TWICE Raih Penghargaan Best Female K‑Pop Artist di American Music Awards 2026, Meneguhkan Dominasi Global
Blog Berita daikin-diid – 27 Mei 2026 | Grup K‑pop legendaris TWICE mencatatkan sejarah baru pada 25 Mei 2026 dengan mengamankan penghargaan Best Female K‑Pop Artist pada ajang American Music Awards (AMA) yang digelar di MGM Grand Garden Arena, Las Vegas. Kemenangan ini menjadi trofi AMA pertama bagi TWICE sejak debut pada 2015, menandai keberhasilan mereka dalam kompetisi bergengsi yang dipilih sepenuhnya oleh pemungutan suara penggemar di seluruh dunia.
Penghargaan tersebut diraih berkat dukungan masif dari fandom internasional TWICE, yang dikenal dengan sebutan ONCE. Seluruh pemenang AMA dipilih melalui voting publik, menjadikan prestasi ini bukti nyata kekuatan basis penggemar yang tersebar di lebih dari 190 negara. TWICE mengekspresikan rasa terima kasihnya melalui platform X (sebelumnya Twitter), menyatakan, “Terima kasih kepada semua ONCE yang telah memilih dan mendukung kami. Kami tidak akan pernah sampai di sini tanpa kalian. Satu juta terima kasih dan seluruh cinta kami.”
Keberhasilan ini datang pada saat TWICE tengah menjalankan tur dunia “THIS IS FOR”, yang dimulai di Incheon pada Juli 2024. Hingga kini, tur tersebut telah meliputi 78 pertunjukan di 43 kota, menjadikannya salah satu rangkaian tur paling ambisius dalam sejarah K‑pop. Pada fase tur Eropa yang sedang berlangsung, TWICE telah menampilkan konser di Lisbon, Barcelona, Paris, Turin, dan Berlin, serta dijadwalkan tampil selanjutnya di Lanxess Arena, Cologne, Jerman.
Penghargaan Best Female K‑Pop Artist di AMA menegaskan posisi TWICE sebagai salah satu artis K‑pop terpopuler di pasar Barat. Sebelumnya, grup ini telah meraih sejumlah penghargaan internasional, termasuk puncak tangga Billboard dan pencapaian streaming global. Namun, kemenangan di AMA memiliki nilai simbolik khusus karena acara tersebut berada di antara tiga penghargaan musik utama Amerika Serikat—bersama Grammy Awards dan Billboard Music Awards—yang menyoroti dampak budaya pop Korea di luar Asia.
Reaksi penggemar pun mengalir deras di media sosial. Banyak ONCE yang mengungkapkan kebanggaan mereka, menyebutkan dedikasi grup dalam menciptakan musik, koreografi, dan konsep visual yang terus berkembang. Satu komentar menuliskan, “Mereka memang pantas mendapat penghargaan ini! Kerja keras mereka tahun ini luar biasa,” sementara yang lain menambahkan, “Saya senang melihat TWICE bersaing dan menang di tingkat internasional, seperti BTS dulu.”
Selain prestasi di panggung musik, TWICE juga menunjukkan komitmen terhadap kegiatan sosial dan kolaborasi merek internasional. Selama tur “THIS IS FOR”, mereka meluncurkan kampanye amal bersama UNICEF, serta bermitra dengan merek fashion global untuk koleksi edisi terbatas. Upaya ini tidak hanya memperluas jangkauan pasar mereka, tetapi juga menegaskan citra grup sebagai ikon budaya yang berdampak positif.
Para analis industri musik menilai bahwa kemenangan TWICE di AMA menandakan perubahan paradigma dalam cara musik Asia diperlakukan di pasar Barat. “Faktor voting berbasis penggemar memberi ruang bagi artis non‑Barat untuk bersaing secara setara,” ujar seorang analis di Billboard. “Kemenangan TWICE menegaskan bahwa fandom global dapat menggerakkan hasil pemilihan, mengubah lanskap penghargaan musik tradisional yang dulu didominasi label besar Amerika.”
Secara keseluruhan, pencapaian TWICE pada 2026 tidak hanya menambah deretan trofi mereka, tetapi juga mengukuhkan posisi mereka sebagai duta budaya K‑pop yang kuat. Dengan tur dunia yang masih berlanjut, dukungan fanbase yang tak tergoyahkan, dan kemampuan untuk terus berinovasi dalam musik serta penampilan, TWICE diperkirakan akan terus menorehkan prestasi baru di masa mendatang.
Ke depan, grup ini berencana meluncurkan album studio baru pada akhir tahun 2026, yang diprediksi akan memadukan elemen pop, EDM, dan sentuhan tradisional Korea. Jika tren popularitas mereka terus berlanjut, TWICE dapat menjadi salah satu contoh utama bagaimana artis Asia dapat merajai panggung global, menginspirasi generasi selanjutnya dalam industri musik internasional.