri, pada Sabtu malam, 25 April 2026. Pertandingan yang sarat aksi ini menegaskan posisi Quakes di puncak klasemen Konferensi Barat serta menambah catatan historis mereka dalam serangkaian kemenangan jalan tandang yang belum pernah terjadi sebelumnya.
Serangan utama San Jose kali ini dipimpin oleh bintang baru mereka, Timo Werner, yang mencetak dua gol serta memberikan satu assist. Penampilan Werner menandai tiga pertandingan beruntun di mana ia terlibat dalam dua gol atau lebih, memperlihatkan adaptasi cepat sang striker Jerman dalam lingkungan Major League Soccer. Gol pertama Werner datang pada menit ke-67 setelah ia mengeksekusi penalti yang diberikan akibat pelanggaran keras Conrad Wallem terhadap Niko Tsakiris di dalam kotak penalti. Penalti tersebut menyeimbangkan kedudukan menjadi 2-2.
Gol penentu kemenangan muncul pada menit ke-83 ketika Werner kembali beraksi, kali ini berkolaborasi dengan rekan sayap kanan Ousseni Bouda. Bouda mengirimkan umpan silang yang diterima Werner di tiang kedua, lalu ia melepaskan sundulan tajam yang menancapkan bola ke gawang, menciptakan gol ketiga bagi Earthquakes. Kombinasi Werner‑Bouda ini menjadi catatan keempat pada musim ini dimana kedua pemain tersebut berkontribusi dalam satu gol, menegaskan chemistry yang semakin terbentuk di lini serang tim.
Di sisi St. Louis City, Sergio Córdova, pemain terdaftar (Designated Player), berhasil membuka skor pada menit ke-51 melalui tendangan pertamanya di MLS. Tak lama setelahnya, Marcel Hartel menambah satu gol pada menit ke-53, memberikan keunggulan 2-1 bagi tuan rumah. Namun, pertahanan Earthquakes tetap tangguh dan berhasil menahan tekanan lawan hingga akhir pertandingan.
Penampilan kiper Earl Edwards Jr. menjadi sorotan tersendiri. Edwards, yang membuat debutnya di musim ini, melakukan dua penyelamatan krusial, termasuk satu tekel satu tangan yang mengagumkan pada menit ke-11. Sayangnya, ia terpaksa keluar karena cedera pada menit ke-24, digantikan oleh Daniel De Sousa Britto, yang kemudian menjaga gawang hingga akhir laga tanpa menimbulkan gol tambahan.
Pelatih Bruce Arena, yang telah mencatatkan rekor kemenangan terbanyak dalam sejarah MLS, memberikan pujian kepada Werner atas profesionalisme dan kepemimpinannya di lapangan. “Dia memiliki pengalaman internasional, pernah bermain di Piala Dunia dan Liga Champions, jadi tidak mengherankan jika ia beradaptasi cepat di MLS,” ujar Arena. “Kepemimpinan Werner di lapangan sudah terlihat, dan kami berharap kontribusinya akan terus berlanjut.”
Keberhasilan Earthquakes pada laga ini menambah catatan penting lainnya: mereka menjadi tim pertama di era pasca‑shootout (sejak 2000) yang memenangkan sembilan dari sepuluh pertandingan pertama dalam satu musim. Selain itu, kemenangan ini memperpanjang rekor mereka menjadi lima kemenangan beruntun di luar kandang sejak memulai musim, menyamai rekor MLS sepanjang masa.
Sementara St. Louis City SC mencatat empat pertandingan tanpa kemenangan, kekalahan kali ini menjadi yang pertama dalam tujuh pertemuan antara kedua tim. Penampilan Córdova dan Hartel menunjukkan potensi serangan, namun kegagalan dalam bertahan di menit-menit krusial menjadi penyebab utama kekalahan.
Jadwal selanjutnya, Earthquakes akan melanjutkan perjalanan mereka di PayPal Park pada Selasa malam untuk menghadapi Minnesota United FC dalam putaran ke-16 Lamar Hunt U.S. Open Cup. Sementara St. Louis City SC akan mencari perbaikan di laga berikutnya melawan Toronto FC pada 2 Mei di Kanada.
Secara keseluruhan, laga antara San Jose Earthquakes dan St. Louis City SC menampilkan kualitas sepak bola MLS yang tinggi, dengan drama comeback, gol spektakuler, dan penampilan individu yang mengesankan. Kemenangan ini tidak hanya memperkuat posisi Earthquakes di puncak klasemen, tetapi juga menegaskan ambisi mereka untuk merebut gelar MLS musim ini.