Soufiane Rahimi Buktikan Kualitasnya sebagai Penyerang Andalan Maroko di Piala Dunia 2026
Blog Berita daikin-diid – 10 Juli 2026 | Soufiane Rahimi kembali menegaskan perannya sebagai ujung tombak serangan tim nasional Maroko dalam turnamen Piala Dunia FIFA 2026. Penampilan impresifnya di lima laga, mencetak dua gol dan satu assist, mengangkat harapan Atlas Lions untuk melaju lebih jauh. Statistik menunjukkan tingkat akurasi tembakan Rahimi mencapai 66,7 persen dengan konversi gol 33,3 persen, sementara nilai ekspektasi gol (xG) sebesar 1,6 mengindikasikan ia melampaui perkiraan sebesar 0,4 gol.
Gol-gol Rahimi berkontribusi signifikan terhadap total sepuluh gol yang dicetak Maroko sepanjang kompetisi, menyumbang 20 persen dari seluruh gol tim. Kedua golnya tercipta di dalam kotak penalti, masing‑masing melawan Haiti pada fase grup dan Kanada pada babak 16 besar. Pada laga melawan Haiti, Rahimi masuk pada menit ke‑70 sebagai pengganti Ismael Saibari dan berhasil mengubah skor menjadi 2‑2 lewat sundulan dari Chadi Riad pada menit ke‑78. Tak lama kemudian, ia menambah satu assist untuk Gessime Yassine pada menit ke‑89, memastikan kemenangan 4‑2 Maroko.
Penampilan Rahimi di babak 16 besar memperlihatkan kualitasnya dalam situasi krusial. Pada menit ke‑22, ia menggantikan Saibari yang cedera, menerima umpan terobosan dari Brahim Díaz, dan mengeksekusi sepakan kaki kiri yang mematikan pada menit 90+8, mengamankan kemenangan 3‑0 melawan Kanada. Gol tersebut menegaskan kemampuan Rahimi untuk beradaptasi cepat meski masuk dari bangku cadangan.
Karier internasional Rahimi semakin menguat dengan catatan 354 pertandingan resmi, 144 gol, dan 93 assist. Nilai pasar pemain ini diperkirakan sekitar €6 juta, dengan puncak nilai €8 juta pada tahun 2024, menurut data Transfermarkt. Statistik ini menegaskan peran pentingnya tidak hanya di level klub, tetapi juga di panggung internasional.
Statistik tim Maroko selama Piala Dunia 2026 menunjukkan performa yang stabil: tiga kemenangan, dua hasil imbang, tanpa kekalahan, mencetak sepuluh gol dan kebobolan empat gol. Rincian pertandingan meliputi:
- Imbang 1‑1 melawan Brasil (fase grup)
- Menang 1‑0 atas Skotlandia (fase grup)
- Menang 4‑2 atas Haiti (fase grup)
- Imbang 1‑1 melawan Belanda (babak 32 besar)
- Menang 3‑0 atas Kanada (babak 16 besar)
Keberhasilan Maroko dalam menahan serangan tim‑tim kuat seperti Brasil dan Belanda menambah nilai historis pencapaian mereka, mengukir rekor 34 pertandingan tak terkalahkan. Pelatih Mohamed Ouahbi tetap mempertahankan formasi 4‑2‑3‑1 dengan susunan pemain yang hampir tidak berubah, menempatkan Rahimi sebagai salah satu opsi serba guna di bangku cadangan.
Selain kontribusi di Piala Dunia, Rahimi menunjukkan efektivitasnya sebagai pengganti di berbagai laga uji coba dan kualifikasi. Dari empat belas gol pertamanya untuk Maroko, enam gol tercipta saat ia masuk sebagai pemain pengganti, menegaskan bahwa kehadirannya mampu mengubah dinamika pertandingan. Salah satu momen penting terjadi pada 2 Juni 2026, hari ulang tahunnya yang ke‑30, ketika ia mencetak gol penalti melawan Madagaskar, membantu tim meraih kemenangan 4‑0.
Penampilan Rahimi tidak lepas dari tantangan cedera pemain utama. Ismael Saibari, pencetak dua gol pada laga Kanada, terpaksa absen karena cedera hamstring, membuka peluang bagi Rahimi untuk masuk dan memberikan dampak positif. Keputusan pelatih untuk menempatkan Rahimi di antara opsi pengganti terbukti tepat, mengingat kontribusi gol dan assist yang krusial.
Ke depan, Maroko akan menghadapi perlawanan sengit pada perempat final melawan tim kuat Prancis. Meskipun Ismael Saibari kembali tersedia di bangku cadangan, pelatih Ouahbi kemungkinan akan tetap mengandalkan Rahimi sebagai pemain pengganti strategis. Formasi yang dipertahankan tetap 4‑2‑3‑1, dengan tiga penyerang utama: Brahim Díaz, Chemsdine Talbi, dan Bilal El Khannouss, sementara Rahimi berada di antara opsi yang dapat menggantikan bila diperlukan.
Kesimpulannya, Soufiane Rahimi telah menegaskan statusnya sebagai penyerang andalan Maroko dalam Piala Dunia 2026. Dengan statistik menonjol, kemampuan mencetak gol dari bangku cadangan, serta peran penting dalam kemenangan tim, Rahimi menjadi figur kunci yang dapat diandalkan di fase lanjutan turnamen. Jika Maroko berhasil melanjutkan performa impresifnya, kontribusi Rahimi akan terus menjadi sorotan utama dalam upaya tim menembus semifinal pertama dalam sejarah mereka.
Related Posts
Arab Saudi Siapkan Piala Asia 2027: Tantangan Besar bagi Tim Nasional dan Harapan Mengukir Sejarah
Kebocoran DLC Resident Evil Requiem dan Dampaknya: Dari Model Ada Wong hingga Penayangan di Trans TV dan Optimalisasi di Switch 2
Pemadaman Listrik Hari Ini: Penyebab Teknis, Dampak Ekonomi, dan Tindakan PLN di Seluruh Jawa
About The Author
Purdy Javari
Berbekal jejak sebagai aktivis mahasiswa, Purdy Javari memadukan semangat perubahan dengan ketajaman analisis dalam setiap karya tulisnya. Sejak 2023, ia menapaki karier penulisan di tengah gemerlap kota Malang, sekaligus menyalurkan kegairahnya pada teknologi dan observasi gaya hidup urban. Karyanya mencerminkan keseimbangan antara wawasan kritis dan estetika yang terukur, menjadikan ia suara baru yang berwibawa dalam lanskap sastra kontemporer.