Brasil Tersingkir di Babak 16 Besar Piala Dunia 2026, Erling Haaland Bawa Norwegia ke Perempat Final
Blog Berita daikin-diid – 06 Juli 2026 | MetLife Stadium, New Jersey, Amerika Serikat – Pada Senin pagi (6 Juli 2026) waktu Indonesia, timnas Brasil resmi tersingkir dari Piala Dunia 2026 setelah kalah 1-2 dari Norwegia di babak 16 besar. Gol penentu kemenangan The Vikings dicetak oleh Erling Haaland pada menit ke-79 dan 90, sementara Neymar menambah satu gol lewat penalti pada menit tambahan 90+10. Kekalahan ini menandai pertama kalinya Selecao tereliminasi pada fase 16 besar sejak edisi 1990 di Italia.
Tim yang dilatih Carlo Ancelotti memulai laga tanpa menurunkan Neymar Jr. ke dalam starting XI. Sebagai gantinya, Gabriel Martinelli mendapat kepercayaan sebagai penyerang utama menggantikan Lucas Paquetá yang absen karena cedera. Di lini tengah, Vinícius Júnior, Matheus Cunha, dan Rayan tetap menjadi andalan, sementara Marquinhos dan Alisson Becker menjadi pilar pertahanan. Sisi Norwegia, pelatih Stale Solbakken menurunkan formasi berbahaya dengan duet penyerang Erling Haaland dan Alexander Sorloth, didukung bek kanan Julian Ryerson yang kembali fit setelah cedera.
Pertandingan dimulai dengan tekanan tinggi Brasil. Pada menit ke-10, Matheus Cunha dijatuhkan di dalam kotak penalti, memberi Brazil peluang penalti. Bruno Guimarães mengeksekusi, namun kiper Orjan Nyland menangkis bola dengan mudah. Selama babak pertama, Brasil menciptakan peluang lewat Vinícius Junior, Rayan, dan Endrick yang masuk menggantikan Cunha pada menit ke-59, namun semua tembakan tidak mampu menembus gawang Norwegia.
Babak kedua menjadi arena dominasi Haaland. Pada menit ke-79, Haaland menanduk bola hasil umpan silang menjadi gol pertama bagi Norwegia, mengubah skor menjadi 0-1. Tekanan terus meningkat, dan pada menit ke-90 Haaland menambah satu lagi lewat tembakan keras yang tidak dapat dibendung Alisson. Hanya selangkah lagi Brasil dapat menyamakan kedudukan ketika Neymar mengeksekusi penalti pada menit tambahan 90+10 setelah pelanggaran di kotak penalti, namun gol tersebut tidak cukup untuk mengubah hasil akhir.
Hasil 1-2 ini menutup catatan impresif Brasil yang selama delapan edisi Piala Dunia terakhir selalu melaju minimal ke perempat final. Kegagalan kali ini juga menambah beban bagi Carlo Ancelotti, yang baru saja mengemban mandat mengembalikan kejayaan tim lima kali juara dunia. Meski didukung pemain kelas dunia seperti Neymar, Vinícius Junior, dan Alisson, tim tidak mampu memanfaatkan peluang yang ada.
Sejarah pertemuan Brasil‑Norwegia kembali menulis babak baru. Pada Piala Dunia 1998, Norwegia berhasil menumbangkan Brasil 2-1 di fase grup, dan kini kembali menorehkan kemenangan kedua di turnamen paling bergengsi dunia. Rekor pertemuan lima kali menunjukkan Norwegia tak pernah kalah melawan Selecao, dengan tiga kemenangan dan dua hasil imbang. Pelatih Stale Solbakken menegaskan bahwa timnya tidak mengandalkan nostalgia, melainkan fokus pada performa saat ini untuk menembus perempat final.
Kesimpulannya, eliminasi Brasil di fase 16 besar menandai titik balik dalam perjalanan Piala Dunia 2026. Sementara Norwegia, dipimpin Haaland yang menjadi bintang lapangan, melaju ke perempat final dengan kepercayaan diri tinggi. Brasil kini harus mengevaluasi taktik, pemilihan pemain, serta kesiapan mental jika ingin kembali ke panggung utama di edisi berikutnya.