Kwon Chang-hoon Resmi Bergabung Persija Jakarta, Harapan Baru untuk Super League 2026-2027
Blog Berita daikin-diid – 18 Juli 2026 | Manajemen Persija Jakarta mengumumkan pada Jumat, 17 Juli 2026, bahwa pemain serba bisa asal Korea Selatan, Kwon Chang-hoon, telah menandatangani kontrak dua musim dengan klub. Penandatanganan ini menjadi langkah strategis Persija untuk memperkuat kedalaman skuad menjelang kompetisi Super League 2026-2027 yang akan dimulai pada September.
Kwon, yang berusia 32 tahun, dikenal sebagai pemain berkaki kiri dengan fleksibilitas tinggi di lini serang. Selama kariernya, ia dapat beroperasi sebagai sayap kanan, sayap kiri, bahkan sebagai gelandang serang. Lahir di Seoul pada 30 Juni 1994, Kwon memulai karier profesionalnya bersama Suwon Bluewings sebelum menembus panggung sepak bola Eropa. Di benua biru, ia memperlihatkan performa konsisten di Dijon FCO (Liga Prancis) dan SC Freiburg (Bundesliga). Setelah beberapa musim di Eropa, Kwon kembali ke Korea Selatan dan memperkuat beberapa klub, termasuk Gimcheon Sangmu, Jeonbuk Hyundai Motors, dan Jeju SK, sebelum akhirnya menerima tawaran bergabung dengan Persija.
Pengalaman internasional Kwon tidak berhenti pada level klub. Ia menjadi bagian dari skuad Timnas Korea Selatan, Taegeuk Warriors, pada Piala Dunia 2018 dan 2022. Meskipun tidak dapat bermain di Piala Dunia 2018 karena cedera, ia mencatat debutnya di level tertinggi pada turnamen 2022 ketika Korea Selatan melawan Ghana dengan hasil akhir 2-3. Keikutsertaan Kwon dalam turnamen dunia menambah nilai kepemimpinan dan mental juara yang diharapkan dapat menginspirasi rekan-rekannya di Persija.
Presiden Persija, Mohamad Prapanca, menegaskan bahwa kedatangan Kwon akan menjadi “kepingan penting” bagi skuad. Ia menyoroti kualitas teknik dan rekam jejak internasional sang pemain, yang diyakini dapat memberikan dampak positif signifikan pada kreativitas serangan tim. Pernyataan ini selaras dengan komentar pelatih Persija, Shin Tae-yong, yang mengaku puas dengan penampilan para pemain asing baru sejak latihan pramusim. Shin menyebut Kwon sebagai salah satu pemain yang telah dipantau sejak lama, mengingat keduanya pernah bekerja sama di Timnas Korea Selatan.
Latihan terbuka yang digelar di Persija Training Ground, Sawangan, Depok pada 17 Juli 2026 menampilkan Kwon bersama empat pemain asing lainnya: Kyohei Yoshino, Radovan Pankov, Kerim Memija, dan Denis Kolinger. Shin Tae-yong menjelaskan proses seleksi pemain asing dilakukan dengan memantau puluhan rekaman pertandingan dan mempertimbangkan kecocokan taktik. Ia menambahkan bahwa pemain-pemain yang datang dari Eropa dipilih setelah analisis video yang mendalam, memastikan mereka dapat beradaptasi dengan gaya bermain yang diusung oleh Macan Kemayoran.
Persija tidak hanya fokus pada perekrutan, melainkan juga menyiapkan agenda pemusatan latihan di Thailand yang dijadwalkan antara 27 Juli hingga 16 Agustus 2026. Selama hampir tiga minggu, skuad akan menjalani latihan fisik, taktik, serta empat pertandingan uji coba melawan tim-tim asing. Meskipun beberapa pemain inti seperti Rizky Ridho, Dony Tri Pamungkas, Rayhan Hannan, dan Shayne Pattynama diperkirakan akan absen karena tugas dengan Timnas Indonesia, kehadiran Kwon diharapkan dapat mengisi kekosongan kreatif di lini serang selama periode tersebut.
Strategi Persija untuk mengoptimalkan performa tim meliputi kombinasi antara pemain muda dan pengalaman veteran internasional. Kwon, dengan pengalaman bermain di level tertinggi dunia, diharapkan menjadi mentor bagi pemain muda seperti Victor Dethan, Aqil Savik, dan Pratama Arhan. Selain memberikan kontribusi di lapangan, ia juga dapat membantu meningkatkan standar profesionalisme dan etos kerja di dalam tim.
Secara keseluruhan, akuisisi Kwon Chang-hoon menandai langkah ambisius Persija dalam mengejar gelar juara Super League 2026-2027. Kombinasi antara kualitas individu, pengalaman internasional, dan kepemimpinan yang dimiliki Kwon diyakini dapat memperkuat lini serang Persija, meningkatkan variasi taktik, serta memberikan dorongan mental bagi seluruh skuad menjelang kompetisi utama.
Dengan persiapan yang matang, jadwal latihan intensif di Thailand, serta dukungan penuh dari manajemen, pelatih, dan pemain lain, Persija Jakarta berharap dapat menorehkan prestasi gemilang di musim depan. Keberhasilan Kwon dalam menyesuaikan diri dengan sepak bola Indonesia akan menjadi indikator penting dalam menilai efektivitas strategi perekrutan asing klub.